Trending

Kapolres nangis, aparat copoti baliho Habib Rizieq sangat santun adab akhlak luar biasa

Pencopotan baliho Habib Rizieq Syihab di Pontianak Kalimantan Barat berlangsung sangat santun beradab dan luar biasa tidak menimbulkan ketegangan. Aparat kepolisian dan TNI bareng-bareng berkoordinasi dengan FPI Kalimantan Barat dalam mencopoti baliho Imam Besar FPI tersebut. Suasana berjalan khidmat meski sedih, sampai-sampai Kapolres nangis dengan proses mulus ini.

Penertiban baliho Habib Rizieq di Pontianak ini beda dengan daerah lainnya. Setelah aparat menurunkan baliho tokoh sentral FPI itu, aparat kepolisian dan TNI menyerahkan baliho Habib Rizieq kepada pengurus FPI Kota Pontianak. Tidak ada kemarahan semua berjalan damai.

Baca juga: Mengapa Indonesia tidak jadi negara Islam? Ini jawaban cerdas Gus Dur

Video viral pencopotan baliho HRS

Pencopotan baliho Habib Rizieq
Pencopotan baliho Habib Rizieq. Foto Instagram @sailendra.utama

Viral di Twitter, proses FPI Pontianak Kota menerima baliho Habib Rizieq yang dicopot oleh aparat kepolisian dan TNI.

Proses damai penertiban baliho Habib Rizieq ini tak lepas dari koordinasi antara Polres, Kodam, pemuka agama dan pengurus FPI Kalimantan Barat dan Kota Pontianak.

Pada video vnyaris 2 menit itu, seorang mewakili FPI menyampaikan rasa sedih sekaligus syukur karena pencopotan baliho Habib Rizieq berjalan lancar.

“Pada hari ini dengan hari yang sangat sedih, hati paling dalam kita bersedih tapi Alhamdulillah kita punya imam besar sudah berada di Indonesia, sudah pulang dengan selamat. Alhamdulillah dari pihak Polda Polres Pontianak Kota dan Polsek Pontianak Timur, beserta Kodam sudah berkoordinasi para petinggi dari FPI di Kalbar, Pontianak untuk menertibkan baliho kedatangan Imam Besar umat Islam Indonesia, Muhammad Habib Rizieq bin Syihab,” ujar pria perwakilan FPI itu dikutip dari akun @Bang_Has1705.

Copot baliho Habib Rizieq dengan sangat santun beradab

Baliho Habib Rizieq Syihab
Baliho Habib Rizieq Syihab di Kampung Melayu Jakarta Timur. Foto Twitter @gatse8

FPI Pontianak Kota mengakui penertiban baliho Habib Rizieq berjalan dengan damai, tak lepas dari akhlak aparat kepolisian dan TNI yang sebelumnya sudah brkoodinasi dan meminta izin mencopoti baliho ke pengurus FPI di sana.

Karena sikap tersebut, FPI mengapresiasi aparat kepolisian dan TNI.

“Untuk itu kami atas nama warga kota Pontianak, umat Islam kota Pontinanak Kalimantan Barat, berterima kasih,” kata pria tersebut.

Perwakilan FPI menyinggung adab aparat yang tidak sepihak dalam menurunkan baliho Imam Besar FPI tersebut.

“Ini penertiban yang sangat luar biasa, sangat baik, sangat santun. Kami dari awal kalau seandainya tidak santun halnya pasti akan lain tak seperti ini. Alhamdulilah karena koordinasi, karena kebijakan yang sangat luar biasa, adab dan akhlak yang santun yang diberikan kepada kami, Insya Allah kami masyarakat umat Islam Kalbar siap menerima seperti ini,” ujar pria tersebut.

Kapolres nangis

Pria tersebut menyampaikan berkat pencopotan baliho yang diawali dengan adab santun dan akhlak, membuat suasana bercampur aduk. Rasa sedih syukur dan bangga dengan proses damai ini. Sampai-sampai membuat Kapolres Pontinak terharu nangis.

“Kapolres sangat bersedih karena dengan kejadian seperti ini, dengan berat hati tidak ada yang mudah menerima seperti ini. Bahkan Kapolres pun menangis dengan melihat kejadian seperti ini,” ujar pria tersebut.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close