Trending

Akhirnya! PPKM terbaru, Luhut bolehin anak-anak ke mal dan bioskop, ini syaratnya

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus koordinator PPKM, Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kebijakan baru pemerintah terkait dibukanya aktivitas tempat bermain anak-anak di pusat perbelanjaan atau mal yang berada di kabupaten/kota yang masuk ke dalam tingkat PPKM level 2.

Luhut menegaskan, tempat bermain untuk anak-anak yang meliputi mal dan tempat perbelanjaan di kabupaten/kota PPKM level 2 akan dibuka.

Muslima Fest

“Tempat permainan anak-anak meliputi mal, pusat perbelanjaan boleh dibuka di kabupaten/kota level 2,” ungkap Luhut dalam konferensi pers virtual, pada Senin, 18 Oktober 2021.

Pusat perbelanjaan, mal. Foto: Antara
Pusat perbelanjaan, mal. Foto: Antara | PPKM terbaru, Luhut bolehin anak-anak ke mal dan bioskop, ini syaratnya

Dalam pemberlakuan baru ini, Luhut mengimbau agar tetap dilakukan tracing dengan mencatat nomor telepon orang tua dari anak-anak bersangkutan.

“Tempat permainan anak harus mencatat nomor telepon dan orang tua serta waktu bermain untuk kebutuhan tracing,” kata Luhut.

Sementara itu kapasitas untuk kota/kabupaten dengan level 2 dan 1 dapat dinaikkan menjadi 70 persen. Anak-anak bisa memasuki tempat wisata dan bioskop di PPKM level 1 dan 2 dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Uji coba tempat wisata di kabupaten level 3 dan ditambah sesuai dengan izin Kemenparekraf, wisata air dapat dibuka pada kabupaten kota level 2 dan 1,” ujarnya.

“Jadi presiden menekankan pada kami semua betul-betul berhati-hati menyiapkan seluruh perangkat mitigasi. Apabila terjadi gelombang 3 (Covid-19) sesudah libur Natal dan tahun baru itu,” tegas Luhut.

Lebih lanjut Luhut mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu-membahu dalam pemberantasan dan pengendalian Covid-19. Masyarakat diminta agar tetap menggunakan masker, mematuhi protokol kesehatan serta mengajak keluarga yang belum menjalani vaksinasi agar segera divaksin.

Syarat yang harus dipenuhi agar anak-anak bisa ke mal

Pusat perbelanjaan, mal. Foto: Antara
Pusat perbelanjaan, mal. Foto: Antara

Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi agar anak-anak bisa bermain di area permainan tersebut. Pertama, tempat permainan harus mencatat nomor telepon dan alamat orang tua anak.

Kedua, tempat permainan juga harus mencatat durasi waktu bermain anak di area tersebut. Hal ini untuk kebutuhan tracing bila sewaktu-waktu ditemukan penyebaran kasus covid-19.

Selain itu, orang tua tetap harus mengawasi aktivitas anak selama bermain di area permainan di dalam mal.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan uji coba terhadap kebijakan ini. Uji coba dilakukan pada perpanjangan PPKM periode 21 September sampai 4 Oktober 2021.

Uji coba dilakukan di beberapa mal di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara, operasional mal diberlakukan pada 10.00 sampai 21.00.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close