Trending

Al Fatihah Danrem 162, FPI ribut akhirnya luluh damai copot baliho Habib Rizieq

Pencopotan baliho Habib Rizieq Syihab awalnya berlangsung tegang, diwarnai dengan pemaksaan di Mataram, namun dengan pendekatan kekeluargaan dari Danrem 162 Wira Bhakti, akhirnya masyarakat dan FPI luluh mau mencopot baliho Habib Rizieq dengan sukarela.

Malahan FPI dan masyarakat Karang Taliwang, Mataram berterima kasih kepada Danrem karena mau menemui bermusyawarah dan bermufakat dengan masyarakat untuk mencopoti baliho Imam Besar FPI tersebut.

Baca juga: Pengamat: Prabowo serba salah, Edhy banyak pegang kartunya

Baca Lainnya

  • Ribut baliho Habib Rizieq

    Danrem 162 Wira Bakti bermufakat dengan FPI dan tokoh masyarakat Karang Taliwang
    Danrem 162 Wira Bakti bermufakat dengan FPI dan tokoh masyarakat Karang Taliwang. Foto Korem 162 Wira Bakti

    Sebelumnya pada Minggu 22 November 2020, terjadi pemaksaan pencopotan baliho tokoh sentral FPI itu. Pencopotan paksa baliho ini menimbulkan ketegangan masyarakat karena asal main copot baliho. Pencopotan ini heboh dan viral di media sosial.

    Kejadian itu viral di media sosial tanpa adanya sosialisasi dan menurunkan secara paksa yang akhirnya timbul perlawanan dan penolakan dari pihak Masyarakat Cakranegara.

    Lantaran ketegangan terjadi, Danrem 163/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani sampai turun tangan.

    Dua hari setelah keributan itu, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersilaturrahmi dengan tokoh FPI dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang Cakranegara Kota Mataram pada Selasa malam 24 November 2020.

    Sebelumnya Danrem menggelar pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan FPI, Danrem mengondisikan Dandim 1606/Lobar, Kasi Intel Kasrem 162/WB, Pasi Intel Kodim 1606/Lobar, Dantim Intel Kodim 1606/Lobar dan Danramil Cakranegara di Makodim 1606/Lobar untuk mediasi penurunan Baliho Habib Rizig Sihab di desa Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara.

    FPI luluh berterima kasih

    Danrem 162 Wira Bakti bermufakat dengan masyarakat Karang Taliwang
    Danrem 162 Wira Bakti bermufakat dengan masyarakat Karang Taliwang, Nusa Tenggara Barat. Foto Korem 162 Wira Bakti

    Pertemuan Danrem beserta para Dandim dengan masyarakat berlangsung dengan penuh kekeluargaan, setelah bermusyawarah hadirin kesepakatan baliho Habib Rizieq Syihab yang masih terpasang akan diturunkan dengan sukarela oleh warga.

    Baca juga: 5 Penemuan yang ditemukan secara tidak sengaja, teflon hingga X-ray

    Pada acara silaturrahmi tersebut, Ketua FPI Nusa Tenggara Barat, H. Makmun Moerad mengucapkan terimakasih kepada Danrem 162/WB atas kedatangannya untuk bersilaturrahmi dengan tokoh FPI dan Masyarakat Karang Taliwang.

    “Bapak Danrem datang dengan baik maka apa yang menjadi keputusan akan kami laksanakan dan kami akan patuh dengan hukum,” tandasnya

    Terkait kejadian penurunan Baliho, tokoh FPIitu mengatakan itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik sejak awal seperti yang dilakukan Danrem 162/WB serta jajarannya. Seandainya kemarin pencopotan baliho didahului dengan silaturahmi, dia yakin tak akan terjadi perlawanan.

    “Seandainya baliho di pinggir jalan tidak diperbolehkan maka kami izin akan memasang baleho di Masjid. Permasalahan di Jakarta seharusnya tidak dibawa ke NTB apalagi saat ini sedang dalam pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya.

    Al Fatihah Danrem 162

    Penurunan baliho Habib Rizieq
    Penurunan baliho Habib Rizieq di Karang Taliwang. Foto Korem 162 Wira Bakti

    Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan kepada seluruh peserta silaturahmi dan tokoh masyarakat desa Karang Taliwang, untuk bersama-sama membacakan surat Al Fatihah untuk semua agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Selanjutnya secara pribadi Danrem mengungkapkan sejak awal masuk ke Lombok pertama kali bersilaturrahmi ke para tokoh Desa Karang Taliwang termasuk tokoh-tokoh FPI Nusa Tenggara Barat sebagai prioritas untuk menjalin silaturahmi.

    “Kami jajaran Korem sering melaksanakan kegiatan bersama baik di Masjid Karang Taliwang maupun di rumah warga, dengan berbagai kegiatan Sosial dan lainnya guna menciptakan situasi kondusif Desa Karang Taliwang karena Desa Karang Taliwang dulu sering terjadi perang antarkampung dan menjadi permasalahan utama di Lombok dan menjadi desa Binaan Prioritas Jajaran Korem 162/WB,” kata dia.

    Danrem meyakinkan warga bahwa jajaran Korem 162/WB akan selalu hadir dan membantu kegiatan warga masyarakat Karang Taliwang.

    Berkaitan dengan permasalahan Pemasangan Baleho Habib Rizieq di Desa Karang Taliwang, Danrem mengatakan jajaran Korem 162/WB akan tetap bermusyawarah dan mufakat agar tidak ada upaya paksa atau bahkan terjadinya benturan dengan Masyarakat.

    “Karena kami Prajurit TNI adalah Prajurit yang lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat,” ujar Danrem.

    Selain itu, Danrem mengatakan, demi menjaga kondusivitas wilayah dan menjelang dilaksanakannya Pilkada Serentak maka Danrem memohon dengan kerendahan hati masyarakat Karang Taliwang berkenan untuk menurunkan secara sukarela baliho atau banner Habib Rizieq dan digantikan dengan baliho kegiatan rutin pengajian warga Karang Taliwang.

    Dalam kesempatan tersebut Danrem yang merupakan Alumni Akmil 1993 mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada para tokoh dan masyarakat Karang Taliwang yang berkenan secara sukarela menurunkan baliho Habib Rizieg Syihab. Jajaran Korem 162/WB bersama masyarakat Karang Taliwang akan menggelar kegiatan Baksos dan Karya Bakti pembersihan lingkungan kampung.

    Sementara Kepala Lingkungan Karang Taliwang mengucapkan terimakasih atas kerjasama dari Korem 162/WB.

    “Kami segenap warga Karang Taliwang pada intinya sangat berterimakasih atas pendekatan secara kekeluargaan yang dilakukan oleh Danrem 162/WB dalam menjelaskan permasalahan penurunan Baliho, dan warga Karang Taliwang bisa mengerti bahwa penurunan Baliho tersebut memang harus dilaksanakan semata-mata untuk kebaikan dan ketentraman serta kondusifitas warga khususnya apalagi menjelang Pilkada,” kata dia

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close