Trending

Ngeri! Begini azab bagi orang yang sengaja tidak puasa Ramadan

Bagaimana azab yang akan diterima oleh orang-orang yang secara sengaja tidak puasa Ramadan? Simak artikel berikut ini!

Puasa di bulan Ramadan menjadi salah satu kewajiban yang harus dijalankan bagi umat Islam di seluruh dunia. Terdapat beberapa golongan yang diperbolehkan tidak berpuasa dengan alasan tertentu.

Namun, apa jadinya bagi orang yang tidak memiliki halangan untuk puasa Ramadan, tapi dengan sengaja ia meninggalkannya alias tidak berpuasa? Apa hukuman atau azab yang akan diterimanya?

Pertanyaan ini menjadi salah satu yang banyak ditanyakan oleh sebagian orang. Ustaz Khalid Basalamah pun memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Dalam sebuah video, Ustaz Khalid Basalamah mulanya menyinggung soal hadis yang menyebut perintah untuk puasa Ramadan.

“Islam berdiri di atas lima perkara, dan beliau (Nabi Muhammad SAW) menyebutkan di antaranya puasa Ramadan,” ujarnya dilansir kanal Islam Terkini, Selasa 27 April 2021.

“Barang siapa yang tidak berpuasa, sekalipun satu hari di siang hari Ramadan tanpa udzur (alasan dibenarkan secara syariat), misalnya sakit, musafir, wanita haid dan nifas, orang tua pikun, anak kecil yang belum balig misalnya, maka ia telah melakukan satu dosa besar,” kata dia lagi.

Ilustrasi gambaran alam neraka. Foto: The Evil Wiki
Ilustrasi gambaran alam neraka. Foto: The Evil Wiki

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menyebutkan soal mimpi Rasulullah SAW, yang disebut dalam H.R. Ibnu Khuzaimah no. 1986, tentang orang-orang yang sengaja meninggalkan puasa tanpa sebab, yang artinya:

Sampai ketika aku berada di tengah gunung, seketika terdengar suara-suara yang sangat keras, maka aku bertanya, ‘suara apakah ini?’, maka para malaikat yang membawaku menjawab, ‘ini adalah teriakan penghuni neraka‘.”

Kemudian Jibril membawaku pergi, seketika aku berada di hadapan suatu kaum yang digantung dengan kaki di atas, dengan sudut mulutnya terkoyak, dari sudut mulut mereka bercuruan darah, maka aku bertanya, ‘siapa mereka?’, Jibril menjawab, ‘mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum sampai waktunya‘.”

Kemudian, Ustaz Khalid Basalamah menyebut bahwa orang Islam yang sengaja meninggalkan puasa itu lebih buruk dari pezina dan pecandu khamr, bahkan dianggap telah menyimpang dari ajaran agama Islam.

“Sudah menjadi ketetapan bagi kaum muslimin bahwa barang siapa yang meninggalkan puasa tanpa udzur syar’i, maka ia lebih buruk daripada pezina dan pecandu khamr,” kata dia.

Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah Foto: Antara

“Bahkan, mereka meragukan keislamannya dan menganggapnya zindiq atau orang yang rusak agamanya dan menyimpang dari agama,” imbuh Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid kemudian membabarkan perkataan Syeikh Islam Ibnu Taimiyah-rahimahullah yang artinya, “Apabila seseorang tidak puasa di bulan Ramadan, karena menganggap halal meninggalkannya, maka ia wajib dihukum mati. Dan bila ia orang fasik, maka harus dihukum karena berbuka di siang hari Ramadan.”

Di akhir video itu, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan orang yang dengan sengaja meninggalkan puasa–tanpa udzur–maka ia bisa mendapatkan hukum penggal. Sementara bagi orang fasik (orang yang telah keluar dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya), ia bisa mendapatkan hukuman yang keras seperti dipenjara, atau dicambuk.

“Jadi kalau ada orang sengaja membangkang mengatakan, ‘tidak ada puasa Ramadan’, dan dia menganggap itu boleh-boleh saja tidak ada masalah, maka ini hukumnya, dihukum penggal. Karena ia telah menganggap tidak masalah melanggar apa yang Allah wajibkan,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

“Dan kalau dia menganggap remeh, ya kalau dia puasa, puasa, kalau enggak, enggak, mood-mood-an kapan dia mau dia puasa, maka ini hukumnya dia dianggap orang fasik, dan dia dihardik, diberikan peringatan keras, baik itu dipenjara atau dicambuk, seperti itu,” pungkasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close