Fit

5 Catatan penting vaksinasi covid-19 lansia: Tata cara hingga tahapan mendaftar

Vaksinasi lansia harus melewati tahap mendaftar untuk dapatkan vaksin gratis.

Pemerintah RI telah menetapkan bahwa pelaksanaan vaksin covid-19 sudah memasuki tahap ke dua. Tahap ini diperuntukan bagi petugas pelayanan publik dan warga lanjut usia (lansia).

Untuk lansia, pemerintah menargertkan 21,5 juta orang lansia yang bakal disuntik vaksin. Namun, untuk tahap awal, pemerintah menyediakan tujuh juta dosis vaksin Covid-19 yang diperuntukkan bagi lansia di 34 provinsi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, saat ini tujuh juta vaksin sudah siap untuk didistribusikan dan akan segera sampai di 34 provinsi.

Namun, karena jumlahnya terbatas vaksinasi untuk lansia ini menurutnya akan fokus di provinsi yang ada di Jawa (Bali terlebih dahulu).

Lalu apa saja sih rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia? Dilansir suara, berikut ini tahapan yang wajib kamu ketahui.

Dilakukan bertahap

Vaksinasi dilakukan bertahap mulai dari perkotaan. Pada tahap awal, lansia yang berdomisili di DKI Jakarta dan ibu kota dari 33 provinsi akan mendapatkan suntikan vaksin.

Jika lansia tinggal di kabupaten atau kota yang bukan ibu kota provinsi maka ia tak bisa ikut vaksinasi di ibu kota provinsi. Karena ini per domisili di ibu kota provinsi.

“Kenapa di Ibu Kota (DKI Jakarta)? Karena Ibu Kota paling banyak kasus Covid-19. Karena itu kita fokuskan di Ibu Kota dulu,” ujar Nadia dalam keterangan pers secara virtual lewat YouTube Kemenkes pada Jumat 19 Februari 2021.

Ilustrasi botol vaksin Covid-19. Foto: WFAA-TV
Ilustrasi botol vaksin Covid-19. Foto: WFAA-TV

Bagi lansia yang tinggal di luar ibu kota provinsi tetap akan mendapat suntikan vaksin Covid-19. Tetapi harus bersabar, akan dilakukan bertahap, menunggu ketersediaan vaksin.

“Tetapi seluruh lansia yang menjadi target akan tetap mendapat vaksin. Tetapi harus sabar, karena bertahap,” tuturnya.

Harus mendaftar terlebih dahulu

Poin kedua, jika ingin divaksin pastikan dulu pasien melakukan pendaftaran. Sebelumnya disebutkan bahwa lansia tidak perlu melakukan pendaftaran, hal itu sudah tidak berlaku.

Ada dua metode pendaftaran

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, vaksinasi untuk lansia dilakukan dengan dua metode pendaftaran, yakni lewat website resmi pemerintah dan melalui vaksinasi massal yang digelar instansi/organisasi berikut ini.

Untuk metode pendaftaran lewat website, lansia dapat mengakses laman Kemenkes, yakni www.kemkes.go.id dan laman Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) di covid19.go.id.

Untuk mengisi data pada pertanyaan yang ada, lansia lansia dapat meminta bantuan anggota keluarga lain atau melalui kepala RT atau RW setempat.

Menunggu dijadwalkan

Apabila lansia sudah mengisi seluruh pertanyaan yang ditampilkan pada laman resmi, maka data mereka akan masuk ke database Dinas Kesehatan setempat.

“Selanjutnya Dinas Kesehatan setempat akan menentukan jadwal, baik jam, serta lokasi faskes untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin ke lansia,” ungkap Nadia.

Lewat vaksinasi massal juga bisa

Pendaftaran lewat vaksinasi massal Selain dilakukan di fasilitas kesehatan, vaksinasi Covid-19 untuk lansia juga bisa digelar secara massal.

Nadia menuturkan, vaksinasi massal ini dapat diselenggarakan melalui organisasi atau institusi yang bekerjasama dengan Kemenkes atau Dinas Kesehatan setempat misalnua organisasi pensiunan ASN, Pepabri, Warakawuri TNI/Polri dan Legiun Veteran Republik Indonesia.

Organisasi lain yang juga dapat menggelar vaksinasi massal untuk lansia, misalnya organisasi keagamaan atau organisasi kemasyarakatan. Syaratnya harus bekerjasama dengan Kemenkes atau Dinas Kesehatan setempat.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close