Unik

Akun pelanggan Tokopedia aman, sistem security belum diterobos

Akun pelanggan Tokopedia aman dari peretasan 91 juta akun marketplace tersebut baru-baru ini. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate mengungkapkan data keuangan dan akun pelanggan Tokopedia aman tapi pelanggan Tokopedia diminta untuk segera mengganti password secara berkala untuk menghindari risiko insiden peretasan data.

Johnny mengatakan, Tokopedia telah menyampaikan informasi mutakhir insiden peretasan data dalam rapat daring bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Tokopedia menyampaikan data keuangan dan data pelanggan aman. Sistem security-nya belum bisa diterobos, walau sebagian data terkait nama, nomor telepon email sebagian bisa saja dimasukin peretas, tapi data keuangan dan akun pelanggan terjaga dengan aman,” ujar Johnny dalam konferensi pers di laman YouTube Kemkominfo TV, dikutip Senin 4 Mei 2020.

Booth Tokopedia
Booth Tokopedia. Foto Instagram @rizkibear

Atas insiden peretasan akun pelanggan tersebut, Johnny mengatakan Tokopedia telah berkomitmen untuk mengevaluasi sistem mereka agar tidak terjadi lagi kasus peretasan data.

“Tokopedia akan evaluas mendalam. Kominfo, BSSN dan Tokopedia secara serius akan evaluasi pendidikan dan mitigasi teknis, dan update perkembangannya,” ujar Johnny.

Baca juga: Menristek uji coba bahan atasi Covid-19, termasuk jahe merah

Politikus Partai Nadem ini menegaskan, insiden peretasan data pelanggan Tokopedia itu tak akan mengganggu ekonomi digital Indonesia. Pemerintah akan terus memastikan ekonomin digital termasuk e-commerce dapat berjalan dengan baik dan lancar, tidak terganggu oleh kasus peretasan data.

“Tiap peretasan data akan ditindaklanjuti agar tak mengganggu e-commerce dan ekonomi digital. Kami pastikan pemerintah akan tetap menjaga ekonomi digital agar berjalan dengan baik dan menyelesaikan bersama Tokopedia supaya peretasan data bisa segera diakhiri,” tuturnya.

Tokopedia dilaporkan mengalami peretasan, seperti dalam cuitan akun Twitter @underthebreach.
Bahkan jumlahnya diperkirakan 91 juta akun Tokopedia dan 7 juta akun merchant, tidak lagi 15 juta seperti diinfokan sebelumnya.

Retas
Ilustrasi akun pelanggan Tokopedia aman dari peretasan. Photo: Pixabay

Insiden peretasan ini berawal dari peretas Whysodank yang mempublikasikan hasil peretasan di raid forum pada Sabtu 2 Mei 2020, Kemudian peretas ShinyHunters memposting thread penjualan 91 juta akun Tokopedia di forum darkweb bernama EmpireMarket.

Dari sinilah akun @underthebreach mempublikasikan peretasan Tokopedia ke publik Twitter.

Berkaitan dengan insiden akun Tokopedia diretas, Vice President of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengakui memang terjadi upaya pencurian data pengguna Tokopedia. Namun dia memastikan akun pelanggan Tokopedia aman.

“Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi,” jelass Nuraini dalam keterangannya.

Meski informasi penting seperti password terlindungi enkripsi, namun Tokopedia menganjurkan pengguna untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan.

Topik

2 Komentar

  1. terimakasih banyak atas artikel yang di berikan sangat jelas dan detail thankyou

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close