Trending

5 Faedah puasa, menghapus dosa hingga meninggikan derajat seseorang

Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh umat muslim. Tak hanya baik bagi kesehatan, puasa juga memiliki faedah (keutamaan) lain bagi pengembangan diri serta ladang pahala yang berlimpah.

Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama, dalam kitab Maqâshid al-Shaum, Sulthân al-Ulamâ’, Imam Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami mengatakan paling tidak ada tujuh faedah puasa di bulan Ramadan. Berikut ini merupakan 5 di antaranya:

Meninggikan derajat

Puasa dapat meninggikan derajat seseorang. Pandangan ini didasari oleh beberapa hadis Nabi Muhammad SAW, berikut ini salah satunya.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانَ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنَ

“Ketika Ramadhan tiba, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan pun dibelenggu.” (HR Imam Muslim)

Imam Izzuddin memandang ‘dibukanya pintu surga’ sebagai tanda untuk memperbanyak ketaatan, terutama yang diwajibkan. Dibukanya pintu surga merupakan dorongan untuk memperbanyak ibadah.

Penghapus dosa

Ilustrasi puasa
Ilustrasi puasa. Photo: Pixabay

Puasa juga dapat menghapuskan dosa-dosa seseorang. Hal ini didasari oleh hadis berikut.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Mengalahkan syahwat

Faedah puasa berikutnya didasari oleh hadis berikut ini.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ, فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ, وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ, وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ, فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya menikah lebih bisa menundukan pandangan dan lebih mudah menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu adalah penekan syahwatnya.” (HR Imam Ahmad dan Imam Bukhari)

Menyempurnakan ketaatan

Ilustrasi puasa. Foto: Suara.
Ilustrasi puasa. Foto: Suara.

Menurut Imam Izzuddin al-Sulami, puasa dapat membuat manusia kembali mengingat berbagai nikmat yang telag diberikan oleh Allah SWT dan menyempurnakan ketaatan seseorang. Beliau berkata:

إذا صام عرف نعمة الله عليه في الشِّبَع والرِّيّ فشكرها لذلك, فإنّ النِّعَم لا يُعرف مقدارُها إلّا بفقدها

“Ketika berpuasa, manusa menjadi tahu nikmat Allah kepadanya berupa kenyang dan terpenuhinya rasa haus. Karena itu mereka bersyukur. Sebab, kenikmatan tidak diketahui kadar/nilainya tanpa melalui hilangnya rasa nikmat itu (terlebih dahulu).” (Imam Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami, Maqâshid al-Shaum, hlm 17).

Mencegah keinginan bermaksiat

Menurut Imam Izzuddin, orang yang kenyang memiliki kecenderungan lebih untuk bermaksiat. Hal ini berbeda dengan orang yang lapar dan haus lantaran hanya berfokus pada mencari makanan dan minuman. Dengan demikian, berpuasa diharapkan dapat mengurangi keinginan seseorang untuk berbuat sesuatu yang tidak disukai Allah SWT.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close