Hot

Aska Ongi ngaku korban KDRT, pengacara Aliff Alli: Darah itu gegara operasi plastik

Aska Ongi mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh aktor Aliff Alli. Ia pun membagikan beberapa potret memar di tubuhnya. Namun, hal ini dibantah oleh pengacara Aliff. Menurutnya, darah yag keluar dari hidung Aska Ongi bukanlah akibat kekerasan, melainkan operasi plastik.

Seperti apa pernyataan pengacara Aliff Alli selengkapnya? Yuk, simak artikel berikut!

Aska Ongi. Foto: Instagram
Aska Ongi. Foto: Instagram

Pengacara Aliff Alli, Asgar Sjarfi, membantah tudingan KDRT yang disuarakan Aska Ongi. Menurutnya, tidak ada bekas benturan di hidung Aska Ongi yang menyebabkan darah.

“KDRT tidak ada, laporan polisi sampai sekarang tidak ada. Itu yang nanti akan kami buat laporan balik mengenai hal tersebut. Seperti contoh, ada darah di hidung Ibu Aska, tapi tidak ada benturan di hidungnya sendiri. Darah itu dari mana? Kami mempunyai hak jawab,” ujarnya dilansir dari laman Insertlive pada Kamis, 14 Januari 2021.

Ia mengatakan bahwa darah tersebut merupakan mimisan akibat operasi plastik. Menurut Asgar, Aliff mengakui pernah mengantarkan Aska untuk melakoni operasi plastik.

“Ibu Aska sendiri, maaf saya bilang, hidungnya itu secara esteteika tidak simetris. Jadi dia melakukan operasi plastik. Kami tahu operasi plastik di mana karena Saudara Aliff dan teman-temannya sering mengantarkan, Ibu Aska sering mimisan.”

Memar di tubuh Aska Ongi. Foto: Instagram
Memar di tubuh Aska Ongi. Foto: Insertlive

Ia menyebut bahwa hasil visum tidak menunjukkan adanya bekas pukulan. Lantaran hal ini, pengacara mengaku akan melaporkan balik Aska Ongi.

“Tidak ada di hasil visumnya sama sekali yang menyatakan pukulan kepada Aska. Itu yang nanti kami akan laporkan balik.”

Pengacara juga menyebut bahwa motif di balik laporan Aska Ongi adalah cemburu. Menurutnya, Aska pernah mendapati Aliff tengah melakukan video call dengan perempuan lain.

“Kita semua tahu dan saya saksinya, dan bersama kawan-kawan Pak Aliff sendiri, bahwa modus dari Aska ini adalah cemburu. Dimulai ketika dia melihat WA Pak Aliff, disangka Pak Aliff itu sedang video call dengan wanita lain. Di situlah Aska melaporkan ke polisi.”

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close