Trending

Menko Airlangga bongkar alasan PPKM diganti, malah kucing-kucingan…

Alasan istilah PPKM Darurat diganti.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap alasan kenapa istilah PPKM Darurat diganti menjadi PPKM level 4. Rupanya, hal ini merupakan usulan dari gubernur.

Airlangga juga mengklaim perubahan istilah PPKM berasal dari publik yang meminta kejelasan mengenai kapan PPKM memasuki level 1 hingga 4.

“Istilah darurat itu memang kami harmonisasikan dengan level 1, 2, 3, 4 karena memang ini juga ada permintaan dalam ratas dengan para gubernur, di mana para gubernur juga mengusulkan istilahnya diubah,” kata Menko Airlangga, dilansir dari Detik (21/7/2021).

Kriteria level PPKM telah tertuang dalam Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021 yang di dalamnya juga telah dijelaskan terkait target testing per hari untuk memonitor tracing.

Istilah PPKM Darurat Diganti. Foto: Kabar24
Istilah PPKM Darurat Diganti. Foto: Kabar24

Selain itu, pergantian nama tersebut juga didasarkan pada arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni transmisi dan kapasitas respons.

“Kita melihat dari segi level itu adalah level situasi 4 transmisi dan kapasitas respons ini belum memadai sehingga ini perlu diperbaiki,” jelasnya.

Kriteria daerah dengan PPKM level 4 adalah kasus konfirmasi per-100 ribu penduduk diatas 150 orang. Kemudian ada lebih dari 30 orang per-100 ribu penduduk dalam satu minggu terakhir yang dirawat di rumah sakit.

Selain itu, ada lebih dari 5 kasus kematian akibat COVID-19 per-100 ribu penduduk, dan lebih dari 150 kasus aktif per-100 ribu penduduk dalam rentang dua minggu.

“Apabila salah satu dari kriteria tersebut yang kena, itu kita masukkan dalam level 4. Level 4 ini di Kemenkes ada secara harian sehingga kita juga menjaga berdasarkan data mingguannya sehingga kita bisa menentukan jumlah-jumlah kotanya kemudian,” paparnya.

PPKM Level 1-4

PPKM Level. Foto: Suara
PPKM Level. Foto: Suara

Seperti diketahui, pemerintah menerapkan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali hingga 25 Juli 2021. Pelonggaran akan dilakukan secara bertahap pada 26 Juli 2021 jika kasus COVID-19 menurun.

Lalu, setelah tanggal 25 Juli, pemerintah akan mengganti istilah menjadi PPKM level 1 hingga level 4.

Warganet Indonesia pun menanggapi hal tersebut melalui beberapa unggahan media sosial, salah satunya pada unggahan akun Instagram Indozone.

“Mulai lempar lempar,” kata @teodevil.

“Udah kaya boncabe ada levelnya,” kata @muhjidbagus_.

“Mana warganya yg minta jejerin,” komen @susilonugroho30.

“Masyarakat hanya butuh penetapan tidak diperpanjang, bukan pergantian nama,” komen @moh_zuhdi_alfarisi.

“Dulu lockdown, terus ganti lockdown sementara/lockdown total, terus ganti lagi psbb, terus ppkm, sekarang pake level, besok apa lagi, toh intinya sama NYUSAHIN MASYARAKAT.. kopet ga ilang, yg ilang malah hati nurani,” komentar @iphunmoo.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close