Hobi

Al Quran beri petunjuk rahasia alien, pakar dan ilmuwan NASA sampai sepakat soal ini!

Keberadaan makhluk asing di luar bumi masih menjadi misteri banyak orang. Sosok cerdas yang kerap dijuluki sebagai alien ternyata keberadaanya dibahas dalam ayat suci Al Quran, bahkan ilmuwan hingga NASA sampai sepakat soal makhluk yang kerap jadi konspirasi tersebut.

Jagat media sosial kerap dihebohkan dengan sejumlah penampakan yang diduga sebagai kendaran alien yakni Unidentified Flying Object (UFO).

Sebagaimana yang ada pada film-film fiksi, UFO digambarkan sebagai sebuah pesawat berbentuk seperti piringan terbang dan mengeluarkan cahaya terang.

Kemudian si pengemudinya alias alien, dicerminkan layaknya seorang manusia yang dapat berjalan dan berdiri tegak namun berwarna kulit berbeda dari manusia. Lantaran dianggap sebagai makhluk cerdas, ukuran bola mata hingga kepalanya tampak jauh lebih besar ketimbang manusia biasa.

Ilustrasi luar angkasa. Foto: Pexels
Ilustrasi luar angkasa. Foto: Pexels | Al Quran beri petunjuk rahasia alien, pakar dan ilmuwan NASA sampai sepakat

Lantas bagaimana penggambaran alien menurut ayat suci umat Islam, Al Quran?

Menyitat dari Okezone, dalam sebuah buku bertajuk ‘Sains dalam Alquran: Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah’ garapan Dr Nadiah Thayyarah. Ternyata menurut pandangan Islam, memang benar adanya terkait makhluk asing yang hidup di luar planet bumi.

Seperti halnya yang terdapat dalam beberapa surat dalam Al Quran:

Dan segala apa yang ada di langit dan di bumi yaitu semua makhluk melata, dan para malaikat hanya bersujud kepada Allah. Dan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.” (An-Nahl: 49).

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi dan makhluk-makhluk melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila Dia menghendaki.” (Asy-Syura: 29).

Dan Allah menciptakan semua makhluk melata dari air.” (An-nur: 45).

Nah dalam ayat tersebut mengatakan bahwa ada makhluk lain yang berada di langit dan bumi. Pada bagian kelompok melata yang disebutkan, itu bukanlah malaikat.

Lantaran menurut Al Quran, malaikat terbuat dari cahaya dan tidak berjalan di atas bumi.

Selain itu, yang dimaksud dengan ‘dabbah’ (makhluk melata) itu sebenarnya ialah makhluk hidup yang anggota tubuhnya disusun dari air sebagai unsur pembentuk utamanya, di mana pun makhluk itu berada.

Ilustrasi alien ikut webinar. Foto: TikTok
Ilustrasi alien. Foto: Pexels | Al Quran beri petunjuk rahasia alien, pakar dan ilmuwan NASA sampai sepakat

Masih dalam buku tersebut, menurut si penulis, sejumlah pakar astronomi sepakat bahwa di luar bumi alias angkasa terdapat kehidupan lainnya.

“Yang aneh adalah jika di sana tidak ada kehidupan,” ungkap pakar astronomi.

Hal tersebut juga didukung oleh temuan Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA yang menjelaskan bahwa sebuah meteroid yang jatuh di Australia mengandung zat asam amino.

Diketahui, zat asam amino ini merupakan mineral utama pembentuk kehidupan. Dengan demikian, kehidupan lain di luar Bumi adalah mungkin adanya.

Penjelasan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)

Sedangkan menurut Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa bukan astronom juga meyakini terdapat kehidupan lain di luar angkasa sana.

Namun Al Quran secara garis besar hanya menjelaskan bahwa ada makhluk cerdas lain di angkasa, oleh sebabnya banyak yang menduga bahwa yang dimaksud ialah alien.

“Al Quran juga mengisyaratkan keberadaan makhluk cerdas tersebut,” kata Djamaluddin kepada Kompas pada 2018 silam.

Soal aya Al Quran yang disebutnya itu, terdapat dalam surat Asy-Syuura ayat ke-29 seperti yang dipaparkan dalam buku di atas.

Pengasuh Ponpes sebut ada planet layak huni selain bumi

Plnet KOI yang mirip dengan bumi. Foto: SCI news.
Plnet KOI yang mirip dengan bumi. Foto: SCI news.

Sedangkan menurut menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta, KH M Dian Nafi, Surat Al-Jasiyah 45: 13 menjelaskan bahwa ada planet layak huni lainnya selain Bumi.

Adapun dalam surat itu tertulis, “Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir“.

“Ini dimungkinkan adanya planet yang dapat dihuni karena benda langit itu jumlah bermiliar-miliar. Dan, kata “menundukkan” berarti manusia juga dapat memanfaatkan segala benda langit untuk ilmu pengetahuan dan kepentingan manusia,” kata Dian Nafi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close