Trending

Ade Armando tegas bela Macron: Umat Islam justru harus terima kasih ke dia

Di tengah kecaman umat Islam di banyak negara, dosen Universitas Indonesia Ade Armando justru menggelorakan bela Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Ade mengaku punya alasan kuat mengapa menganggap Macron benar. Menurut Ade Armando dia tidak sekadar dalam rangka mem-bela, namun menjelaskan duduk masalah.

Baca juga: Biden menang Prabowo wassalam di Pilpres 2024, Ruhut belain begini

Sebab dia membaca Macron tidak sedang menyerang Islam. Hal itu setidaknya sudah ditegaskan Macron, kalau yang menjadi masalah bukanlah Islam.

Sebab akar masalahnya adalah Islam yang disebut sedang mengalami krisis akibat kaum ekstrimis alias radikal. Dan karena itu, katanya, perlu ada upaya membangun pencerahan Islam.

“Penyebab masalah adalah kaum ekstrimis yang telah mendistorsi Islam dan menjadikan agama sebagai pembenaran kekerasan,” kata dia di saluran Youtube Cokro TV, disitat Kamis 5 November 2020.

Prancis sendiri turut dianggap baik oleh Ade Armando. Sebab, negara yang dipimpin Macron itu, di-bela Ade Armando, justru menampung dan menyelamatkan jutaan imigran muslim secara terbuka. Ini tentu adalah peringatan yang sangat penting.

Ade Armando dalam saluran Youtube, CokroTV. Foto: Youtube/CokroTV
Ade Armando dalam saluran Youtube, CokroTV. Foto: Youtube/CokroTV

“Umat Islam justru harus berterima kasih kepada Macron. Islam memang sedang dalam krisis, bukan cuma di Prancis, tapi di seluruh dunia. Dan kalau ini dibiarkan ini akan mendorong perang berkepanjangan dan kehancuran di dunia.”

Singgung Islam radikal

Ade juga membaca jika keterbelakangan itu lahir dari cara beragama umat Islam. Di mana, krisis Islam dianggap berawal usai meninggalkan ajaran-ajaran Islam murni. Islam dianggap menjadi bodoh dan kalah karena mengabaikan perintah Allah dan teladan Nabi Muhammad.

Karena itu, sarannya, jawaban keterbelakangan terhadap muslim adalah dengan mempurifikasi ajaran Islam. Sebab umat Islam dianggap sudah menyeleweng dari rel aslinya, dan perlu dikembalikan ke ajaran aslinya.

Dia menyarankan, umat Islam itu perlu berpedoman pada ayat-ayat Alquran termasuk ucapan dan perilaku Nabi Muhammad.

“Andaipun jika itu belum cukup, ikuti saja kesepakatan-kesepakatan ulama besar di timur tengah di masa lalu. Mengapa harus para ulama berabad-abad lalu, sebab pada masa itulah para ulama masih belum terkontaminasi oleh ajaran-ajaran barat sekuler,” katanya.

Sementara di masa saat ini, siapa yang harus didengar dan diikuti? Jawabannya kata dia, para ulama yang juga tidak teracuni oleh pendidikan non Islam. Ulama yang harus diikuti kata dia adalah yang setia pada Alquran.

Ilustrasi kelompok militan ISIS. Foto: Antara
Ilustrasi kelompok militan ISIS. Foto: Antara

Adapun kelompok yang dinilai menghancurkan Islam adalah kelompok radikal atau ekstrimis, yang menganggap bahwa dunia harus diatur.

Mereka, kata Ade, percaya untuk menegakkan ajaran Allah, harus bisa mengalahkan kaum non muslim; Kristen, Katolik, Yahudi, Budha, Hindu, atheis, liberal.

Ade Armando bela Macron: Dia benar

Menurut dia, bagi kaum Islamis radikal, dunia ini adalah medan peperangan ide, dan juga pertempuran fisik. Karena itulah mereka melarang pembangunan gereja, melarang pemuka daerah non muslim, menyingkirkan orang-orang non muslim dari lembaga stratgeis.

Termasuk membangun pendidikan seperti sekolah muslim, perumahan muslim, yang disebutnya bagian dari perang.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: flickr.com
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: flickr.com

Inilah yang dianggap baginya sebagai krisis sesungguhnya dalam Islam. Di mana, dunia hanya dijadikan tempat untuk menegakkan hukum Allah, dan bukan sebagai wilayah bagi manusia untuk berbagi kesejahteraan bersama.

“Peringatan Macron benar belaka. Kaum Islam bertanggung jawab untuk mengenyahkan kaum Islam radikal, yang membawa dunia pada petaka. Ayo terus gunakan akal sehat, karena kalau umat Islam pakai akal sehat, dunia akan selamat,” katanya.

Topik

38 Komentar

    1. Jangan alihkan perhatian pada Islam radikal, anjing itu Macron, tdk ada Islam radikal, kamu hanya mau alihkan perhatian dari kemarahan umat Islam. Kamu kira umat Islam bodoh? Anjing kau macron

      1. Emang kau bodoh kadal! Pk Ade pakai akal sehat, sementara lw pakai akal sakit! Belajar lg kau ya bocah baru comment!

      2. Mau berusaha Taqiyyah bahwa Islam Radikal TIDAK ADA???
        Mengapa ayat² ini ada?
        *QS 9:5;
        Apabila sudah habis bulan² Haram itu, maka BUNUHlah orang² musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, & tangkaplah mereka. Kepunglah mereka & intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat & mendirikan shalat & menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kpd mereka utk berjalan. Sesungguhnya alLah Maha Pengampun [PENGHUKUM] lagi Maha Penyayang [KEJAM].

        KEKEJAMAN ALAH ISLAM:
        *QS At Taubah, 9:29;
        “PERANGilah orang² yg tdk beriman kpd alLah & tdk (pula) kpd hari Kemudian, & mereka tdk mengharamkan apa yg diharamkan oleh alLah & RasulNya & tdk beragama dgn agama yg benar (agama alLah), (yaitu orang²) yg diberikan Al-Kitab kpd mereka, sampai mereka membayar jizyah (Upeti) dgn patuh sedang mereka dlm keadaan tunduk.” 

        *QS Al Anfal, 8:60;
        “Dan siapkanlah utk menghadapi mereka kekuatan apa saja yg kamu sanggupi & dari kuda² yg ditambat utk berPERANG (yg dgn persiapan itu) kamu menggentarkan musuh alLah & musuh mu & orang² selain mereka yg kamu tdk mengetahuinya; sedang alLah mengetahuinya. Apa saja yg kamu nafkahkan pada jalan alLah niscaya akan dibalasi dgn cukup kpd mu & kamu tdk akan dianiaya (dirugikan).”

        *QS Al Baqarah, 2:216;
        “Diwajibkan atas kamu berPERANG, padahal berPERANG itu adalah sesuatu yg kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia AMAT BAIK (BERPERANG) bagimu, & boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; alLah mengetahui, sedang kamu tdk Mengetahui.”
        “Mengapa kamu tdk mau berPERANG di jalan alLah & (membela) orang² yg lemah baik laki², wanita² maupun anak-anak yg semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri Ini (Mekah) yg zalim penduduknya & berilah kami pelindung dari sisi Engkau, & berilah kami penolong dari sisi Engkau!”. (QS An Nisaa’, 4: 75)

        *QS An Nisaa, 4:95;
        “Tidaklah sama antara mukmin yg duduk (yg tidak ikut berperang) yg tdk mempunyai ‘uzur dgn orang² yg berjihad dijalan alLah dgn harta mereka & jiwanya. alLah melebihkan orang² yg berjihad dgn harta & jiwanya atas orang² yg duduk satu derajat. kpd masing² mereka alLah menjanjikan pahala yg baik (surga) & alLah melebihkan orang² yg berjihad atas orang yg duduk dgn pahala yg besar.” 

        QS At Taubah, 41:
        “Berangkatlah kamu baik dlm keadaan merasa ringan maupun berat, & berjihadlah kamu dgn harta & dirimu di jalan alLah. yg demikian itu adalah lebih baik bagi mu, jika kamu Mengetahui.”

        “Anas dari Abi Talha meriwayatkan bahwa Ali bin Zaid berkata maksud ayat ini, ‘berangkatlah (berjihad) tua & muda sebagaimana alLah SWT tdk akan menerima alasan dari siapa pun.’ Kemudian Ali bin Zaid pergi dlm sebuah ekspedisi di Syam (Syiria) dimana dia terbunuh.”

        *QS 8:39;
        Dan PERANGilah mereka, supaya jangan ada fitnah & supaya agama itu semata-mata untuk alLah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya alLah Maha Melihat apa yg mereka kerjakan.

        *QS 9:14;
        PERANGilah mereka, niscaya alLah akan
        MENYIKSA mereka dgn (perantaraan) TANGAN² mu & alLah akan menghinakan mereka & menolong (?) kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang² yg beriman,

        *QS 9:123;
        Hai orang² yg beriman, PERANGilah orang² kafir yg di sekitar kamu itu & hendaklah mereka menemui KEKERASAN daripadamu & ketahuilah bahwasanya alLah beserta orang² yg bertakwa..

        *QS 66:9;
        Hai Nabi, PERANGilah orang² kafir & orang² munafik & bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam & itu adalah seburuk² tempat kembali.

        *QS 2:191;
        Dan BUNUHlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka & usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); & fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, & janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu ditempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang² kafir.

          1. Mau aku buka juga ngga isi alkitab, mulai dari perjanjian lama sampe perjanjian baru? Andai aku mau berpendapat atau tafsir pakai ego bayak ayat cabul dan juga kejam disitu… Tapi aku percaya semua agama oada dasarnya tujuannya baik, dasar manusia aja yg bawa atau ngartiin ayat semaunya….

        1. Itulah alasanya kutab suci quran nggak boleh di rubah ke bahasa lain… Cuma boleh ditafsir lau diterjemah… Karena kaya gini nih… Terjemahan yg kamu buat itu ngawur… Kalau mau berdalil membawa ayat kamu harus oaham tata bahasa arab, suoaya g seenak perut ngartiinya…sontoloyo luh… Btw gwe termasuj yg setuju bahwa islam radikal harus dibasmi…

  1. Maaf pak dosen sampeyan biasanya cerdas tp kayaknya ga nyimak yg jd masalah utama adalah macron mengijinkan kebebasan berekspresi tentang kartun nabi muhammad bukan tntang kondisi islam secara universal

    1. Beragama jgn membabi buta kau bocah! Agama tanpa akal adalah cacat bocah!
      Pak Ade benar, lwnya saja yg gk mau pakai otak idiot!

  2. Sekali Anjing tetap Anjing. Gonggongannya bikin berisik dan bikin geram. Manusia seperti inilah yang diternak razim. Makanya rakyat pada terkontaminasi.
    Ade, Deny & Abu Setan setali tiga uang. Iblis semua.

  3. Apalah dia itu sini bg beragument di aceh . Xiba ciba sini umumkan kedatanganmu . Kami menunggumu .

    1. maaf pak armando, jika anda memiliki pandangan lain sebaik nya pandangan tersebut anda sampaikan cukup di internal anda. Suana kebatinan bangsa ini perlu di dinginkan karena ada beberapa klosul yang menjadi semua keyakinan umat islam sangat sakral.

  4. Ade Armando ini iblis yg suka cari nama ditiap masalah yg ada kaitannya dengan Islam buat Ade iblis baiknya kamu diam.. dan bukan ranahmu kamu bahas karakter umat karakter Nabi Muhammad SAW. Sudah Jelas Macron menistakan Islam .

    1. Ade armando..katanya lu dosen..nape yg lu bedah bagian statement macron aja..lu lupa tentang pelecehan terhadap Nabi Muahammad saw…dgn membuat karikatur nabi….moga lu cepat dapat hidayahnya..

  5. Islam Rahmat bagi seluruh sekalian alam.tapi menjadi Rahmat jika orng Islam yg santun.pandai menjaga lisan.menghargai sesama mahluk Tuhan.menyelasaikan masalah dengan otak.tp kbnykn skrng yg ngaku ulama pun hobinya main otot dan menghasut pengikutnya untuk perang dan berontak.

  6. Ade Armando ini anak buah Iblis yg numpang tenar dalam setiap isu-isu keagamaan khususnya Islam, padahal dia ini org Murtad Munafiq. Semoga Allah memburukkan keadaannya dan mengadzabnya di dunia dan akhirat.

  7. Uda… Ga malu ama sepuh sepepuh mu BUYA HAMKA, cing atuh sadar mang ade, gelo ieu jelma

  8. Ade armando..katanya lu dosen..nape yg lu bedah bagian statement macron aja..lu lupa tentang pelecehan terhadap Nabi Muahammad saw…dgn membuat karikatur nabi….moga lu cepat dapat hidayahnya..

  9. Ade Armando alias ade bodo,kan seluruh dunia udah tau ga boleh menggambar wajah nabi Muhammad Saw krn kalo lo maksa sama aja ngajak umat islam jihad Merangin lo

  10. Kebebasan bukan berarti bebas sebebas bebasnya pak Ade, dalam Islam itu ada 3 perkara yang gak bisa dibuat mainan, 1.. ALLAH SWT 2.. ROSULULLAH SAW. 3.. AL QUR’AN… Begitu 3 hal itu dibuat mainan MK kami umat Islam pasti marah….. Islam adalah agama yg membawa Rahmat, bahkan dlm AL QUR’AN kita dilarang mengolok2 agama lain.. pak Ade..

  11. Salut bgt sama pola pikir Ade Armando.
    Wawasan & pola pikirnya yg luas mjd kn beliau patut di acungi 1jt like❤️😍🥰😘😘😘😘

  12. Bila anda berfikir jernih, anda akan ssmpai pada kesimpulan bahwa semua uraian dosen ade armando NOL BESAR artinya tak menapaki sejarah perjuangan Nabi Muhammad. Mungkinkan artikel titipan….?

  13. UMAT WAJIB MEMBELA KEHORMATAN NABI SAW

    Buletin Kaffah No. 166 (20 Rabiul Awwal 1442 H/6 November 2020 M)

    Pada 2 September 2020, Majalah Charlie Hebdo kembali menerbitkan karikatur penghinaan kepada Nabi Muhammad saw. Bukan kali pertama majalah sayap kanan ini menghina Nabi saw. dan ajaran Islam. Walaupun mendapatkan banyak kecaman dari berbagai negara, nyatanya Pemerintah Prancis mendukung ulah majalah tersebut. Pemerintah Prancis pimpinan Emmanuel Macron la’natulLâh pun sengaja memajang kartun penghinaan Nabi Muhammad saw. tersebut di dinding gedung pemerintah daerah di negara tersebut dan di tempat-tempat umum.

    Tak hanya itu. Islamofobia kronis yang dihembuskan penguasa Prancis telah menyulut kebencian warganya terhadap kaum Muslim. Hingga pada 18 Oktober 2020, terjadi peristiwa penusukan kepada dua orang Muslimah di bawah menara Eiffel. Mereka ditikam beberapa kali hingga menembus paru-parunya, hanya karena mereka berhijab. Bahkan pelaku menyebut Muslimah tersebut dengan panggilan “orang Arab kotor” (Republika, 22/10/2020).

    Prancis saat ini menjadi ‘musuh bersama’ bagi umat Islam di seluruh dunia. Demonstrasi menentang Prancis, Charlie Hebdo dan Macron marak di sejumlah negara. Pantas, bahkan wajib, umat Islam marah.

    Wajib Mengagungkan Rasulullah saw.

    Iman pada kenabian Muhammad saw. wajib diikuti dengan mencintai dan memuliakan sosoknya. Cinta seorang Muslim kepada beliau harus di atas cinta kepada yang lain, bahkan dirinya sendiri. Nabi saw. bersabda:

    لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

    Belum sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga ia menjadikan aku lebih dia cintai daripada orangtuanya, anaknya dan segenap manusia (HR al-Bukhari).

    Mencintai Nabi saw. hukumnya fardhu. Mari kita memperhatikan kisah ‘Umar bin al-Khaththab ra., sebagaimana penuturan Sahabat Abdullah bin Hisyam ra.: Kami pernah mengiringi Nabi saw. Beliau menggandeng tangan Umar bin al-Khaththab ra. Kemudian Umar berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh engkau sangat aku cintai melebihi apa pun, selain diriku.” Baginda Nabi saw. menjawab, “Tidak. Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, hingga aku sangat engkau cintai melebihi dirimu sendiri.” Lalu Umar berkata kepada beliau, “Sungguh, kalau begitu, sekarang, demi Allah, engkau sangat aku cintai melebihi diriku sendiri.” Beliau lalu bersabda, “Sekarang (baru engkau benar), wahai Umar.” (HR al-Bukhari).

    Allah SWT pun mengancam—dengan azab-Nya yang keras—siapa saja yang cintanya kepada Rasul saw. terpalingkan oleh kecintaan kepada yang lain (Lihat: QS at-Taubah [9]: 24).

    Di sisi lain, banyak keutamaan yang kelak Allah SWT berikan untuk siapa saja yang mempertahankan mahabbah (cinta) kepada Allah dan Nabi-Nya di atas segalanya. Di antaranya, mereka kelak akan dikumpulkan bersama beliau di surga-Nya kelak. Seorang laki-laki pernah bertanya kepada Rasulullah saw., “Kapan Hari Kiamat itu?” Beliau balik bertanya, “Apa yang sudah engkau siapkan untuk menghadapinya?” Dia menjawab, “Tidak ada, kecuali aku sangat mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Lalu beliau bersabda:

    أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

    Engkau akan bersama dengan yang engkau cintai (HR al-Bukhari).

    Orang yang mencintai Allah SWT dan Nabi-Nya juga akan merasakan manisnya iman, sebagaimana sabda beliau:

    ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا…

    Ada tiga perkara yang jika terdapat pada seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman (di antaranya): Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya… (HR al-Bukhari dan Muslim).

    Konsekuensi iman dan cinta kepada Baginda Nabi saw. adalah senantiasa mengagungkan beliau dan ajaran beliau sekaligus mentaati semua perintah beliau. Taat kepada beliau sama dengan taat kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya:

    مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

    Siapa saja yang mentaati Rasul, sungguh ia telah mentaati Allah (TQS an-Nisa’ [4]: 80).

    Menyimpang dari perintah Rasulullah saw. akan mendatangkan azab bagi pelakunya. Allah SWT berfirman:

    فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

    Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih (TQS an-Nur [24]: 63).

    Terkait itu, Abu Bakar ash-Shiddiq ra. pernah berkata:

    لَسْتُ تَارِكًا شَيْئًا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِ إِلَّا عَمِلْتُ بِهِ إِنِّي أَخْشَى إِنْ تَرَكْتُ شَيْئًا مِنْ أَمْرِهِ أَنْ أَزِيْغَ

    Aku tidak membiarkan satu pun yang Rasulullah saw. amalkan kecuali aku amalkan juga. Sebabnya, aku takut jika aku meninggalkan perintahnya sedikit saja, aku akan menyimpang.

    Ibnu Baththah rahimahulLâh, tatkala mengomentari perkataan Abu Bakar ra. di atas, mengatakan, “Inilah, wahai saudaraku! Orang yang paling jujur seperti ini saja masih merasa takut dirinya akan menyimpang jika dia menyelisihi sedikit saja dari perintah Nabi saw.” (Ibnu Baththah, Al-Ibânah (1/246).

    Alhasil, jelas setiap Muslim wajib selalu mengagungkan Rasulullah saw. sekaligus mentaati semua perintahnya.

    Dosa Besar Menista Rasulullah saw.

    Karena kedudukan Baginda Rasulullah saw. yang sangat agung di sisi Allah SWT, tindakan menista (istihza’) kemuliaan beliau adalah haram dan termasuk dosa besar. Tindakan demikian sama saja dengan menyakiti Allah SWT dan Rasul-Nya. Allah SWT melaknat pelakunya, sebagaimana firman-Nya:

    إِنَّ الَّذِينَ يُؤْذُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُهِينًا

    Sungguh orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah melaknati mereka di dunia dan di akhirat serta menyediakan bagi mereka siksaan yang menghinakan (TQS al-Ahzab [33]: 57).

    Apa saja yang terkategori menistakan Baginda Nabi saw.? Syaikh al-Islam Ibn Taimiyah telah menjelaskan batasan tindakan menghujat beliau yaitu: kata-kata yang bertujuan meremehkan dan merendahkan martabat beliau, sebagaimana dipahami kebanyakan orang, terlepas perbedaan akidah mereka, termasuk melaknat dan menjelek-jelekkan (Ibn Taimiyah, Ash-Sharîm al-Maslûl ala Syâtim ar-Rasûl, I/563).

    Al-Qadhi Iyadh juga menjelaskan bentuk-bentuk hujatan kepada Nabi saw. Di antaranya: mencela, mencari-cari kesalahan, menganggap pada diri beliau ada kekurangan; mencela nasab (keturunan) dan pelaksanaan agamanya; menjelek-jelekkan salah satu sifatnya yang mulia; menentang atau menyejajarkan beliau dengan orang lain dengan niat untuk mencela, menghina, mengerdilkan, menjelek-jelekkan dan mencari-cari kesalahannya. Orang yang melakukan demikian termasuk orang yang telah menghujat Rasul saw. (Al-Qadhi Iyadh, Asy-Syifâ bi Ta’rîf Huqûq al-Musthafâ, hlm. 428).

    Hukuman Mati Bagi Penghina Nabi saw.

    Besarnya dosa menghina Baginda Nabi saw. bisa dilihat dari konsekuensi hukumannya yang sangat keras dan tegas, yakni hukuman mati. Al-Qadhi Iyadh menuturkan, ini telah menjadi kesepakatan di kalangan ulama dan para imam ahli fatwa, mulai dari generasi sahabat dan seterusnya. Ibn Mundzir menyatakan, mayoritas ahli ilmu sepakat tentang sanksi bagi orang yang menghina Nabi saw. adalah hukuman mati. Ini merupakan pendapat Imam Malik, Imam al-Laits, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Ishaq bin Rahawih dan Imam as-Syafii (Al-Qadhi Iyadh, Asy-Syifâ bi Ta’rîf Huqûq al-Musthafâ, hlm. 428).

    Al-Qadhi Iyadh menegaskan, tidak ada perbedaan pendapat di kalangan ulama kaum Muslim tentang halalnya darah orang yang menghina Nabi saw.

    Dalam Islam, hukuman mati atas penghina Baginda Nabi saw. dilakukan oleh Imam/Khalifah atau yang mewakilinya (Lihat: Al-Kasani, Bada’i as-Shana’i’, 9/249).

    Khalifah tidak akan tinggal diam jika ada yang menghina Rasulullah Muhammad saw. Pasalnya, Khalifah memang wajib menjaga kemuliaan Allah SWT, Rasulullah saw. serta ajaran Islam dan simbol-simbolnya.

    Jika pelakunya negara seperti Prancis saat ini, Khalifah tidak segan-segan untuk menyerukan pasukannya dan kaum Muslim untuk berjihad melawan negara tersebut. Hal ini pernah dilakukan pada masa Kekhilafahan Utsmaniyah, di bawah kepemimpinan Sultan Abdul Hamid II (1876-1918). Pada saat itu, Prancis merancang drama teater yang diambil dari karya Voltaire (seorang pemikir Eropa) yang menghina Nabi Muhammad saw. Drama teater yang sudah dipersiapkan akhirnya dibatalkan setelah Khalifah Abdul Hamid II mengultimatum dan mengancam Pemerintah Prancis dengan seruan jihad.

    Umat Wajib Marah

    Karena itu, atas penghinaan kepada Baginda Rasulullah saw., umat Islam wajib marah. Ulama besar Buya Hamka rahimahulLâh mempertanyakan orang yang tidak muncul ghirah-nya ketika agamanya dihina. Beliau tegas menyatakan, “Jika kamu diam saat agamamu dihina, gantilah bajumu dengan kain kafan.”

    Karena itu pula, marilah kita bela agama kita. Mari kita bela kehormatan Nabi kita yang mulia. Sungguh Nabi kita yang mulia telah berjuang membela nasib kita agar menjadi hamba-hamba Allah SWT yang layak mendapatkan jannah-Nya kelak.

    Ketahuilah orang-orang kafir tak akan pernah berhenti melakukan penyerangan terhadap agama ini. Sayangnya, agama ini sungguh tak akan dapat terlindungi dari serangan mereka jika umat tak memiliki pelindung yang kuat. Pelindung itu tidak lain adalah Khilafah ‘ala minhâj an-nubuwwah.

    WalLâhu a’lam. []

    —*—

    Hikmah:

    Imam Syafii rahimahulLâh berkata:

    مَنِ اسْـتُغْضِبَ وَ لَمْ يَغْضَبْ فَهُوَ حِمَارٌ

    Siapa saja yang dibuat marah, namun tidak marah, ia adalah (seperti) keledai. (Al-Ashbahani, Hilyah al-Awliyâ’, 9/143). []

    —*—

    Download file PDF versi mobile:
    http://bit.ly/kaffah166m

    Download file PDF versi cetak:
    http://bit.ly/kaffah166

  14. loading...

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close