Trending

Ngabalin nangis terisak sampaikan perasaan Jokowi, berduka 6 dokter meninggal

Kepergian 6 dokter meninggal akibat penanganan virus corona meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, tak terkecuali pemerintah. Menurut Tenaga Ahli Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin, hal ini juga tengah dirasakan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk dirinya dan Presiden Jokowi.

Di sebuah kesempatan wawancara live, Ali Mochtar Ngabalin bahkan menangis terisak-isak kala diminta tanggapan mengenai 6 dokter meninggal saat penanganan virus corona.

Baca Juga: Ustaz Maher emosi: Maafkan aku Gusdur

“Saya mohon waktu kepada Mbak Putri, atas nama Kantor Staf Presiden dan atas nama pemerintah, kami menyampaikan belasungkawa yang dalam, atas kepergian para dokter dan beberapa tenaga medis,” tutur Ngabalin sambil menangis terisak, di program Apa Kabar Indonesia Malam, disitat tvOne, Selasa 24 Maret 2020.

“Tadi Bapak Presiden juga dengan suara yang (sedih), dia menyampaikan rasa duka yang mendalam, begitu juga dengan kepala staf,” kata Ngabalin lagi.

Dengan kasus 6 dokter meninggal saat penanganan corona, Ngabalin berharap semangat mereka diteruskan para masyarakat Indonesia untuk terus mendengar imbauan Pemerintah berkegiatan di rumah.

“Mereka pergi dan kita akan perang terhadap corona, tidak boleh ada lagi yang jatuh korban,” kata Ngabalin.

Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama Ngabalin lalu membahas kesiapan Wisma Atlet bagi para pasien, dokter, dan perawat. Dari 10 tower yang ada, empat dinyatakan sudah siap dipergunakan. Para pasien, kata dia, juga telah mempersiapkan diri untuk mendapat pelayanan di Wisma Atlet.

Baca Juga: Jenazah korban corona tak perlu disalati, Buya Yahya akui ulama beda pendapat

Dari tower yang ada, akan dibagi mana yang dipersiapkan untuk pasien, mana untuk dokter dan perawat, dan pihak BNPB. Semua pengendalian, kata Ngabalin, akan sepenuhnya diserahkan pada BNPB.

“Yang kita tahu dalam tiap tugasnya Kepala BNPB (Letjen Doni Monardo) tidak pernah gagal, kita doakan, semoga gugus tugas akan kuat,” kata Ngabalin kembali menangis.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, bahwa Pemerintah sendiri tidak akan bisa, negara mesti bersama-sama dengan rakyat, karena itulah imbauan-imbauan pemerintah, imbauan-imbauan Bapak presiden, mohon kiranya untuk seluruh rakyat Indonesia mengerti dan paham,” kata Ngabalin.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close