News

Alamak, ini tampang David Beckham usai dihantam masalah kebotakan

Mantan bintang lapangan hijau, David Beckham disinyalir mengalami masalah kebotakan. Akhir-akhir ini, ia sering terlihat mengenakan topi dan penutup kepala.

Bahkan rambut David Beckham juga kedapatan semakin menipis setiap harinya.

Rumor kebotakan Beckham pertama kali menyeruak saat dirinya tertangkap kamera paparazzi sedang berjalan-jalan tanpa mengenakan topi. Foto yang menjadi buah bibir d internet tersebut pun ramai, mengingat Beckham terlihat jauh lebih tua dari biasanya akibat rambut yang menipis.

Baca Juga: Atta lengser dari puncak, ini daftar 5 Youtuber Indonesia dengan pendapatan terbesar

Pesepakbola David Beckham. Foto: DailyStar.
Pesepakbola David Beckham. Foto: DailyStar.

Salah seorang narasumber yang juga teman dari David Beckham pun mengaku, “Ia biasanya jauh lebih hati-hati—setidaknya, ia biasa menggunakan topi. Tapi kali ini, kita semua melihat kebenarannya,” demikian seperti disitat DailyMail, Senin 25 Mei 2020.

Padahal, pada 2018 silam, David Beckham sudah diisukan melakukan transplatasi rambut. Ia pun sempat kembali tampil di hadapan publik dengan gaya rambutnya yang khas dan lebat. Namun, pengusaha yang kini berusia 45 tahun tersebut tampak kembali memiliki masalah yang sama.

Seperti yang sudah diketahui, mantan pemain Manchester United yang juga rekan Beckham, Wayne Rooney rela mengeluarkan kocek £30,000 atau setara hampir Rp538 miliar untuk satu kali transplatasi.

Rooney tak menjadi satu-satunya publik figur yang melakukan transplatasi rambut. Beberapa nama besar seperti Gordon Ramsay, Louis Walsh (juri The X Factor), James Nesbitt, Jason Gardiner, dan Calum Best juga secara terang-terangan mengakui operasi yang pernah mereka lakukan demi menunjang penampilan itu.

Pesepakbola David Beckham. Foto: DailyStar.
Pesepakbola David Beckham. Foto: DailyStar.

Lalu bagaimana sebenarnya proses transplatasi rambut dilakukan?

Rambut di area yang lebat, seperti di bagian belakang kepala, akan dipindahkan ke area yang mengalami kebotakan. Donor rambut juga dapat diambil dari daerah tubuh yang lainnya seperti dada, dagu, hingga punggung.

Biasanya pertumbuhan rambut baru hasil transplatasi sudah dapat dilihat dalam waktu enam bulan. Namun, tidak ada jaminan bahwa rambut yang telah ditransplatasi tidak akan mengalami kebotakan kembali.

Untuk mencegah kebotakan kembali di masa yang akan datang, maka transplatasi ulang perlu dilakukan. (Naryati)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close