Hot

Anang Hermansyah ngaku pernah diajak korupsi di DPR hingga ditawari suap: Terang-terangan

Figur publik yang juga pernah duduk di bangku parlemen, Anang Hermansyah buka-bukaan soal pengalamannya saat menjadi anggota DPR. Anang menyebut bahwa menjadi anggota DPR haruslah ‘kuat’ dan ‘berhati-hati’. Ia juga tak menampik adanya oknum-oknum tak bertanggung jawab di DPR.

“Di DPR tuh enak juga, tapi kalau enggak kuat bisa tergelincir. Lima tahun alhamdulillah harus kuat, wajib kuat. Ya hati-hati karena bisa bahaya. Godaannya luar biasa kan kekuasaannya kuat orang DPR. Ya memang sih kadang-kadang liat beberapa oknum-oknum yang memanfaatkan kekuasaan di DPR kadang-kadang, sayang gitu kalau ada di DPR,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Selasa, (14/09/21).

Kendati begitu, Anang mengklaim dirinya tak pernah melakukan korupsi. Ia mengaku paling takut untuk mengambil hak rakyat.

Anang dan Ashanty
Anang dan Ashanty. Foto: Instagram

“Wah paling takut aku (korupsi). Kasian, jangan duitnya rakyat, kasian. Kan aku udah dibayar rakyat, enggak (korupsi).”

Pelantun lagu ‘Separuh Jiwaku Pergi’ tersebut juga mengakui pernah menerima ajakan untuk melakoni rasuah. Namun, ia menolak tawaran tersebut dan beruntungnya tak mendapatkan masalah apa pun dari oknum yang bersangkutan.

“Kan aku bilang godaannya parlemen itu luar biasa. Ya nyerempet-nyerempet diajakin (korupsi) ya ada, cuman kan kembali ke kita. Ya harusnya enggak ada masalah (kalau menolak ajakan korupsi). Orang-orang DPR baik-baik juga, (oknum) kecil lah.”

Tak hanya itu, Anang juga pernah ditawari uang suap untuk melancarkan proyek-proyek tertentu.

Anang Hermansyah
Anang Hermansyah Foto: Suara

“Ya ada lah (nyogok) terang-terangan, ngomong. Ya minta bantuan dimasukkan (proyeknya). Ya aku bilang. “Ikutin aturannya aja karena keputusan bukan di Anang, ini keputusan bersama’,” ujarnya.

Pilih untuk tak kembali mencalonkan diri, Anang Hermansyah mengaku lebih ingin berkarir di luar perlemen dibanding menjadi anggota DPR. Ia juga menyebut bahwa penghasilannya dari menjadi seniman lebih besar dibanding saat duduk di parlemen.

“Ashanty sih waktu itu (bilang) ‘Yaudah lah kamu enggak usah di sana lagi lah. Ya aku bilang memang aku kepengen di luar setelah aku tau parlemen, belajar perlemen, banyak hal baik di parlemen aku pelajarin,” ujarnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close