Hobi

Badai recall terjang mobil Jepang di Indonesia, jumlahnya kaya bisul pecah

Produsen mobil Jepang puluhan tahun mendominasi pasar otomotif nasional dengan berbagai produk yang ditawarkan ke konsumen. Dominasi produk mobil asal Jepang tersebut belakangan mengalami badai recall di Indonesia.

Recall atau  kampanye perbaikan, merupakan adanya indikasi kegagalan dari model produk, dimana terdapat salah satu perangkat yang diindikasikan mengalami kerusakan dan dapat memengaruhi kinerja pada sebuah produk atau dalam hal ini mobil.

Kerusakan yang terjadi pada salah satu perangkat yang ada pada mobil, memang menjadi tanggung jawab produsen untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan pada produk yang telah dijual ke konsumen.

Fuel pump Mitsubishi Xpander
Komponen Fuel Pump Mitsubishi Xpander Foto: MMKSI

Badai recall mobil Jepang

Uniknya dari beberapa merek mobil yang ada di Indonesia hampir sebagian terkena dampak dari badai recall. Berdasarkan penelusuran redaksi Hops.id, tercatat sedikitnya terdapat tiga merek mobil besar di Indonesia yang mengakui menjalankan recall atau kampanye perbaikan.

Dari keterangan resmi yang diungkap beberapa produsen, produk atau mobil yang terkena recall justru berasal dari beberapa produk dengan tahun produksi yang cukup lama, namun kerusakannya baru diketahui setelah dua atau tiga tahun kemudian.

Kampanye perbaikan atas kerusakan salah satu perangkat yang ada pada mobil saat perbaikan memang akan ditanggung oleh produsen dimana tak dikenakan biaya untuk melakukaan pergantian. Belakangan kampanye perbaikan besar-besaran terjadi karena adanya kerusakan perangkat fuel pump.

ilustrasi recall mobil Jepang Honda Foto: ist

mobil Honda

Kampanye perbaikan digaungkan produsen Honda Prospect Motor untuk seluruh konsumennya di tanah air. Perbaikan akan dilakukan sebanyak 85.025 unit mobil akibat kerusakan fuel pump.

Menurut keterangan resmi PT Honda Prospect Motor, model yang akan kena recall diantaranya Honda Brio, Honda Mobilio, Honda Jazz, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda CR-V, Honda City, Honda Civic dan Honda Accord dengan tahun model antara 2017 hingga 2019.

Produsen Honda meminta kepada seluruh konsumen yang memiliki mobil dengan tahun produksi tersebut untuk mendatangi bengkel resmi, mengingat risiko yang bisa ditimbulkan akibat kerusakan fuel pump cukup berbahaya.  

Mitsubishi Xpander Cross
Ilustrasi recall mobil jepang Mitsubishi Xpander Cross Foto: Hops/mfd

Badai recall mobil Mitsubishi

PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi mengumumkan kampanye perbaikan Xpander akibat kerusakan perangkat pompa bahan bakar. Dalam data resminya, Mitsubishi harus menarik kembali atau recall sebanyak 139.111 unit produknya yang sudah terjual ke konsumen untuk dilakukan perbaikan.

Guna memberikan layanan dan jaminan kualitas produk, seluruh recall Xpander yang dilakukan oleh Mitsubishi tidak akan dikenakan biaya, konsumen hanya perlu mendatangi bengkel resmi terdekat untuk melakukan penggantian.

Penggantian perangkat fuel pump sebanyak ratusan ribu unit, seluruhnya akan ditanggung oleh Mitsubishi Indonesia, artinya, Mitsubishi sendiri harus mengeluarkan dana perbaikan yang cukup besar dalam kampanye recall yang dilakukannya.

Toyota Avanza. Foto: TAM.
Toyota Avanza. Foto: TAM.

Badai recall mobil Toyota Avanza

Kabar recall Toyota Avanza sebelumnya sudah terdengar di negara tetangga yang lebih dulu mengumumkan recall untuk model mobil sejuta umat di Indonesia. Disebutkan jika recall Toyota Avanza yang dipasarkan di negara tersebut mengalami kerusakan pada perangkat fuel pump, lantas bagaimana di Indonesia.

Menurut Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi jika Toyota Avanza yang diproduksi di Indonesia tersebut juga diindikasikan mengalami kerusakan yang sama dengan model Avanza yang ada di Malaysia. Dimana kerusakan terletak pada perangkat fuel pump.

Kabar adanya kerusakan ini, diakui Anton baru saja diterima Toyota Astra Motor dari Toyota Global yang sudah melakukan penyelidikan terhadap perangkat fuel pump Toyota Avanza yang mengalami kerusakan. 

 “Ya kami juga baru dapat infonya dari Toyota global, mereka mengumumkan adanya recall ini, di mana beberapa negara di Asia termasuk Indonesia termasuk ya, detailnya masih kami pelajari,” jelas Anton saat dihubungi Hops.id Senin 8 Maret 2021.

Dijelaskan Anton jika konsumen pemilik Avanza nantinya akan mendapat panggilan dari jaringan bengkel Toyota di seluruh Indonesia guna melakukan perbaikan. Namun saat ini, Toyota sendiri masih melakukan koordinasi untuk mengetahui model apa saja yang terindikasi dan jumlahnya.

“Saat ini kita sedang koordinasikan baik ke manufacturing dan juga pihak terkait seperti dealer dan principal untuk tahu model apa saja yang terindikasi, berapa banyak di Indonesia, rata-rata ada di mana, kesiapan partnya dan lain-lain untuk segera mengambil tindakan dan membuat program,” katanya

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close