Trending

Untung Syekh Ali Jaber pakai jubah hitam saat ditusuk, kalau nggak…

Syekh Ali Jaber ternyata punya firasat sebelum mengalami penusukan Alpin Adrian saat berdakwah di Bandar Lampung, Minggu 13 September 2020. Syekh Ali merasa bersyukur untung mengenakan jubah hitam bukan jubah putih saat ditusuk.

Syekh Ali berujar tak bisa membayangkan apa yang terjadi jika saat insiden itu dia mengenakan jubah putih seperti biasanya.

Emangnya kenapa sih Syekh?

Baca juga: Ahok saran bubarkan BUMN, lihat jabatan komisaris banyak titipan

Syekh Ali Jaber dan jubah hitam

Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber. Foto Antara/HO

Jadi begini untung Syekh Ali Jaber mengenakan jubah hitam yaitu ceceran darahnya tak begitu terlihat di jubahnya dibanding jika dia mengenakan baju putih. Sehingga kehebohan jemaah tak seperti misal darah berceceran pada jubah putih.

Soal firasat sebelum insiden itu disampaikan oleh Gus Miftah dalam podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

“Firasatnya luar biasa, tadi beliau (Syekh Ali Jaber ) cerita, setelah sekian lama nggak pakai jubah hitam, kok pas hari itu kok pakai jubah hitam, biasanya putih Syekh?,” ujar Gus Miftah bertanya ke Syekh Ali.

Baca juga: Insiden penusurkan Syekh Ali Jaber, ulama banjir tawaran pengawalan

Ulama yang hafiz quran itu menjawabnya. “Biasanya memang pakai warna putih atau abu-abu,” jawab Syekh Ali mengiyakan Gus Miftah.

Syekh Ali Jaber mengaku entah kenapa pada hari itu dia kok mengenakan jubah hitam tak seperti biasanya mengenakan jubah putih atau abu-abu. Syekh Ali mengaku sudah lumayan lama tidak menggunakan jubah berwarna hitam.

“Cukup lama nggak pakai, terakhir pas acara kultum lah di TV, untuk acara jemaah jarang,” kata Syekh Ali Jaber.

Tak bisa bayangkan pakai jubah putih

Syekh Ali Jaber. Foto: Ist.
Syekh Ali Jaber. Foto: Ist.

Syekh Ali Jaber pun bersyukur memakai pakaian hitam. Jika tidak, ia yakin jemaahnya akan semakin panik melihat bajunya bersimbah merah darah.

“Saya pakai hitam jadi terlihat basah saja, ndak terbayang kalau pakai putih bagaimana jemaah,” tuturnya.

Baca juga: Blak-blakan, pakar ini beberkan manfaat ganja di persidangan

Syekh Ali Jaber pun percaya tak ada sesuatu di dunia ini yang kebetulan. Mulai dari pemilihan baju yang ia pakai, hingga kejadian yang menimpanya.

“Saya mempercayai satu hal. Tidak ada sesuatu yang terjadi kebetulan. Semua ditentukan oleh Allah. Semua dituntun oleh Allah. Kita lari dari takdir ke takdir. Saya percaya ketika kita reaksi dengan takdir, marah, emosi, takdir ini nggak akan berubah. Kalau bisa mengubah saya marah, maka saya hanya tenang diam,” kata Syekh Ali Jaber.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close