Hobi

Masih pakai keyboard lama? Ini dia alasan gunakan mechanical keyboard

Mechanical Keyboard sebenarnya bukan hal baru di dunia peripherals setup gaming, bahkan mech keyboard menjadi sebuah kebutuhan yang harus untuk para gamers di zaman sekarang.

Akan tetapi, masih banyak yang belum mengetahui apa itu mech keyboard secara jelas dan mengapa harus segera pindah ke keyboard ini.

Mech keyboard menggunakan teknologi spring di dalam switch keyboard. Selain itu yang membedakan mech keyboard dengan rubber dome atau membrane keyboard adalah durability, karena pada umumnya mech keyboard memiliki build quality yang lebih baik daripada membrane keyboard.

Jika key switch dari mechanical ini rusak, kita hanya perlu menggantinya dengan switch yang baru.

Perbedaan dengan membrane switch

Perbedaan yang mencolok selain dari segi durability adalah feel. Mech keyboard memberikan sensasi feedback yang berbeda ketika mengetik dibandingkan dengan membrane keyboard yang bisa dibilang switchnya lebih keras dibandingkan dengan mechanical switch.

Jadi, pada mech keyboard kita tidak perlu menggunakan tenaga yang ekstra untuk menekan switchnya agar memiliki respon yang lebih baik, jika dibandingkan dengan membrane keyboard.

Berikut beberapa alasan kuat yang harus kalian pertimbangkan untuk segera pindah ke mechanical keyboard:

Comfortness

Ilustrasi Comfortness. Foto: Nixiagamre
Ilustrasi Comfortness. Foto: Nixiagamre

Bagi pengguna komputer yang sangat intens atau bagi hardcore gamer yang bisa menghabiskan sampai 8 jam per-hari di depan komputer, kenyamanan saat mengetik menggunakan keyboard adalah sebuah keharusan.

Banyak sekali testimoni dari beberapa gamer maupun user biasa setelah menggunakan mech keyboard akan malas bahkan tidak mau untuk menggunakan keyboard membrane lagi.

Alasannya adalah soal kenyamanan. Individual switch pada masing-masing tombol yang bisa kita pilih sendiri karakternya, menjadi lebih customizable dengan apa yang diinginkan user.

Tactile feedback

Ilustrasi Mech Keyboard. Foto: NixiMedia
Ilustrasi Tactile Feedback. Foto: NixiMedia

Hal inilah yang menjadi perbedaan paling besar antara membrane dome keyboard dengan mech keyboard. Tiap tombol di mech keyboard memiliki sejenis spring yang ketika clicky juga akan terdengar lebih keras di keyboard ini, sehingga membuatnya menghasilkan noise yang lebih tinggi dari membrane dome keyboard.

Durability

Ilustrasi Mech Keyboard. Foto: Klikmania
Ilustrasi Durability. Foto: Klikmania

Rata-rata pengguna komputer mengetik lebih dari 8000 karakter setiap jamnya, misal kita anggap penggunaan keyboard kita adalah 8 jam perhari dengan waktu 5 hari kerja maka dalam setahun kita telah mengetik tuts keyboard sebanyak 16.640.000 kali.

Disini, keyboard yang menggunakan teknologi membrane dome akan mulai menunjukkan penurunan performa seperti tombol yang terkadang tidak terinput walau sudah ditekan, tuts yang menyangkut atau bahkan lepas dari keyboard, sampai ke tuts keyboard yang terasa makin berat untuk ditekan.

Hal ini tidak akan kita temui di mech keyboard. Dikarenakan desainnya yang menggunakan individual switch dengan kontak langsung antara tombol dengan onboard circuit.

Di mana tiap tombol di mech keyboard dapat bertahan sampai lebih dari 50 juta ketukan sedangkan di membrane dome mungkin hanya sampai 10 juta ketukan saja sebelum muncul masalah-masalah yang telah disebutkan diatas.

Aesthetics

Ilustrasi Mech Keyboard. Foto: Timesofindia
Ilustrasi Aesthetics. Foto: Timesofindia

Desainnya yang eye-catching dan terkesan gagah, membuat mech keyboard nampak keren untuk menghiasi meja gaming kita maupun memberikan kesan “pro” pada saat turnamen gaming.

Selain itu, sebagian besar mech keyboard pun sekarang telah memiliki backlight led baik itu RGB maupun mono led yang dapat di custom sendiri karakter pencahayaannya.

Anti-Ghosting

Ilustrasi Anti-Ghosting. Foto: Nixiagamer
Ilustrasi Anti-Ghosting. Foto: Nixiagamer

Adanya fitur ini, hantu tidak akan mengganggu kita ketika sedang mengetik di depan komputer.

Pernah mencoba menekan beberapa tombol secara bersamaan di komputer dan tidak semuanya muncul di layar? Itulah yang dinamakan ghosting. Karena sirkuit di keyboardnya yang sederhana, membrane dome based keyboard tidak mampu untuk menerima beberapa input secara bersamaan.

Hal ini tidak akan kita temui di mech keyboard karena setiap tombolnya memiliki individual switch. Semua input yang kita masukkan didalam keyboard, sebanyak apapun itu akan diterima semua oleh keyboard dan ditampilkan di layar.

Satu satunya pembatas adalah jumlah jari yang kita miliki. Kemampuan inilah yang dinamakan Anti-Ghosting.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close