Trending

Ada kejanggalan ini saat Jokowi salat Idul Adha, Menag heran: Sudah belajar belum?

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ikut angkat bicara terkait tanggapan publik soal kejanggalan dalam cuitan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membahas tentang muazin di salat Idul Adha.

Pria yang karib dipanggil Gus Yaqut ini pun mempertanyakan kepada banyak pihak yang memperkarakan muazin pada salat Idul Adha tersebut.

Gus Yaqut heran dan bertanya, apakah pihak yang mempertanyakan hal tersebut sudah mempelajari lebih lanjut soal muazin pada pelaksanaan salat Idul Adha.

Kemudian, Ketua Umum GP Ansor periode 2015-2020 ini menjelaskan soal sebutan muazin dan bilal.

“Yang mempertanyakan sudah belajar belum? Muazin dan bilal itu sebutan yang sama untuk mereka yang memiliki suara lantang dan fasih,” ujar Gus Yaqut dalam pesan singkat, mengutip Detik pada Rabu, 21 Juli 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto Kemenag/Romadanyl

Gus Yaqut juga memaparkan, muazin dapat pula dimaknai sebagai orang yang memberi tahu tanda dimulainya pelaksanaan salat. Demikian pula tugas muazin atau bilal saat salat Id.

Sehingga secara harafiah, kata Gus Yaqut, muazin dapat pula diartikan sebagai seseorang yang mengumandangkan azan.

“Bukan hanya kumandang azan, tetapi juga memberi tanda salat dimulai. Kalau di salat Id, muazin atau bilal, dia yang mengkomando: assolaatu jaami’ah…,” jelasnya.

“Jadi, secara harfiah, muazin itu artinya orang yang mengumandangkan azan. Bilal itu, tafa’ulan kepada sahabat Bilal, sahabat Nabi yang pertama kali mengumandangkan azan,” imbuhnya.

Jokowi sebut Paspampres sebagai muazin

Momen saat Presiden Jokowi salat Idul Adha. Foto: Twitter/Jokowi
Momen saat Presiden Jokowi salat Idul Adha. Foto: Twitter/Jokowi | Ada kejanggalan saat Jokowi salat idul Adha, Menag heran

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kicauan Presiden Jokowi soal muazin di salat Idul Adha sempat menghebohkan warganet penghuni jejaring media sosial.

Banyak di antara mereka yang mempertanyakan dan heran kenapa ada muazin dalam salat Idul Adha.

Dalam cuitannya, Presiden Jokowi menjelaskan telah melaksanakan salat Idul Adha di Istana Bogor, pada Selasa, 20 Juli 2021.

Kemudian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, bahwa muazin di salat Idul Adha tersebut adalah anggota Paspampres.

“Salat Idul Adha pagi ini di halaman Istana Bogor dengan jamaah terbatas. Bertindak sebagai muazin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres,” cuit Jokowi.

“Kata sang khatib, ‘semua cobaan dapat kita lalui dengan baik bila dihadapi dengan sabar’,” tandasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close