Hobi

6 Pertandingan sepak bola dengan gol terbanyak sepanjang sejarah

Dalam sebuah pertandingan, sejumlah tim pernah mencetak gol terbanyak dalam sejarah perkembangan sepak bola, bahkan hingga ratusan gol.

Sepak bola merupakan sebuah olahraga yang dimainkan oleh dua tim. Dalam setiap timnya, terdapat sebelas orang yang akan bertanding.

Baca juga: Ternyata sempat ada tugu PKI tersebar di Surabaya sampai Jakarta

Olahraga yang sudah dimainkan manusia sejak ribuan tahun ini terus mengalami perkembangan di setiap eranya. Dalam perkembangan itulah sepak bola mengalami sejumlah pergantian yang meliputi peraturan bermain serta beberapa sistem pertandingan lainnya.

Adapun peraturan dasar dalam dari olahraga ini, mengharuskan sebuah tim untuk memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang tim lawan. Tim yang memiliki gol paling banyak ialah pemenangnya.

Tak seperti olahraga basket, pada umumnya, gol yang tercipta pada pertandingan sepakbola hanyalah sedikit dengan selisih gol yang tidak terlampau jauh.

Namun siapa sangka, ternyata dalam sekali pertandingan sepakbola pernah terjadi hingga ratusan gol.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 6 pertandingan dengan gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola:

Preston North End melawan Hyde United (26-0)

Tim Preston North End F.C. Foto: Wikipedia
Tim Preston North End F.C. Foto: Wikipedia

Dalam kompetisi The Football Association Challenge Cup atau yang saat ini disebut sebagai ajang Piala FA, Preston North berhasil merobek gawang Hyde United sebanyak 26 gol tanpa balas.

Pertandingan dengan skor tak wajar yang terjadi pada 15 Oktober 1887 ini, menjadi gol terbanyak dalam sejarah perhelatan Piala FA.

Villareal melawan Navata (27-0)

Klub papan tengah Liga Spanyol, Villareal berhasil mencetak 27 gol ketika menjamu Navata. Pembantaian Villareal terhadap salah satu klub kasta dua Liga Spanyol ini terjadi pada pertandingan persahabatan di tahun 2009.

Padahal kala itu El Submarino Amarillo baru saja ditinggal pelatih jeniusnya, Manuel Pellegrini yang merapat ke klub ibukota Spanyol, Real Madrid.

Tahiti melawan Cook Islands (30-0)

Pada tahun 1971, negara Tahiti pernah membantai Cook Island pada ajang olahraga negara-negara kepulauan pasifik.

Uniknya, jika melihat perkembangan sepak bola di Benua Oseania, Tahiti bukanlah negara yang hebat dalam sepakbola. Pasalnya, pada peringkat dunia, sepakbola Tahiti hanya menempati posisi ke-161.

Australia melawan Samoa Amerika (31-0)

Skuat Timnas Australia saat menghajar Samoa Amerika dengan skor 31-0. Foto: Bolatimes.com
Skuat Timnas Australia saat menghajar Samoa Amerika dengan skor 31-0. Foto: Bolatimes.com

Dalam perhelatan kualifikasi Piala Dunia tahun 2001 silam, Australia pernah membantai salah satu negara kecil asal Oseania. Negeri Kangguru itu dengan mudah mencetak gol ke gawang Samoa Amerika sebanyak 31 gol tanpa balasan satu gol pun.

Bahkan dalam pertandingan itu, Archie Thompson berhasil membobol sebanyak selusin lebih, yakni 13 kali gol. Jumlah gol itu membawa dirinya sebagai pemegang rekor pemain dengan gol terbanyak dalam sebuah pertandingan.

Arbroath melawan Bon Accord (36-0)

Dalam edisi ke-13 turnamen tahunan Piala Skotlandia, sebuah klub yang baru dibentuk bernama Bon Accord melawan sebuah tim besar bernama Arbroath pada tahun 1885. Hasilnya, Arbroath berhasil mengalahkan Bon Accord dengan gol telak yakni 36 gol tanpa balas.

Kala itu, pada babak pertama saja Arbroath mampu mengeas 15 gol, lalu mereka menambah lagi sebanyak 21 gol di babak kedua. Perbedaan pengalaman kedua klub tersebut memang terlihat jelas dalam pertandingan ini.

A.S Adema vs Stade Olympique L’Emyrne (149-0)

Tim AS Adema. Foto: Sportslens
Tim AS Adema. Foto: Sportslens

Berbeda dari torehan gol sebelumnya, kali ini gol yang berhasil dicetak sebuah tim dalam satu pertandingan mencapai ratusan. Pertandingan itu digelar pada tahun 2002 silam, di mana sebuah klub asal Madagaskar berhasil mencetak 149 gol kala menghadapi Stade Olympique L’Emyrne.

Kendati demikian, usut punya usut ternyata gol sebanyak itu adalah gol bunuh diri yang dilakukan oleh para pemain Olympique. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes dan kekesalan pihaknya terhadap keputusan wasit.

Tindakan itu pun dinilai mencederai sportifitas dalam sebuah pertandingan, oleh sebab itu klub Olympique L’Emyrne mendapat berbagai sanksi dari pengurus federasi tim sepak bola Madagaskar.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close