Trending

‘Dikangenin’, lihat lagi 4 pernyataan Menteri Terawan yang kontroversial

Tak sering muncul ke publik, tapi sederet pernyataan Menteri Terawan sempat kontroversial.

Di tengah pandemi COVID-19, sosok Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto jarang terlihat. ‘Absennya’ Terawan sempat disindir dalam tayangan Mata Najwa yang menghebohkan. Di talk show itu, Najwa Shihab melakukan monolog dengan bangku kosong yang ditujukan untuk Menkes.

Baca juga: 6 Pasangan artis nikah beda agama, tetap keukeuh dengan iman masing-masing

Najwa Shihab mengklaim, pihaknya sudah berkali-kali berusaha mengundang Menteri Terawan untuk menyampaikan info soal penanganan corona. Tapi Terawan tak juga menanggapi. Padahal sederet tokoh sampai Jokowi sudah memberikan pernyataan di Mata Najwa. Meski jarang tampil sederet pernyataan Menteri Terawan berikut kontoversial.

Heran wartawan pertanyakan keberadaan virus corona

Bisa dibilang dibandingkan negara tetangga, virus corona terdeteksi lebih lambat di Indonesia. Negara lain sudah mewaspadai COVID-19 dari awal 2020 dan melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (tengah) saat evakuasi 188 awak kapal World Dream di Jakarta. Foto Instagram @kemenkes_ri

Ketika itu, Terawan sempat heran dengan wartawan. Pasalnya mereka terus menerus mempertanyakan keberadaan virus corona di Indonesia yang waktu itu belum terdeteksi.

“Kita semua waspada tinggi, melakukan hal-hal yang paling level kewaspadaannya paling tinggi, dan peralatan yang dipakai juga peralatan internasional,” ungkap Terawan di Kantor TNP2K, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020, dikutip dari Suara.com.

Kekuatan doa untuk melawan corona

Ketika kembali ditanya perihal virus corona yang tidak masuk ke Indonesia, Menkes Terawan punya pendapat unik.

Pernyataan tersebut dilontarkan Terawan saat kasus pertama belum diumumkan. “Kita ini negara yang berketuhanan Yang Maha Esa, apa pun agamanya selama kita berpegang teguh pada Pancasila, doa itu menjadi hal yang utama. Maka namanya ora et labora (berdoa dan berusaha),” ungkap Terawan di Gedung Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

Petugas medis corona mengenakan APD
Petugas medis corona mengenakan APD. Foto Instagram @adupi_indonesiaofficial

Sebut angka kematian flu lebih tinggi dari corona

Dalam rangka menenangkan publik yang mulai dilanda rasa panik, Menteri Terawan lagi-lagi mengeluarkan pernyataan kontroversial. Menurutnya kala itu, angka kematian akibat COVID-19 lebih rendah dari flu.

“Padahal kita punya flu yang biasa terjadi pada kita, batuk pilek itu angka kematiannya lebih tinggi dari yang ini corona tapi kenapa ini bisa hebohnya luar biasa,” ungkap Terawan di Kantor Kemenkes, Senin, 2 Maret 2020.

Teori kalau corona bakal sembuh sendiri

Selain itu, Terawan juga mengatakan teori soal virus corona. Menurutnya, COVID-19 termasuk penyakit yang akan sembuh sendiri. “Dan saya merasa sangat berbahagia, bahwa teorinya benar bahwa memang ini adalah self limiting disease yang akan sembuh sendiri. Penyakit yang akan sembuh sendiri,” ungkap Terawan saat jumpa pers di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis, 12 Maret 2020.

Hal tersebut dikatakannya terkait tiga pasien positif COVID-19 di Indonesia yang telah dinyatakan sembuh.

Tak cuma Najwa Shihab, keberadaan Terawan juga dipertanyakan oleh banyak public figure dan netizen. Kira-kira kini setelah publik ternyata ‘kangen’ dengan sosoknya, apakah Menkes Terawan bakal muncul?

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close