Hobi

5 Penemuan yang ditemukan secara tidak sengaja, teflon hingga X-ray

Di dunia ini, terdapat beberapa penemuan yang ditemukan secara tidak sengaja. Apa saja penemuan tersebut?

Banyak benda yang digunakan oleh manusia saat ini adalah hasil penemuan ilmiah yang dilakukan oleh ilmuwan puluhan, bahkan ratusan tahun lalu. Penemuan tersebut biasa dilakukan dengan melakukan serangkaian penelitian dan uji coba.

Tapi, ternyata ada juga lho beberapa penemuan di dunia ini yang merupakan buah dari ketidaksengajaan, dan hasilnya masih dipakai serta dijumpai di kehidupan modern saat ini.

Baca juga: Punya badan tinggi besar, bagaimana posisi kawin dinosaurus?

Lalu, apa saja sih penemuan-penemuan yang dihasilkan secara tidak sengaja itu? Berikut ini Hops.id akan memberikan daftarnya.

Teflon

Wajan anti lengket
Teflon. Foto: Pixabay

Kita bisa berterima kasih kepada ahli kimia Roy Plunkett atas penemuan Teflon, yang jadi barang dapur yang wajib ada saat ini.

Melansir Science Alert pada Jumat, 27 November 2020, Plunkett adalah seorang karyawan di Laboratorium Jackson Perusahaan Dupont. Pada tahun 1938, ia mulai meneliti zat pendingin baru. Salah satu zat yang diuji Plunkett adalah gas tetrafluoroethylene (TFE).

Ketika dia kembali untuk membuka silinder tempat dia menyimpan gas ini, dia terkejut bahwa TFE telah terpolimerisasi menjadi membentuk bubuk putih misterius di dalam wadah.

Penasaran, Plunkett pun melakukan beberapa eksperimen dan menemukan bahwa bubuk tersebut tidak hanya tahan panas, tetapi juga memiliki gesekan permukaan yang rendah dan juga lembam terhadap asam korosif – sangat ideal untuk peralatan memasak.

Microwave

Microwave. Foto: Jean van der Meulen

Pada tahun 1946, Percy Spencer, seorang insinyur untuk Raytheon Corporation, sedang mengerjakan proyek yang berhubungan dengan radar. Saat menguji tabung vakum baru, dia menemukan bahwa sebatang coklat yang ada di sakunya meleleh lebih cepat dari yang dia duga.

Spencer menjadi tertarik dan mulai bereksperimen dengan memasukkan benda lain, seperti telur dan biji berondong jagung. Spencer menyimpulkan bahwa panas yang dialami benda berasal dari energi gelombang mikro.

Segera setelah itu, Raytheon mengajukan paten untuk microwave pertama. Microwave pertama memiliki berat 340 kg dan tingginya 168 cm. Microwave meja pertama diperkenalkan pada tahun 1965 dengan harga USD500.

Penisilin

Penicillin. Foto: Verywell Health

Pada tahun 1928, Sir Alexander Fleming, seorang profesor bakteriologi, melihat jamur mulai tumbuh di cawan petri dari koloni bakteri Staphylococcus.

Saat mencari koloni yang bisa dia selamatkan dari mereka yang terinfeksi jamur, dia melihat sesuatu yang menarik. Bakteri tidak tumbuh di sekitar jamur. Jamur itu sebenarnya adalah jenis langka Penicillin notatum yang mengeluarkan zat yang menghambat pertumbuhan bakteri.

Akhirnya, penisilin diperkenalkan pada tahun 1940-an, yang membantu membuka era antibiotik.

Viagra

Viagra. Foto: Pixabay
Viagra. Foto: Pixabay

Viagra adalah pengobatan pertama untuk disfungsi ereksi, tapi awalnya bukan itu yang diuji. Awalnya, Pfizer memperkenalkan bahan kimia Sildenafil, obat aktif dalam Viagra, sebagai obat jantung.

Selama uji klinis, obat tersebut terbukti tidak efektif untuk kondisi jantung. Tetapi para pria mencatat bahwa obat tersebut tampaknya menyebabkan efek lain yakni ereksi yang lebih kuat dan tahan lama.

Bahkan jika mereka tidak mampu mempertahankan ereksi sebelumnya, kemampuan tersebut kembali saat mereka menggunakan Viagra.

Pfizer kemudian melakukan uji klinis pada 4.000 pria yang mengalami disfungsi ereksi, dan melihat hasil yang sama. Dan akhirnya, menjadi seperti saat ini lah kegunaan Viagra.

X-ray

Hasil potret X-ray Foto: Livescience.com
Hasil potret X-ray Foto: Livescience.com

Pada tahun 1895, seorang fisikawan Jerman bernama Wilhelm Roentgen sedang mengerjakan tabung sinar katoda.

Terlepas dari kenyataan bahwa tabung itu tertutup, dia melihat bahwa layar fluoresen di dekatnya akan menyala ketika tabung itu menyala dan ruangan itu gelap. Sinar, entah bagaimana bisa menerangi layar.

Roentgen mencoba menghalangi sinar itu, tetapi kebanyakan benda yang dia tempatkan di depan mereka sepertinya tidak membuat perbedaan.

Ketika Roentgen meletakkan tangannya di depan tabung, dia menyadari bahwa dia bisa melihat tulangnya dalam gambar yang diproyeksikan di layar.

Dia mengganti tabung dengan pelat fotografi untuk menangkap gambar, yang menciptakan X-ray pertama.

Teknologi ini segera diadopsi oleh lembaga medis dan departemen penelitian – meskipun sayangnya, perlu waktu lama sebelum risiko radiasi X-ray dipahami.

Nah itu dia tadi 5 penemuan yang ditemukan secara tidak sengaja. Meski penemuan itu tidak sengaja, tapi manfaatnya sangat besar buat kehidupan kita sekarang.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close