Trending

Kawal duit negara, Bamsoet apresiasi Jokowi kumpulkan penegak hukum

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang telah memanggil seluruh pimpinan penegak hukum di Indonesia, mulai dari KPK, Polri dan lainnya. Jokowi meminta seluruh penegak hukum mengawal seluruh penyaluran bantuan bagi rakyat Indonesia.

Langkah tersebut, guna meminimalisir adanya penyalahgunaan dana bantuan yang diberikan pemerintah kepada rakyat sebagai bantuan sosial di masa pandemi covid-19. Hingga kini pemerintah sendiri telah menggelontorkan bantuan kepada masyarakat Indonesia sebesar ratusan trilliun.

Untuk bantuan perlindungan sosial kepada masyarakat, pemerintah sendiri telah menghabiskan anggaran sebesar Rp204 trilliun. Selain itu adapula bantuan kepada pelaku UMKM sebesar Rp123 triliun yang digunakan untuk membantu pergerakan ekonomi kecil di Indonesia.

Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo Photo: Instagram

Tak cukup itu, beberapa program bantuan stimulus yang diberikan pemerintah juga mencakup insentif dunia usaha sebesar Rp 120 triliun dan pendanaan korporasi dari BUMN dan korporasi padat karya sebesar Rp 44,5 triliun serta dukungan sektoral Rp 90 triliun.

Baca juga: Nazaruddin bebas dari Sukamiskin, ingat lagi kilas balik kasusnya

“Jadi sangat besar jumlah angka ini, makanya perlu kita semua melakukan pengawasan,” ucap Bamsoet seperti disitas Rmol di diskusi webinar bertema “Pandemi Covid-19 Di Mata Aktivis Lintas Generasi, Sudut Pandang Kini dan Mendatang” yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK).

Selama masa pandemi berlangsung, pemerintah telah mengeluarkan dana yang sangat besar, sebagai bantuan sosial bagi rakyat hingga stimulus sebagai penunjang pergerakan sektor ekonomi nasional. Jumlah seluruh bantuan tersebut menurut Bamsoet mencapai Rp677,2 triliun.

bantuan sosial covid-19 dari pemerintah
Bantuan sosial covid-19 yang diberikan pemerintah kepada rakyat Foto: antara

Jumlah inilah yang membuat Jokowi meminta seluruh penegak hukum di negara ini untuk memantau dan mengawasi serta melakukan penyelidikan jika terdapat penyimpangan dan penyalahgunaan dana bantuan sosial covid-19 yang telah dikeluarkan negara.

“Saya mengapresiasi kepada presiden yang kemarin memanggil para penegak hukum termasuk KPK untuk mengawasi betul penyaluran maupun penggunaan dana Rp 677,2 triliun ini,” katanya.

Bamsoet pun mengingatkan, bahwa kenaikan anggaran tersebut harus diimbangi dengan penggunaan yang transparan dan akuntabel serta pengawasan yang ketat.

Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo Photo: Instagram

“Sehingga tidak perlu lagi kita mendengar adanya skandal-skandal dalam penanggulangan Covid-ini,” ujarnya.

 “Tentu kita tidak ingin lagi mendengar ada hak angket Century seri berikutnya dengan judul yang lain ke depan, cukup lah itu menjadi sejarah masa lalu yang menjadi pelajaran bagi kita semua,” pungkas Bamsoet.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close