Hobi

Punya badan tinggi besar, bagaimana posisi kawin dinosaurus?

Selama ini yang kita tentang dinosaurus adalah badannya yang besar, taring yang tajam atau leher yang panjang. Tapi pernahkah terlintas di pikiran kamu, dengan tubuhnya yang besar, bagaimana dinosaurus melakukan proses kawin?

Badan besar dan tinggi yang bisa mencapai puluhan meter dari dinosaurus, juga menyisakan pertanyaan bagi para ilmuwan, yakni tentang bagaimana cara dan posisi kawin dari hewan purba tersebut.

Baca juga: 5 Fakta Dagestan, republik muslim Rusia asal Khabib Nurmagomedov

Para ilmuwan yang memiliki pertanyaan itu pun kemudian melakukan banyak penelitian selama beberapa tahun. Dan hasilnya, sebagian besar peneliti menyimpulkan bahwa dinosaurus melakukan proses kawin seperti anjing atau gajah.

“Semua dinosaurus menggunakan posisi dasar yang sama untuk kawin,” kata Dr. Beverly Halstead, seperti dikutip Hops.ID dari Daily Mail pada Jumat, 23 Oktober 2020.

“Yang jantan naik dari belakang, meletakkan kaki depannya di pundak betina, kemudian mengangkat satu kaki belakang di punggungnya dan memutar ekor di bawah si betina,” sambung peneliti asal Inggris itu.

Ilustrasi dinosaurus kawin. Foto: Daily Mail

Sejumlah illustrator ilmiah pun mencoba mengungkap bagaimana posisi kawin dinosaurus. Salah satunya adalah illustrator yang bekerja sama dengan Dr. Halstead pada tahun 1988.

Kristi Curry Rogers, Asisten Profesor Biologi dan Biologi di Macalester College di Minnesota, mengatakan hal serupa seperti Dr. Halstead terkait posisi kawin dinosaurus.

“Posisi yang paling mungkin untuk berhubungan adalah jantan di belakang betina, dan di atasnya dan dilakukan dari belakang, posisi lainnya masih tidak bisa diduga,” kata Kristi Curry Rogers kepada Discovery Channel.

Ilustrasi dinosaurus kawin. Foto: Daily Mail

Penelitian itu juga diamini oleh ahli evolusi biologi dari Universitas Florida, Dr. Gregory M. Erikson kepada Huffington Post.

“Saya rasa tidak banyak keraguan tentang penelitian itu,” kata dia.

Kendati demikian, sejumlah peneliti lainnya masih mempertanyakan hasil penelitian ini, salah satunya ahli biologi Stuart Landry.

Ia menilai, perkawinan dinosaurus membutuhkan bantuan air. Menurutnya, ukuran tubuh dinosaurus yang besar justru akan membuatnya tidak seimbang dan bisa membuat jatuh, sehingga mereka memerlukan air untuk membantu perkawinan mereka.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close