Trending

Anggota DPR harus dapat ruang ICU, PSI: Rakyat menderita, buang jauh selamatkan diri

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay yang menyatakan tak ingin lagi ada anggota DPR yang tidak mendapatkan ruang ICU di rumah sakit. Saleh menyampaikan itu lantaran rekannya sesama fraksi meninggal dunia karena tak mendapatkan ruang ICU.

PSI menilai pernyataan Ketua PAN itu mencerminkan cara pandang yang mementingkan diri dan kelompok sendiri, tidak punya hati nurani. PSI menilai seharusnya Saleh marah dan sedih bila rakyat biasa meninggal dunia karena tidak mendapatkan layanan medis.

Hidup anggota DPR masih layak, rakyat menderita

Rapat pengusulan RUU HIP
Rapat pengusulan RUU HIP Foto: Antara

Juru Bicara DPP PSI bidang kesehatan, Christian Widodo mengatakan tidak seharusnya seorang politisi berpikiran sempit semacam itu. Dalam kondisi krisis semacam itu, rakyat jauh lebih menderita di masa pandemi dan terutama PPKM Darurat ini.

“Banyak rakyat bahkan tak punya lagi penghasilan di masa PPKM Darurat. Sementara, para anggota DPR masih menikmati hampir semua keistimewaan sebagai pejabat, hidup mereka masih sangat layak,” ujar Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut dalam keterangan tertulisnya, Kamis 15 Juli 2021.

Ketimbang meminta prioritas semacam itu, Christian meminta seluruh anggota dan DPR mencurahkan waktu dan energi untuk membantu rakyat yang terdampak pandemi.

“Ini saatnya membantu rakyat dengan lebih nyata. Mungkin dengan membantu percepatan vaksinasi atau membagikan Rice Box seperti PSI. Buang jauh-jauh pikiran untuk sekadar menyelamatkan diri dan kelompoknya sendiri,” kata Ketua DPW PSI Nusa Tenggara Timur tersebut.

Anggota DPR harus dapat ruang ICU

Politisi PAN Saleh P Daulay. Foto: Instagram Saleh Daulay.
Politisi PAN Saleh P Daulay. Foto: Instagram Saleh Daulay.

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengaku kehilangan atas meninggalnya anggota DPR RI Fraksi PAN John Siffy Mirin karena Covid-19.

“Saya tidak mau lagi misal mendengar ada anggota DPR yang tidak dapat tempat ICU, seperti yang dialami anggota Fraksi PAN saudaraku John Siffy Mirin, anggota DPR dari Papua Fraksi Partai Amanat Nasional tidak dapat ICU, ya,” kata Saleh dalam rapat Komisi IX Selasa 13 Juli yang dihadiri secara virtual oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Saleh juga mendukung usulan dari Wasekjen DPP PAN Rosaline Rumaseuw yang meminta pemerintah membuat rumah sakit khusus pejabat. Usulan ini menurutnya bisa dibahasa.

Meski dihujani kritik, Saleh menjelaskan usulan itu benar-benar emosi dari hati karena melihat susahnya bertahan hidup tanpa fasilitas kesehatan yang memandai.

“Ini yang dipertimbangkan anggota kita (Rosaline) sampai ada yang emosional minta RS khusus pejabat. Itu sebenarnya karena emosional bukan dari hati. Karena dia lihat sendiri betapa susahnya orang bertahan hidup tanpa ada bantuan alat kesehatan memadai di tengah serangan Covid-19 yang dahsyat itu,” kata Saleh dikutip dari Suara.com.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan tidak akan ada pendirian rumah sakit Covid-19 khusus untuk pejabat.

Kemenkes dengan tegas menolak usulan yang pertama kali disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Rosaline Irene Rumaseuw.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close