Trending

Bun, anaknya jangan diajak jalan-jalan dulu ya…Kasus Covid-19 pada anak di Jakarta makin banyak

Jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta semakin banyak. Tak sedikit dari jumlah yang positif adalah usia anak-anak. Yuk, jaga anak-anak kita agar tak tertular Covid-19 dengan mengurangi mobilitas di luar rumah. Simak penjelasannya ya, Bun….

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta makin gencar melakukan testing, tracing, dan treatment atau 3T. Hasilnya, ditemukan sejumlah kasus baru yang diderita anak di bawah usia 18 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini, Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta hari ini melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) terhadap 16.636 orang. Hasilnya, 5.582 positif dan 11.054 negatif.

“Dari 5.582 kasus positif, 655 kasus adalah anak usia 6 sampai 18 tahun. Lalu 224 kasus adalah anak usia 0 sampai 5 tahun,” ujar Dwi seperti dilansir dari rm.id, Minggu (20/6/2021).

Sisanya, 4.261 kasus adalah usia 19 sampai 59 tahun. Sementara usia di atas 60 tahun ditemukan sebanyak 442 kasus.

“Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari keluar rumah dan membawa anak-anak,” imbau Dwi.

Adapun distribusi 5.582 kasus positif hari ini, yaitu Kepulauan Seribu 7 kasus, Jakarta Barat 1.220 kasus, Jakarta Pusat 669 kasus, Jakarta Selatan 1.082 kasus, Jakarta Timur 1.562 kasus, dan Jakarta Utara 1.042 kasus.

Sementara itu, kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak antara lain Cengkareng 238 kasus, Penjaringan 208 kasus, Tanjung Priok 206 kasus, dan Cilincing 202 kasus.

Jumlah tes yang sesuai standar dari World Health Organization (WHO) adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu belakangan. Dalam seminggu terakhir ada 103.210 orang yang dites PCR. “Sementara total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 396.394 per sejuta penduduk,” terang Dwi.

Naik terus

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 3.030 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 30.142 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Ilustrasi anak mengenakan masker. Foto: Ist
Ilustrasi anak mengenakan masker. Foto: Ist

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 474.029 kasus. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 435.982 dengan tingkat kesembuhan 92 persen dan total 7.905 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen. Secara nasional, tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 25,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,2 persen. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan. Begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri.

“Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha,” pungkas Dwi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close