Hot

Ayus Sabyan minta maaf, pakar mikro ekspresi sebut masih ada satu hal yang janggal

Ayus Sabyan telah merilis permintaan maaf atas isu perselingkuhannya dengan Nissa. Video permintaan maaf Ayus Sabyan tak hanya ramai ditanggapi oleh warganet, tetapi juga oleh pakar mikro ekspresi. Baru-baru ini, pakar mikro ekspresi Kirdi Putra menyampaikan analisisnya terkait video permintaan maaf Ayus Sabyan.

Seperti apa pernyataan pakar mikro ekspresi? Simak artikel berikut selengkapnya!

Ayus Sabyan
Ays Sabyan foto: Instagram

Pakar mikro ekspresi Kirdi Putra menyebut bahwa Ayus Sabyan cukup tenang dan natural dalam menyampaikan permintaan maaf. Ia juga mengemukakan dua faktor yang kemungkinan membuat Ayus cukup tenang sebagaimana berikut.

Baca Lainnya

  • “Satu, memang istilahnya enggak ada beban apa-apa, seperti enggak ada kejadian-kejadian sebelumnya dan lain sebagainya yang cukup menghebohkan sehingga itu kayak konten biasa yang dibawakan dengan tenang. Yang kedua adalah, bisa jadi itu sudah dirancang atau direncanakan… bisa beberapa menit sebelumnya, beberapa jam sebelumnya, bisa dibantu beberapa temen-temen misalnya,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Esge Entertainment pada Selasa 23 Februari 2021.

    Lebih lanjut, ia menyebut ada tiga hal yang harus dipenuhi agar permintaan maaf seseorang dapat dinilai tulus. Ketiganya adalah penyebutan identitas pribadi secara detail, kepada siapa permohonan maaf ditujukan, serta alasan meminta maaf secara terperinci.

    “Tiga hal harus terpenuhi baru kita bisa kategorikan bahwa ini adalah sebuah permintaan maaf yang sifatnya orisinil, yang sifatnya dari hati, memang bener-bener mau berubah.

    Menurut Kirdi Putra, Ayus Sabyan tidak menyebutkan alasannya meminta maaf dengan detail. Dalam video yang beredar, ia hanya mengaku khilaf tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

    Nissa Sabyan dan Ayus. Foto: Instagram
    Nissa Sabyan dan Ayus. Foto: Instagram

    “Buat saya, permohonan maafnya Ayus itu kurang memenuhi kaidah yang nomor tiga. Karena dia menyebutkan cuma khilaf. Khilaf itu kan bisa macem-macem, bos… Sayangnya, Ayus tidak menyebutkan khilafnya itu apa.”

    Lantaran hal ini, pakar miksro ekspresi pun menyebutkan dua kemungkinan kenapa Ayus menolak untuk menjelaskan kekhilafannya tersebut.

    “Kemungkinan bisa dua yang paling besar kenapa dia enggak menyebutkan detail khilafnya tersebut. Satu, kita bicara faktor yang namanya ego. Contohnya, misalnya ego bahwa saya masih belum terima bahwa saya salah… Yang nomor dua, adalah karena aspek legal, aspek hukum.”

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close