Hobi

Astronot di ISS berhasil tangkap penampakan aurora, indah banget!

Astronot berkesempatan melihat aurora yang menakjubkan dari atas Selandia Baru dan Antartika di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada awal bulan ini. Gambar aurora Australis itu pun berhasil diabadikan dan dibagikan ke media sosial.

“Saya menangkap aurora ini tepat saat matahari terbit di orbit dimulai. Menakjubkan!” tulis astronot NASA Shane Kimbrough pada 12 Oktober lalu. Dalam cuitan Shane, terlihat aurora bersinar hijau terang sementara Bumi gelap nyaris tidak diterangi cahaya.

Muslima Fest

Fenomena aurora sendiri terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari, yang dikenal sebagai angin matahari, mengalir di sepanjang garis medan magnet Bumi dan berinteraksi dengan atmosfer kita. Saat partikel dibelokkan oleh medan magnet ke kutub planet kita, interaksinya dengan atmosfer membuang energi dan menyebabkan atmosfer bersinar.

Foto penampakan aurora dari atas ISS yang diambil oleh astronot Shane Kimbrough. Foto: Twitter
Foto penampakan aurora dari atas ISS yang diambil oleh astronot Shane Kimbrough. Foto: Twitter

Menyadur Space, 19 Oktober 2021, matahari agak dekat dengan awal siklus matahari, yang berlangsung sekitar 11 tahun. Setiap siklus memiliki fase maksimum, di mana ada lebih banyak aktivitas matahari yang dimanifestasikan sebagai semburan matahari dan lontaran massa korona, yang dapat menyebabkan aurora jika ada partikel yang mengalir ke arah Bumi.

Meskipun saat ini kita tidak mendekati fase maksimum, para astonot memiliki sudut pandang yang bagus dari ISS, sekitar 400 km di atas Bumi, tanpa atmosfer yang mengganggu pandangan.

Sementara astronot lain asal Perancis, Thomas Pesquet mengatakan pemandangan indah aurora itu akhirnya berakhir setelah sinar matahari menerpa.

Foto penampakan aurora dari atas ISS yang diambil oleh astronot Thomas Pesquet. Foto: Twitter
Foto penampakan aurora dari atas ISS yang diambil oleh astronot Thomas Pesquet. Foto: Twitter

“Pemandangan di timelapse ini melewati aurora untuk mengagumi bintang-bintang dan kemudian diliputi oleh matahari terbit,” tulis Pesquet dalam tweet yang diposting pada Minggu, 17 Oktober lalu.

Meskipun indah, ternyata aurora memiliki bahaya yang bisa mengancam para astronot, yakni radiasi. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sendiri memiiki protokol radiasi untuk para astronot, guna terhindar dari efek buruk dari peristiwa radiasi di orbit, yang bisa menyebabkan kanker.

NASA juga dilaporkan sedang menyelidiki paparan astronot di tujuan luar angkasa masa depan seperti bulan dan Planet Mars.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close