Hot

Alasan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie gak dipenjara: Rehabilitasi wajib diberikan kepada korban

Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akan menjalani rehabilitasi demi melepaskan ketergantungan terhadap narkoba.

Sebelumnya, pihak kepolisian menjelaskan dengan menjalani rehabilitasi, tidak membuat kasus hukum pasangan tiga anak tersebut berhenti. Kenapa? Simak ulasan berikut.

Muslima Fest

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie rehabilitasi

Terungkap hukuman yang akan dijalani Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie usai ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba. Keduanya sudah mengantongi izin assessment dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tertanggal 9 Juli 2021. Mereka diwajibkan menjalani rehabilitasi.

Polres Metro Jakarta Pusat sudah mengatarkan Nia dan Ardi ke BNN pada Minggu pagi, 11 Juli 2021. Mereka akan menjalani rehabilitasi di lembaga yang ditunjuk penyidik dan keluarga.

“Pagi ini sudah kami antarkan ke BNN. Sudah kami serahkan untuk melaksanakan rehabilitasi. Tadi pagi jam 6 pagi, pagi banget,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indraweny Panjiyoga melansir Suara.

Muka Nia Ramadhani jadi sorotan. Foto: Instagram
Muka Nia Ramadhani jadi sorotan. Foto: Instagram

Pengacaranya, Wa Ode menjelaskan alasan assessment Nia dan Ardi disetujui BNN adalah karena keduanya merupakan pengguna narkoba atau korban.

“Dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika itu pasal 54 kalau tidak salah, bahwa justru rehabilitasi itu wajib diberikan kepada korban. Ingat ya karena ini korban, harus diberikan pengobatan medis gitu ya,” ujar Wa Ode.

“Dan tentunya ini ada treatment-treatment sehingga beliau berdua dan siapa pun juga penyalahguna ini bisa kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Tetap jalani hukum yang berlaku

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indraweny Panjiyoga menjelaskan bahwa pihaknya meyampaikan dua poin penting dalam jumpa pers yang digelar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Yang pertama adalah soal diskirimasi.

“Yang pertama tidak ada diskriminasi, kami akan tampilkan menunggu hasil penyelidikan kami komplit,” kata kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indraweny Panjiyoga.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Sumber: YouTube

Dan yang kedua berkaitan dengan kewenangan rehabilitasi. “Yang kedua, rehabilitasi bukan kewenangan daripada penyidik, tapi dilakukan oleh tim Asesmen Terpadu BNN. Kita menunggu rekomendasinya sekarang, karena itu amanah atau kewajiban dalam Undang-Undang,” ucapnya.

Meski Nia dan putra Aburizal Bakrie tersebut menjalani rehabilitasi bukan berarti kasus hukum keduanya tak dilanjutkan.

“Sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 54 UU Nomor 35 tahun 2009, bukan (berarti) kasus hukumnya tidak dilanjutkan. Tetap kami lanjutkan, bawa ke pengadilan nanti divonis hakim. Ini perlu menjadi penekanan agar tidak terjadi kesalahan pahaman. Kami laksanakan penyidikan secara profesional,” jelas Hengki.

Dalam jumpa pers itu, Nia Ramadhani akhirnya muncul di depan publik menyampaikan permintaan maafnya. Ia ditemani dan suami yang mengelus pundaknya ketika Nia meneteskan air mata. Dengan mengenakan baju tahanan, wanita bernama lengkap Ramadhania Ardiansyah Bakrie tersebut meminta maaf kepada masyarakat luas, keluarga dan sahabat.

“Mohon izinkan saya, dengan segala kerendahan hati untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terkait khususnya kepada keluarga besar saya, sahabat, teman-teman orang-orang yang mengasihi saya. Rekan kerja dan seluruh pihak yang menaruh kepercayaannya terhadap saya,” ungkap Nia Ramadhani.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close