Trending

Kejutan! Atasi macet Jabodetabek, Kemenhub siap uji coba mobil terbang

Permasalah macet di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) jadi PR bersama sejumlah pihak pemerintah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut salah satu cara mengatasi macet di Jabodetabek ialah dengan mobil terbang.

Dirjen (Direktorat Jenderal) Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi mobil terbang harus lebih dulu digodok secara matang sebelum nantinya bisa digunakan secara massal.

Kemenhub sendiri menyambut baik perkembangan teknologi transportasi yang ada. Terlebih hal itu bisa membantu mobilitas dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi, jasa, barang, hingga masyarakat.

Potret kemacetan di DKI Jakarta. Foto: Antara
Potret kemacetan di DKI Jakarta. Foto: Antara

Pihaknya juga menegaskan aspek keselamatan dan keamanan harus selalu menjadi faktor utama dalam setiap lini transportasi.

“Kemenhub menyambut baik pengembangan teknologi ini demi menciptakan kota masa depan yang lebih baik,” kata Novie dalam acara seminar virtual bertajuk ‘Masa Depan Mobilitas Udara Perkotaan Jabodetabek’ dikutip Hops pada Jumat, 22 Oktober 2021.

“Namun, perumusan peraturan maupun kebijakan untuk mobil terbang harus dilakukan secara komprehensif dan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru di sektor transportasi tersebut,” sambungnya.

Novie lantas menyampaikan, nantinya ke depan penggunaan mobil terbang dapat sangat membantu masyarakat, oleh sebabnya Jabodetabek harus mulai mempertimbangkan moda transportasi berbasis udara dalam mengatasi kemacetan.

“Jabodetabek diprediksi jadi kota metropolitan terbesar kedua di dunia setelah Tokyo, Jepang. Kawasan ini memiliki fungsi ekonomi yang semakin besar dan akan berdampak pada kebutuhan mobilitas yang tinggi,” tutur Novie.

Siap uji coba!

Ilustrasi mobil terbang. Foto: EuroNews
Ilustrasi mobil terbang. Foto: EuroNews

Sementara, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti menjelaskan, salah satu transportasi udara yang sedang gencar dikembangkan adalah electric vertical take off and landing (eVTOL) aircraft atau akrab disebut taksi terbang atau mobil terbang.

“Ini menjadi solusi untuk masalah transportasi yang jamak dihadapi kota besar,” ungkap Polana.

Dia pun memaparkan, dalam waktu dekat rencananya ada taksi terbang yang akan diujicobakan di Bali.

Pemilihan Bali sebagai tempat uji coba lantaran sudah dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Oleh karena itu, lanjut dia, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat Jakarta tertarik mengadopsi teknologi urban air mobility itu untuk menjadi alternatif transportasi di tengah padatnya lalu lintas Ibu Kota.

“Uji coba dan pengoperasian kendaraan yang diklaim lebih ramah lingkungan ini merupakan cikal bakal pengembangan urban air mobility di Indonesia,” imbuhnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close