News

Ancaman Ganjar akan seret siapapun ke Jakarta, jika lakukan hal ini

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengancam siapapun yang melakukan hal tidak baik di saat pandemi Covid-19 akan diseret langsung ke Jakarta. Hal tersebut diungkapnya saat melakukan halal bihalal virtual bersama paguyuban warga Jateng yang tinggal di Jabodetabek.

Ganjar menyebutkan siapapun tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan pandemi covid-19 untuk mencari kesempatan memperkaya diri sendiri. Terlebih orang tersebut tengah menjabat dan diberi kepercayaan oleh warga Jateng khususnya.

“Tidak boleh hari ini ada pemimpin yang mikir duit, apalagi mikir korupsi dan dodolan (jualan). Meski semuanya serba dilonggarkan, jangan sampai kita mengambil kesempatan dalam kesempitan,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah saat sidak di lapangan
Aksi Ganjar Pranowo saat sidak di lapangan Foto: Antara

Dirinya menambahkan, bahwa tidak boleh satupun orang yang memanfaatkan kondisi di tengah kesulitan warga yang menghadapi wabah Covid-19 saat ini. Seluruh orang tengah susah dan membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Tak lupa, ditegaskannya. Seluruh pemimpin harus melakukan segala upaya membantu warganya dengan integritas dan pengabdian nyata dalam penanganan wabah covid-19. Jejaring sosial merupakan harapan warga mendapatkan bantuan untuk menjaga keamanan dan kesehatan di tengah sulitnya kondisi yang terjadi.   

Baca Juga: Ramalan Ganjar jelang lebaran, soal 1 juta orang siap geruduk Jateng

“Saya kenceng betul soal ini dan saya sudah ingatkan, minimal yang ada di Jawa Tengah, kalau ada diantara panjenengan yang korupsi pengadaan, ngemplang, njupuk duit (ambil uang) dan sebagainya, langsung tak pecat terus tak terke ning KPK (langsung saya pecat dan saya antar ke KPK),” tegasnya.

Hadirnya bantuan yang diberikan pemerintah kepada rakyat seluruh Indonesia, disalurkan melalui pemerintah provinsi, harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Seluruh bantuan diberikan sebagai tanggung jawab pemerintah kepada rakyat dan harus sampai langsung ke tangan rakyat.


Bukti Integritas inilah yang menurut Ganjar harus dilakukan seluruh pemimpin yang ada di Jawa Tengah, sebagai wujud pengabdian besar dan kontribusi dalam menanggulangi wabah Corona yang terjadi saat ini.

Jokowi dan Ganjar Pranowo
Jokowi dan Ganjar Pranowo dalam sebuah kunjungan kerja di Kota Semarang. Foto Instagram @ganjarpranowo

Warga Jating yang mudik kecil

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meramalkan akan ada sekira 1 juta orang akan geruduk wilayah Jawa Tengah menjelang lebaran. Kondisi ini akan terjadi dalam beberapa hari kedepan, dimana para perantau akan masuk ke Jawa Tengah.

Angka tersebut diprediksi bisa tercapai bahkan lebih, mengingat dari data yang diungkap Ganjar, saat ini semasa pandemi covid-19 sudah ada sekira 860 orang dari beberapa wilayah di Jabodetabek telah masuk ke Jawa Tengah.

Jumlah tersebut diperkirakan akan lebih saat menjelang lebaran hingga mencapai sekira 1 juta orang. Demikian disampaikan Ganjar saat mengisi diskusi daring yang digelar CISDI bertajuk “Kendali Penanganan Covid-19: Milik Pusat atau Daerah?. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto Instagram @ganjar_pranowo

 “Hari ini tercatat sejak Februari 2020 sudah masuk ke Jawa Tengah sekitar 860 ribuan dan sampai lebaran kurang lebih sekitar 1 juta warga yang pulang ke Jateng,” kata Ganjar Pranowo. Seperti dilansir Rmol Rabu 20 Mei 2020

Jumlah pemudik yang akan mencapai 1 juta orang, menurut Ganjar merupakan warga perantau dari Jawa Tengah yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang (Jabodetabek). Angka ini terbilang cukup sedikit dibanding musim mudik tahun lalu.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close