Trending

Analisa kekuatan militer China vs India, dua-duanya sama-sama mengerikan

Ketegangan antara militer China dan India terus terjadi beberapa waktu belakangan. Hubungan keduanya semakin mendidih usai pecahnya bentrok yang berlangsung di Ladakh, di mana 20 personel Angkatan Darat India dilaporkan tewas.

Sementara China, memilih tidak merilis korban jiwa atas bentrok tanpa senjata api tersebut.

Baca Juga: Masa kecil kelam John Kei, miskin dan diadu kelahi

BentrokanChina vs India akibat persoalan sengketa perbatasan ini diketahui merupakan konfrontasi terbesar antara kedua militer, setelah bentrokan keduanya secara fisik juga pernah terjadi di Nathu La pada 1967 silam. Saat itu, India kehilangan 80 tentaranya, sementara China kehilangan 300 personel tentaranya.

Disitat Indiatoday, Selasa 23 Juni 2020, walaupun de-eskalasi saat ini sedang berlangsung, tentu menarik untuk disimak soal bagaimana kesiapan tempuran militer India dan China jika perang benar-benar tak lagi terelakkan?

Tentara China dan India. Foto: Asiatimes
Tentara China dan India. Foto: Asiatimes

Apakah benar China jauh lebih superior seperti yang disampaikan banyak sekali pengamat. Setidaknya studi terbaru Belfer Center di Harvard dan Pusat Keamanan Amerika Baru (CNAS) baru-baru ini menggambarkannya secara gamblang.

Kekuatan angkatan darat China dan India

Dalam laporan CNAS, disebutkan jika anggaran pertahanan Beijing pada tahun 2019 menjadi lebih dari lima kali lipat anggaran New Delhi. Bukan cuma itu, militer China tampaknya juga memiliki keunggulan kuantitatif –yang terus meningkat– atas angkatan bersenjata India.

Andai perang darat dilakukan, China saat ini memiliki kekuatan lebih besar. Mereka punya pasukan Angkatan Darat PLAGF dengan hampir 1,6 juta tentara aktif, terbesar di dunia. Sementara Angkatan Darat India, memiliki 1,2 juta tentara, atau berada di tempat kedua atau ketiga terbanyak di dunia.

Pasukan militer India dan China
Pasukan perbatasan India dan China Foto: The Print

Walau begitu, laporan CNAS memuji pengalaman dan kemampuan perang yang dimiliki India, dan sudah teruji sejak perang Sino-India 1962, dan kala berjuang dalam konflik Kargil tahun 1999 saat perselisihan dengan Pakistan.

“Pasukan barat telah menyatakan kekagumannya terhadap kreativitas taktis tentara di India yang memiliki kemampuan beradaptasi tinggi,” menurut laporan itu.

Persenjataan nuklir

Lantas, bagaimana dengan perbandingan persenjataan serta kekuatan serangan nuklir?

Ketika sampai pada kekuatan serangan nuklir, laporan Belfer mengatakan bahwa, secara keseluruhan, 104 rudal Tiongkok diperkirakan dapat menyerang seluruh atau sebagian India.

Ancaman senjata nuklir Tiongkok terdiri dari rudal balistik darat dan laut serta jet-jet canggih yang mungkin muncul sebagai pembom nuklir.

Sementara India, juga memiliki pasukan yang selama ini ditempatkan dekat dengan Pakistan. Walau begitu, mereka punya sepuluh peluncur Agni-III yang daya jelajahnya bisa mencapai banyak titik di daratan China.

Selain itu, delapan peluncur Agni-II yang dimiliki dapat mencapai China bagian tengah. Sama-sama mengerikan bukan?

Walau begitu, tentu kita semua berharap agar keduanya tak jadi perang ya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close