Lifestyle

Antipamer harta, Youtuber kaya raya ini justru senang hidup sederhana di desa

Memamerkan kehidupan mewah dan harta melimpah belakangan selalu dipertontonkan para Youtuber kaya. Hal ini pula setidaknya yang terlihat pada konten-konten Youtuber di Tanah Air dan luar negeri.

Mereka seolah berlomba-lomba memperlihatkan keindahan hidup, mulai dari hobi jetset, dan aroma surga dunia.

Baca juga: Dinasehatin warganet karena posenya bikin birahi anak Mona Ratuliu: Bacot!

Tetapi pernahkah Anda mendengar nama Li Ziqi, Youtuber yang menyandang gelar ‘kaya’ di China, namun hidup sangat sederhana? Ya, dia adalah wanita muda berusia 29 tahun yang kini digemari penontonnya karena kesederhanaan. Seperti apa kisahnya? Berikut ulasannya:

Masuk Youtuber terkaya di China

Dalam catatan yang dihimpun redaksi, Li Ziqi kini masuk dalam jajaran Youtuber paling kaya di China, dengan pendapatan sekira 168 milion Yuan atau setara Rp346 miliar.

Dengan pendapatan sebegitu besar, tentu menjadi hal yang mudah baginya untuk membeli apa saja yangd ia mau untuk dipamerkan.

Youtuber kaya raya asal China Li Ziqi. Foto: SCMP.
Youtuber kaya raya asal China Li Ziqi. Foto: SCMP.

Walau begitu, dia ternyata malah asyik untuk tinggal di sebuah tempat terpencil di Provinsi Sichuan, China. Tak seperti selebriti online lainnya, meskipun dia terkenal, namun Li ziqi selalu mengenakan Hanfu versi modifikasi (sejenis Han Pakaian tradisional China).

Dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post baru-baru ini, Li Ziqi mengungkap siapa dia sebenarnya.

Menurut Li, dia tidak memiliki masa kecil yang bahagia, seperti kebanyakan anak-anak lain. Saat dia masih kecil, orangtuanya bercerai dan ayahnya meninggal. Kemudian, dia mulai tinggal bersama kakek-neneknya.

Hidup mereka miskin, tetapi juga relatif stabil. Kakek Li Ziqi adalah seorang juru masak yang bekerja di pedesaan. Ketika ada acara berlangsung, baik itu pernikahan atau pemakaman, kakeknya akan bertanggung jawab memasak.

Dalam video, dia menunjukkan cara memasak berbagai hidangan yang dia pelajari dari kakeknya. Selain memasak, dia juga belajar cara membuat keranjang bambu, memancing, menanam sayuran, dan melakukan pekerjaan tukang kayu dari kakek-neneknya.

Pada usia 14 tahun, dia pernah mengadu nasib, melakoni berbagai pekerjaan dan hidup luntang-lantung. Li Ziqi putus sekolah dan mencoba untuk menghidupi dirinya sendiri dengan melakukan berbagai pekerjaan. Dia belum diperlakukan dengan baik, juga nasibnya tidak begitu bagus di tahap awal hidupnya.

Dia berjuang keras untuk bertahan hidup – dia kelaparan, tidur di gua di bawah jembatan, bekerja sebagai pelayan, tukang listrik, menjual Hanfu, dan dia bahkan bekerja sebagai DJ di klub malam.

Namun, setelah bekerja selama 7 hingga 8 tahun, dia akhirnya mengetahui apa yang sebenarnya dia inginkan. Itu juga membantunya mengembangkan kemampuan untuk berpikir dan menilai secara mandiri.

Juga dengan segala pengalaman yang dipunyainya, dia bisa merasakan ‘bahaya’. Apa pun yang terjadi, ia harus menabung di rekening banknya jika terjadi keadaan darurat.

Hidup berubah usai sang nenek sakit

Pada tahun 2012, neneknya menderita penyakit serius. Li Ziqi memutuskan untuk berhenti dan kembali ke kampung halamannya agar bisa merawat neneknya.

Di sana, dia memulai hidup tenang dan hidup normal di pedesaan. Seperti mulai bekerja pagi-pagi sekali dan pulang malam hari. Seperti petani lain yang mencari nafkah di pertanian.

Empat tahun tinggal di desa, barulah Li memutuskan untuk merekam kesehariannya dan mengunggah di media sosial. Keahlian menggunakan perangkat teknologi dan mengedit video, dikatakannya, dipelajari saat menjadi DJ di kota.

Youtuber kaya raya asal China Li Ziqi. Foto: SCMP.
Youtuber kaya raya asal China Li Ziqi. Foto: SCMP.

Dalam tiap video, Li Ziqi tak pernah bicara. Tetapi yang menarik, konten rutinitasnya membuat makanan untuk sang nenek, yang kerap ia tampilkan pula di video justru disukai banyak orang.

“Saat ini banyak orang yang merasa stres setelah menjalani kehidupan sehari-hari. Jadi ketika mereka menonton video saya di akhir hari yang sibuk, saya ingin mereka bersantai dan mengalami sesuatu yang menyenangkan, untuk menghilangkan sebagian dari kecemasan dan stres mereka,” kata dia.

“Saya hanya ingin orang-orang di kota tahu dari mana makanan mereka berasal.”

Karena kontennya yang menarik, Li kemudian dianggap sebagai ‘Wonder Woman’ di mata penggemarnya, karena dia dapat mencapai apa yang orang normal tidak bisa dapatkan.

Bagi orang-orang yang tinggal di kota, ini bagai menemukan hal baru tak diketahui dan menjelajahi cara hidup ideal di pertanian. Orang-orang mengaguminya, terutama karena dia menggunakan caranya sendiri untuk menggabungkan unsur-unsur China kuno dan kehidupan modern, menunjukkan kepada pirsawannya kehidupan pastoral tradisional China dan proses produksi makanan China.

Video-videonya sepenuhnya menjelaskan konsep tradisional keluarga China, pemikiran Taois tentang keharmonisan antara manusia dan alam.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
X
Close