Fit

3 Hari positif covid-19, Nunung jadi pasien komorbid di Wisma Atlet?

Komedian Nunung Srimulat dinyatakan positif virus corona atau COVID-19. kabar positifnya Nunung disampaikan oleh Krisna Mukti kepada wartawan pada Senin 21 September 2020.

Dilansir laman suara.com, Krisna menceritakan bahwa asisten rumah tangga (ART) Nunung juga bekerja dengan dirinya.

Baca juga: Nunung cerita bermesraan di bilik cinta RSKO: Kayak losmen

“Menurut ART saya yang lagi kerja di tempat mbak Nunung demikianlah adanya (positif COVID-19),” terang Krisna Mukti.

Dia menjelaskan bahwa kini Nunung Srimulat dirawat di Wisma Atlet. Menurut Krisna Mukti, rumah sang artis kini kosong.

Nunung dan suaminya
Nunung dan suaminya. Foto: Suara.com

“Kurang lebih tiga hari lalu (positifnya). Sekarang di Wisma Atlet kalau nggak salah. Soalnya rumahnya kosong,” sambungnya.

Selanjutnya, dia menyebut bahwa ada lima orang di rumah Nunung Srimulat yang ikut terpapar virus corona. Hanya saja Krisna Mukti enggan membeberkan siapa saja.

“Ada lima orang kata ART saja,” ungkap Krisna Mukti.

Hingga kini, tim Hops.id masih mencoba menghubungi kerabat serta keluarga dari Nunung Srimulat untuk dimintai konfirmasi.

Riwayat sakit Nunung

Sebelum kena disebut Krisna Mukti kena covid-19, ternyata Nunung pernah mengalami depresi dan gejala pre diabetes.

Hal itu diungkap Nunung pada November 2019, kala itu dirinya tengah memberikan konfirmasi dalam sidang tuntutan kasus narkoba yang menjeratnya. kala itu ia mengatakan bahwa dirinya sejauh ini mengalami gejala diabetes.

“Belum kena (diabetes). Tapi condong,” ujar Nunung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Untuk mencegah penyakit tersebut, dokter menyarankan Nunung Srimulat untuk memperbanyak istirahat. Nunung juga perlu menenangkan diri agar tidak semakin tertekan.

“Enggak boleh panik, enggak boleh stres. Butuh tenang dan istirahat. Doain aja,” tambahnya.

Ilustrasi penelitian covid-19
Ilustrasi penelitian covid-19 Foto: Antara

Pasien komorbid lebih berisiko covid-19

Terlepas dari kondisi yang dialami Nunung, pasein komorbid lebih berisiko terkena covid-19. Di sisi lain, pasien komorbid juga memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi.

Hal itu diungkapkan Direktur Pencegahan dan Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Cut Putri Arianie, ia mengatakan, orang yang mengidap penyakit tidak menular (memiliki penyakit bawaan -komorbid) lebih berpotensi terinfeksi virus corona.

Temuan ini juga terjadi di negara lain yang tengah mengalami pandemi Covid-19, seperti Italia dan Amerika Serikat.

“Memang orang-orang kelompok penyakit tidak menular ini adalah orang yang rentan terinfeksi (Covid-19),” kata Putri dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu 4 Juli 2020 lalu.

Tak hanya itu, pengidap penyakit tidak menular juga tidak akan menderita Covid-19 lebih lama dibanding orang tanpa penyakit tidak menular.

Baca juga: 3 Artis kehilangan orang tua saat pandemi, Nunung hingga Angel Karamoy

“Jadi ada dua hal yang mudah tertular dan kalau tertular akan menjadi lebih berat dibandingkan dengan orang yang tidak punya penyakit tidak menular,” ujarnya.

Selain itu, alasan orang dengan kondisi komorbid lebih berisiko karena disebabkan pembuluh darah penderita hipertensi tidak lagi dalam kondisi baik dan kekebalan tubuh juga semakin menurun.

“Kekuatan mukosa lapisan-lapisan tubuhnya itu sudah tidak terlalu bagus lagi, jadi mudah tertular,” katanya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close