Trending

Ahok dikabarkan jadi Menteri Investasi, pakar sebut bakal mandek gegara ini: Tidak mungkin!

Beredar kabar mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal masuk dalam bursa menteri kabinet Presiden Joko Widodo – Maruf Amin. Ahok sendiri digadang-gadang jadi Menteri Investasi.

Isu tersebut semakin kencang terdengar usai pemerintah menyetujui dua kementerian baru, yakni gabungan Kemendikbud dan Kemenristek jadi Kemendikbudristek, dan Kementerian Investasi.

Dengan adanya dua kementerian baru itu, kabar adanya perombakan atau reshuffle kabinet juga semakin gencar diperbincangkan publik.

Menanggapi isu Ahok bakal jadi Menteri Investasi, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai hal tersebut bakal sulit terjadi, bahkan mustahil bisa diwujudkan.

Adapun yang jadi masalah, kata Refly, ialah soal Undang-undang kementerian Negara salah satu pasalnya menyebutkan bahwa tidak memungkinkan bagi seorang Presiden untuk mengangkat Ahok sebagai menteri.

“Mengenai Ahok selama UU Kementerian Negara tidak bisa diganti, maka selama itu pula Ahok tidak bisa menjadi menteri,” ujar Refly Harun dalam sebuah video yang diunggah di saluran YouTube miliknya, dikutip Hops pada Jumat, 16 April 2021.

Ahok dalam Imlek PDIP
Ahok dalam Imlek PDIP. Foto Tangkapan layar Youtube PDI Perjuangan.

Secara spesifik, Refly memaparkan soal Pasal 22 UU Kementerian Negara yang mengatur tentang syarat-syarat seseorang jadi menteri.

Kemudian dia pun mencocokan peraturan yang ada dengan kondisi Ahok saat ini.

“Agar bisa diangkat sebagai menteri, seseorang harus menemuni pesyaratan: Warga negara Indonesia, Ahok memenuhi. Bertakwa kepada Tuhan YME, Ahok memenuhi. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara UUD 1945 dan cita-cita proklamasi kemerdekaan, Ahok memenuhi. Sehat Jasmani dan rohani, Ahok memenuhi,” kata Refly.

“Memiliki integritas dan kepribadian yang baik, Ahok memenuhi karena tidak jelas juga ukurannya. Nah yang poin F tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam lima tahun atau lebih,” sambungnya.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: @basukibtp
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: @basukibtp

Oleh sebab itu, Refly menyimpulkan bahwa Ahok mustahil bisa punya jabatan sebagai menteri. Hal itu lantaran, Ahok sendiri tercatat melakukan tindak pidana. Sehingga kalau terpilih jadi menteri maka bakal menabrak aturan tersebut.

“Jadi, Ahok sudah pernah dipenjara walaupun dua tahun, tapi ancaman hukumannya adalah lima tahun. Sehingga berdasarkan UU kementerian negara pasal 22 ini, maka sampai kapanpun Ahok tidak bisa menjadi menteri,” imbuhnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close