Hobi

Ambisi Suzuki jadi merek 3 besar kandas, pasar ekspor malah naik

Berbekal pengalaman serta jajaran produk yang cukup diterima pasar, PT Suzuki Indomobil Sales sebelumnya menargetkan jadi merek 3 besar di pasar otomotif nasional.

Sayangnya dengan kondisi yang masih cukup sulit saat ini, justru memupuskan target dan strategi yang telah direncanakan produsen asal Jepang untuk menjadi merek ketiga dengan penjualan terbanyak di Indonesia.

Perhitungan tersebut, diungkap Dony Saputra 4W Marketing Director PT SIS yang mengatakan jika performa Suzuki di pasar nasional terbilang cukup sulit untuk mencapai target menjadi merek terbesar ketiga.

Eksor Suzuki Ertiga
Eksor Suzuki Ertiga Foto: Doc Suzuki

Diakui Donny, kondisi pasar yang masih dipengaruhi banyak faktor seperti pandemi, dan kondisi penjualan yang belum stabil membuat performa Suzuki menjadi tidak maksimal.

Perhitungan tersebut, dihitung dari sisa waktu empat bulan hingga akhir tahun 2021 ini diperkirakan tidak akan tercapai oleh produsen Suzuki. Sehingga target tersebut akan direvisi.

“Hingga akhir tahun ini Suzuki hanya menargetkan market share 13 persen. Target ini sesuai dengan beberapa faktor yang kami pertimbangkan,” ujar Donny Saputra, dalam sesi Ngovsan atau Ngobrol Virtual Santai bersama Forwot, Jumat 17 September 2021.

Meski demikian, percepatan adaptasi strategi pasar terus dilakukan Suzuki dimana beberapa langkah ubahan pemasaran secara digital menjadi salah satu bagian rencana dalam memasarkan produk di tengah perubahan karakter konsumen di era digitalisasi.

Dibandingkan tahun-tahun lalu, di mana aktivitas lebih ke kontak fisik. Dengan demikian saat ini perusahaan dengan logo huruf “S” itu lebih banyak melakukan aktivitas daring baik dengan komunitas ataupun konsumen.

Mobil racikan dalam negeri
Mobil racikan dalam negeri Foto: Suzuki

“Sekarang sudah bulan September, kita masih bisa kejar di tiga bulan mendatang. Tidak hanya dari produk tapi juga beberapa aktivitas yang akan kami lakukan. Kami optimis masih bisa mencapai target 13 persen di 2021,” tutup Donny Saputra.

Ambisi Suzuki merek 3 besar penjualan ekspor nanjak

Meski tak mampu berbicara banyak di pasar nasional, kualitas produk lokal Suzuki justru berdampak positif dengan kenaikan eksport ke banyak negara. Beberapa produk yang dieksport terdiri dari beberapa model mulai dari bentuk utuh atau CBU Indonesia hingga model terurai.

Jajaran produk dalam negeri yang dieksport diantaranya model Suzuki APV, Suzuki all new Ertiga, Suzuki Carry dan Suzuki Xl7.

“Jadi hasil ekspor kami mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikannya sebesar 37 persen dibanding tahun lalu,” ujar Donny Saputra, dalam sesi Ngovsan atau Ngobrol Virtual Santai bersama Forwot, Jumat (17/9/2021).

Suzuki XL7
Suzuki XL7 Foto: Doc Suzuki

Lebih lanjut, Donny Saputra mengatakan, untuk ekspor utuh, New Suzuki Carry tumbuh 37 persen atau secara 9.898 unit, dan Suzuki XL7 meningkat 39 persen atau 10.309 unit.

Sedangkan ekspor dalam bentuk terurai, performanya naik 168 persen dari sekitar 5.000-an pada 2020 menjadi 13.000 unit sepanjang tahun ini.

“Model yang paling diminati secara volume ada Suzuki Karimun Wagon R, Suzuki  XL7, dan New Suzuki Carry,” ungkap Donny Saputra.

Sementara negara tujuan ekspor Suzuki adalah Pakistan, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Meksiko.

“Jadi kami tidak hanya melakukan ekspor di wilayah Asia Tenggara. Tapi juga ke Amerika Latin,” tutup Donny Saputra.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close