Trending

Annisa Pohan kelimpungan sana sini cari ICU di RS, sampai ‘menangis’

Keterbatasan ruang perawatan intensif (ICU) di rumah sakit untuk pasien Covid-19 bukan hanya menjadi kecemasan warga kebanyakan saja lho. Malahan kaum elite pun resah dengan keterbatasan ruang ICU di masa pandemi ini. Termasuk Annisa Pohan, kelimpungan sana sini cari ICU di rumah sakit, dan ternyata rata-rata terisi penuh. Dia pun ‘menangis’.

Istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu merasa sedih sebab dampak dari keterbatasan ICU di rumah sakit di masa pandemi ini, orang-orang di sekitarnya meninggal dalam keadaan Covid-19.

Annisa Pohan cari ICU, kelimpungan sana sini

Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak

Istri AHY curhat keterbatasan ruang ICU di rumah sakit di masa pandemi ini. Dalam kicauannya di aku Twitternya, Annisa Pohan merasa tak bisa berbuat banyak untuk menolong orang sekitarnya yang terkena Covid-19.

Baca Lainnya

  • Dia mengakui umur seseorang memang takdir dari Tuhan, namun upaya untuk menyembuhkan pasien Covid-19 kadang terkendala dengan keterbatasan fasilitas kesehatan di rumah sakit.

    Annisa juga curhat mengeluh soal fasilitas ICU yang kurang, misalnya alat bantu pernafasan untuk pasien.

    “Terlalu banyak di sekitar saya yang meninggal karena Covid & butuh ICU RS tapi tidak tersedia. saya kelimpungan cari kanan kiri penuh semua ICU RS. Memang umur manusia itu haknya Allah SWT yg tentukan,tp kok saya merasa mau berikhtiar tidak bisa maksimal karena fasilitas ICU yang kurang,” ujar Annisa Pohan berkicau dikutip Jumat 22 Januari 2021.

    Berkaitan dengan keresahannya tersebut, Annisa bertanya kepada warganet yang tahu, apakah ada wacana penambahan ICU dan alat bantu pernafasan di fasilitas kesehatan di Indonesia ini mengingat kasus Covid-19 makin melonjak belakangan ini.

    “Mohon pencerahannya supaya ada harapan baru untuk kita semua,” tulis Annisa diakhiri dengan emotikon menangis.

    Pemerintah tambah ruang ICU

    Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak
    Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak

    Pemerintah aslinya sadar soal keterbatasan ICU dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia. Makanya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sudah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Airlangga meminta Menkes menambah volume tempat tidur di rumah sakit pemerintah, rumah sakit umum atau RSUD.

    Dikutip dari Okezone, Airlangga mendapatkan data keterisian ruang ICU sudah mencapai 70 persen, dan makin penuh dengan melonjaknya kasus Covid-19.

    Untuk itu, dia pun memperpanjang pemberlakuan peembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama dua pekan dari 26 Januari hingga 8 Februari. Hal ini dilakukan agar ruang ICU kembali bertambah dalam menangani pasien Covid-19.

    “Makanya ini menjadi dasar perpanjangan PPKM dengan demikian kita berharap selama perpanjangan itu ada penambahan ruang ICU,” ujar Airlangga dalam siaran pers virtual kemarin.

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close