Trending

Alat bukti cukup, Polisi sudah tahu siapa pembunuh Tuti Amel sebenarnya

Peramal Denny Darko kembali menyinggung kasus pembunuhan Subang. Dia menyinggung asumsi liar banyak pihak yang sudah mulai menggiring opini terhadap siapa pelaku kasus tersebut.

Salah satunya adalah akun Madura Ghoib Channel yang secara terang-terangan menyebut Yosef lah pelaku pembunuhan Subang. Ini berkat narasi jin qorin Tuti dan Amel yang dipanggil dan diajak wawancara.

Dalam kacamatanya, semua pihak tentu harus berhati-hati dalam memberi keterangan. “Jin qorin yang muncul sebut ayah dan bapak yang membunuh, lalu menyebar informasi kalau dia (Amel) hendak salat lalu dibunuh, saya tak mau berpolemik. Tetapi yang saya ingin katakan, kalau itu benar jin seilmu saya dan sebagai muslim kita tahu jin itu suka menipu. Dia bisa kasih info apapun yang dia sukai,” kata Denny Darko dalam saluran Youtube-nya, dikutip Jumat 17 September 2021.

Bagi Denny Darko, keterangan jin di kasus pembunuhan Subang tidak bisa dijadikan bukti kuat untuk menentukan pembunuh. Publik, kata dia, seharusnya hanya menganggap itu sebagai hiburan semata.

“Tetapi kalau serius itu pengiringan opini harus ditindak secara hukum,” katanya.

Kapolres Subang AKBP Sumarni cek olah TKP
Kapolres Subang AKBP Sumarni cek olah TKP pembunuhan ibu anak di bagasi. Foto Instagram @polres_subang

Yang pasti, dari terawangan Denny Darko, kasus Subang sebentar lagi akan terungkap. Dia menyebut alat bukti kasus ini sudah cukup. Termasuk Polisi sebenarnya juga sudah mengantongi nama pelaku pembunuhan.

“Ini sesuatu yang hampir sempurna, sedikit lagi. Alat bukti sudah cukup, Polisi juga sudah tahu, tetapi tak mau gegabah. Makanya agar lebih sempurna mereka mencolek Pusat,” katanya.

Adapun untuk menentukan tersangka, kata dia, setidaknya minimal ada dua alat bukti. Ini bisa jadi dari keterangan saksi ahli, petunjuk, dan keterangan terdakwa lainnya.

Gedung Bareskrim Polri. Foto: Ist
Gedung Bareskrim Polri. Foto: Ist

“Kenapa panjang karena masyarakat mengawasi, batas waktunya kan 30, 60, 120 hari untuk mengumpulkan siapa pelakunya untuk sebelumnya dilimpahkan ke Kejaksaan,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close