Trending

Baliho lagi telanjang dada dicopot, Arief Poyuono: Emang aku pikirin?

Baliho yang memajang sosok politikus Arief Poyuono sedang bertelanjang dada dan membawa seekor ayam di Depok dicopot Satpol PP. Menanggapi hal itu, Arief Poyouno dengan santai menjawab tak masalah lantaran yang memasang baliho tersebut bukanlah dirinya.

“Emang aku pikirin? Yang masang siapa juga,” kata Arief Poyuono dalam kicauan di akun jejaring media sosial Twitter pribadinya, dikutip Hops pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Sementara menyitat Detik, baliho tersebut diturunkan dengan alasan gambar kurang sopan.

“Ya itu pakai baju segitu emang sopan?,” kata Camat Pancoran Mas, Utang Wardaya pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Foto: Suara.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Foto: Suara.

Setidaknya, jumlah keseluruhan baliho Arief Poyounon itu ada tiga buah dengan gambar yang sama di teredapat di sekitaran daerah Kecamatan Pancoran Mas.

Utang juga mengungkapkan bahwa lokasi pemasangan baliho tersebut berdekatan dengan pemukiman para habib dan kerap dilakukan acara-acara keagamaan.

Oleh sebab itu pihaknya mengklaim warga sekitar pun merasa tidak nyaman dengan adanya baliho bergambar pria bertelanjang dada dan membawa ayam tersebut.

“Di situ kan ada Habib, ada tempat kegiatan mungkin religius dan enggak tepat juga. Kalau di rumah sendiri nggak apa-apa,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dalam baliho tersebut memperlihatkan sosok mantan Wakil Ketua Umum Gerindra ini sedang bertelanjang dada dan hanya menggunakan celana pendek berwarna biru sambil memegang seekor ayam.

Kemudian ada kalimat atau narasi bertuliskan ‘Baliho Arief Poyuono Dipasang Rakyat di Mana-Mana‘ dan ‘Arief Poyuono Malu Karena Rakyat Lagi Susah Cari Duit‘.

Di bagian bawah baliho pun terpasang satu kalimat yang menunjukkan keterangan relawan Arief Poyuono.

Relawan Arief Poyuono Bukan Capres 2024,” demikian bunyi kalimat di baliho tersebut.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close