Fit

Sering sesak napas? Ini 3 cara sederhana ketahui kondisi kesehatan paru-paru

Kondisi polusi perkotaan, hingga pandemi covid-19 yang belakangan kerap menghantui, membuat masyarakat khawatir dengan kondisi kesehatan paru-paru.

Namun ada cara sederhana mengetahui kondisi kesehatan paru-paru kita. Meski terkadang terasa baik-baik saja bisa jadi kondisi paru-paru tidak dalam kondisi prima.

Dokter Spesialis Paru Faisal Yunus membagi tips cara sederhana mendeteksi kondisi kesehatan paru-paru kita. Dalam diskusi daring Peduli Kesehatan Paru Kita untuk memperingati World Lung Day 2021.

“Apabila ada gangguan fungsi, maka akan menimbulkan berbagai gejala,” katanya pada Kamis, 23 September 2021.

Dilansir Suara, lebih lanjut ia mengatakan bahwa Faisal mengatakan fungsi dasar paru adalah mengambil oksigen di udara untuk proses metabolisme yang menghasilkan tenaga.

Gejala yang dimaksud adalah batuk kering, batuk berdahak, sesak napas, cepat lelah, hingga cepat capek. Berikut cara mudah mengetahui fungsi paru secara mandiri:

Uji jalan enam menit

Uji jalan enam menit ini adalah metode yang paling sederhana dan dapat diterapkan di rumah. Caranya, berjalan selama enam menit lalu ukur jarak yang sudah dilewati.

Faisal menjabarkan daftar pencapaian umum seseorang tergantung usia.

Remaja 300-500 meter (dalam 6 menit)
Dewasa muda 400-600 meter (dalam 6 menit)
Dewasa tua 300-500 meter (dalam 6 menit)
Usia tua 200-300 meter (dalam 6 menit)

“Kalau jarak yang dilalalui setelah berjalan selama enam menit kurang dari itu, maka mungkin saja ada gangguan,” kata Faisal Yunus.

Mengukur saturasi oksigen

Gunakan oximeter untuk mengetahui kadar oksigen dalam tubuh. Jika angka pada oximeter menunjukkan 95-98 persen, maka oksigen dalam tubuh termasuk normal.

“Saturasi oksigen pada pasien Covid-19 di unit gawat darurat rumah sakit umumnya turun ke angka 70 sampai 80 persen,” kata Faisal.

Ilustrasi Lari Jarak Pendek. Foto: Anlene
Ilustrasi Lari Jarak Pendek. Foto: Anlene

Meniup lilin atau korek api yang menyala

Kebiasaan meniup lilin yang menyala saat ulang tahun ternyata merupakan salah satu metode untuk mengetahui apakah paru-paru dalam keadaan sehat atau tidak.

Caranya, taruh lilin atau korek api yang menyala sejauh 30 sentimeter dari mulut, lalu tiup.

“Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK tak akan mampu mematikan api yang menyala dengan jarak sejauh itu. Sementara orang yang kondisi paru-parunya masih bagus dapat melakukannya.”

Metode lain untuk mengetahui kerja paru-paru tergolong baik atau bermasalah adalah dengan peralatan medis yang memberikan hasil lebih akurat.

Di antaranya foto thorax, uji latih jantung paru dengan sepeda statis atau treadmill dengan berbagai selang detektor yang menempel pada tubuh, spirometri, CT Scan, dan menguji arus puncak ekspirasi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close