Hot

Balasan tajam Andre Taulany ke Ade Armando, usai dibilang sering pamer harta

Unggahan terbaru selebriti jetset Andre Taulany ramai disorot netizen. Pasalnya, dia nampak memperlihatkan tas KW bermerek Gucci seharga Rp235 ribu di akun media sosialnya. Hal ini ditangkap netizen sebagai upaya balasan sindiran Andre Taulany ke akademisi Ade Armando beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah akhirnya bisa beli tas merk “GUCCI” Super harga Rp235 ribu, hasil kerja keras siang dan malam, disertai doa dan ridho orangtua,” kata Andre menampilkan dirinya duduk di atas motor dan memakai tas KW.

Menurut dia, rezeki yang diperolehnya halal, dan tidak merugikan orang. Termasuk merampok, atau hasil menipu orang. Atas dasar itupula dia kemudian menyebut kalau dia merasa bersyukur.

“Insya Allah halal enggak ngerugiin orang, enggak jahat sama orang. Bukan hasil rampok, bukan hasil nipu, bukan hasil korupsi,” kata Andre lagi.

Walau tak menyebut sindiran Ade Armando tempo hari usai dituding sering pamer harta, namun Andre Taulany meyakini dirinya tak bermaksud riya atau apapun selama ini.

Sindir Ade Armando, begini kata Andre Taulany

Lebih lanjut, Andre Taulany kemudian mengaku, walau menggunakan tas KW, namun isi di dalam tas itu bermanfaat untuk menggaji karyawan dan sedekah. Meskipun demikian, dia tampaknya ragu mengungkapkan hal tersebut.

“Eh iya kalau kita sedekah nyumbang, bantu orang terus kita posting dan ngomong ke orang-orang itu pamer enggak sih? Takut nanti disangka riya, duh bingung dengan eike cyin,” kata dia lagi.

Andre Taulany, Foto: Instagram
Andre Taulany, Foto: Instagram

Yang pasti, Andre menegaskan kalau postingan tak bermaksud menyindir pihak tertentu. Dia berharap tak ada yang merasa tak enak hati. Akan tetapi postingannya ditujukan sebagai bentuk rasa syukur saja.

“Allah maha tahu,” kata Andre.

Usai diposting ke jagad maya, netizen langsung ramai membanjiri kolom komentar. Kebanyakan dari mereka sudah paham, kalau ungkapan yang disampaikan Andre Taulany merupakan jawaban dari sindiran pedas Ade Armando beberapa waktu lalu.

“Nyindir yang kritik di sebelah ya bang,” kata seorang netizen yang kemudian langsung dijawab Andre, “Kata siapa?”

Kronologi masalah

Sebelumnya kehidupan sejumlah selebriti di Tanah Air disorot Ade Armando. Dia kritik habis dengan sikap sejumlah seberiti di Tanah Air yang doyan pamer harta.

Terbaru, ada Atta Halilintar-Aurel Hermansyah. Lalu Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sampai pada Andre Taulany, Sule, Nikita Mirzani, dan sebagainya.

Ade Amando dalam siaran Cokro TV
Ade Amando dalam siaran Cokro TV. Foto tangkapan layar Cokro TV.

“Yang mengherankan mereka semua merasa bahwa mempertontonkan kemewahan adalah sebuah keniscayaan. Di channel mereka banyak tersaji banyak rekaman saling mengunjungi rumah sesama selebriti untuk memperagakan apa saja yang mereka miliki,” kata Ade dikutip Hops.id di saluran Youtube Cokro TV, Sabtu 10 April 2021.

Menurut Ade, aksi pamer harta yang kerap dilakukan selebriti termasuk Andre Taulany, merupakan ancaman bagi Indonesia.

Setidaknya ada persoalan yang ingin dia sampaikan. Ini dianggap berkaitan dengan teladan yang salah. Di mana, keunggulan jika seseorang bekerja keras, justru diasosiasikan dari barang-barang yang dimiliki. “Mereka seolah tak memikirkan dan peduli terhadap kondisi mayoritas masyarakat Indonesia yang masih jauh dari kata sejahtera.”

Pada kesempatan itu, Ade kemudian menyinggung akan lebih baik jika barang-barang yang dibeli sejumlah artis jetset, yang notabene merupakan barang impor dan minim sekali manfaatnya bagi ekonomi nasional, dipakai untuk membuka lapangan kerja bagi banyak masyarakat di Indonesia.

Termasuk membesarkan gaji para karyawannya yang sudah berdarah-darah membangun nama besar dirinya.

“Poin saya, ketimpangan kaya-miskin di Indonesia masih tinggi. Karena itu uang tidak boleh dihambur-hamburkan. Melainkan harus digunakan seproduktif mungkin. Agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang masih miskin.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close