Trending

Ahok saran bubarkan BUMN, lihat jabatan komisaris banyak titipan

Setelah nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikaitkan dengan kerugian Pertamina, kini Ahok ungkap saran pembubaran BUMN.

Meski bekerja pada Badan Usaha Milik Negara, Ahok mengaku jabatannya sebagai komisaris utama di Pertamina bukanlah sebagai pengawas seperti yang banyak diketahui public.

Baca juga: Seragam mirip polisi, tanda pangkat Satpam memang beda

Dirinya mengaku baru mengetahui dan bisa menilai jika jabatan yang diembannya saat ini merupakan posisi sebagai eksekutor.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Foto Instagram @basukibtp

“Saya bukanlah pengawas melainkan eksekutor,” jelas Ahok dengan tegas dan berapi-api.

Posisi Komisaris di BUMN bahkan disebutnya sebagai jabatan yang diibaratkannya surge lewat neraka belum masuk.

Hal ini mengingat semua keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menentukan Key performance Indicators (KPI) yakni penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi seluruhnya dilakukan melalui Kementerian BUMN.

Keterangan tersebut diungkap Ahok melalui video yang diunggah pada channel YouTube POIN yang sudah ditonton ratusan ribu kali.

Ahok saat menghadiri Pertamina Energy Forum
Ahok saat menghadiri Pertamina Energy Forum Foto: Antara

Di sela itu, Ahok  juga mengungkap jika jabatan komisaris di Pertamina khususnya merupakan oknum-oknum yang banyak melakukan loby ke Menteri.

Secara gamblang, Ahok menjelaskan jika jabatan komisaris di tempatnya bekerja seperti dicontohkannya, merupakan jabatan titipan dari Kementerian-Kementerian.

“Jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri, karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian,” ungkapnya.

Sebagai solusi atas saran pembubaran BUMN, Ahok memiliki solusi yang menurutnya cukup pas untuk keberadaan BUMN saat ini.

Komisaris Pertamina, Ahok dan Presiden Jokowi
Komisaris Pertamina, Ahok dan Presiden Jokowi. Foto Instagram @basukibtp

“Harusnya Kementerian BUMN itu dibubarkan sebetulnya, kita harus membangun semacam TEMASEK, Indonesia Incorporation,” jelas Ahok.

Namun tak diketahui jelas konsep dari Temasek, Indonesi Incorporation yang dijelaskan Ahok tersebut sebagai solusi dari saran pembubaran BUMN.

Yang cukup menarik, meski terlihat frontal, namun video Ahok terkait sarannya untuk membubarkan BUMN mendapat perhatian cukup besar bagi masyarakat.

Dimana channel yang mengunggah video Ahok tersebut telah ditonton sebanyak 900 ribu kali. Berbagai komentar tentu terungkap mulai dari dukungan yang diberikan kepada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Seperti Jumin Sistro yang mengomentari “Saya bangga dengan semangatmu Pak Ahok maju terus Pak Ahok Tuhan bersamamu,”

“Tetap jujur dan tulus, pasti Allah menolong negara ini,” kata Joyfull Life.

“Mantap Pak Ahok, berantas, semoga sehat selalu dilindungi Allah Swt,” sambung Eggi Elggi yang juga memberikan komentar dukungan kepada Ahok.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close