Trending

Bambang Trihatmodjo dicekal Menkeu, mantan Jubir Gus Dur: Taipan 9 naga bagaimana?

Putra kedua Soeharto, Bambang Trihatmodjo gugat Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Putra Cendana itu gugat Keputusan Menteri Keuangan yang mencegahnya bepergian ke luar negeri. Kabar ini menarik perhatian publik, putra Pak Harto dicekal Menkeu, mantan jubir Gus Dur nantang, taipan 9 naga termasuk pengutang negara nggak?

Bambang Trihatmodjo menggugat Keputusan Menteri Keuangan No.108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020 Tentang Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian Ke Luar Wilayah Republik Indonesia Terhadap Sdr.Bambang Trihatmodjo (Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997) dalam Rangka Pengurusan Piutang Negara. Surat Keputusan Menteri Keuangan itu merupakan perpanjangan kesekian kalinya pencegahan Bambang pergi ke luar negeri.

Nah bagaimana sih pekaranya?

Baca juga: Menang 2-1 atas Qatar, timnas U-19 masih kurang di titik ini

Dana bantuan presiden

Bambang Trihatmodjo bersama istri
Bambang Trihatmodjo bersama istri. Foto Instagraam @mayangsaritrihatmodjoreal

Jadi penyelenggaraan SEA Games XIX kala itu didanai dari dana yang bersumber dari dana Bantuan Presiden (Banpres). Disitat dari CNBC Indonesia, Presiden Soeharto memutuskan pemerintah memberikan pinjaman Rp35 miliar kepada konsorsium penyelenggara SEA Games XIX yang diketuai oleh Bambang Trihatmodjo.

Sebagai ketua konsorsium, Bambang memang bertanggung jawab untuk menyediakan seluruh fasilitas SEA Games. Jika tidak mampu membayar utang itu, termasuk bunga dan denda, mungkin jumlah utang dari pelaksanaan SEA Games 1997 sudah mencapai triliunan rupiah.

Baca juga: Dijanjikan USD 1 juta, ini misi berat Pinangki dari Djoko Tjandra

Dari data dokumen Bappenas pada 2002 lalu, Konsorsium Mitra Penyelenggara SEA Games XIX Jakarta yang dipimpin Enggartiasto Lukito merupakan penunggak terbesar dengan yakni Rp35 miliar. Karena dianggap piutang pada negara, maka Bambang diminta memenuhi kewajiban dan mempertanggung jawabkan penggunaan Banpres tersebut.

Kementerian Keuangan menyatakan bakal mencabut surat tersebut jika Bambang membayar utang pada negara itu.

Bambang Trihatmodjo dicekal, ya gugat

Bambang Trihatmodjo bersama istri dan Mbak Tutut
Bambang Trihatmodjo bersama istri dan Mbak Tutut. Foto Instagram @mayangsaritrihatmodjoreal

Dalam gugatannya di PTUN Jakarta dengan nomor register perkara 179/G/2020/PTUN.JKT, Bambang meminta kepada hakim PTUN tiga hal.

Pertama, mengabulkan gugatannya seluruhnya. Kedua, menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Menteri Keuangan No.108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020. Ketiga, mewajibkan Tergugat untuk mencabut Keputusan Menteri Keuangan No.108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020.

Jubir Gus Dur tanya taipan 9 naga

Mantan jubir Gus Dur, Adhie Massardi
Mantan jubir Gus Dur, Adhie Massardi (depan). Foto Twitter @AdhieMassardi

Mantan Jubir Gus Dur, Adhie Massardi turut berkomentar pada pencekalan anak Soeharto tersebut.

Dia menantang pemerintah untuk tidak mendiskriminasi warga negara. Pencekalan Bambang Triatmodjo saja diungkap ke publik, maka para pengutang negara yang lain juga wajib diungkap ke publik dong. Adhie mengingatkan semua mesti sama kedudukannya di mata hukum dan undang-undang.

“Coba Menkeu Sri Mulyani umumkan ke publik siapa saja yang utang kepada negara dan belum bayar yang masuk dalam daftar cekal. Apakah para taipan yang 9 itu tidak punya utang pada negara?” tanyanya di komentar postingan Twitter.

Nah Hopers menurut kalin bagaimana tuh kasusnya. Sepakat nggak semua yang utang pada negara diumumkan ke publik?

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close