Trending

Banyak barang bukti FPI di terduga teroris, Kapolda Metro: Tentu akan jadi…

Barang bukti unsur FPI mulai dari atribut sampai gambar Habib Rizieq Syihab diamankan polisi dari penangkapan terduga teroris di Bekasi Jawa Barat dan Condet Jakarta Timur.

Berkaitan dengan temuan barang bukti itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersuara. Apa ya kata Jenderal Bintang Dua tersebut?

Barang bukti unsur FPI

Bom bunuh diri
Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar Foto: Ist

Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah barang bukti dari terduga teroris yang dicokok di Bekasi, Jawa Barat dan Condet, Jakarta Timur. Ada sejumlah barang bukti yang mengandung unsur Front Pembela Islam (FPI).

Barang bukti tersebut ditunjukkan dalam rilis penangkapan teroris di dua tempat itu di depan Gedung Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin kemarin.

Dikutip dari Suara.com, barang bukti yang mengandung unsur FPI tersebut terdiri dari beberapa jenis. Ada seragam khas FPI dengan warna atribut hijau dan putih, buku dengan cover FPI Amar Maruf Nahi Munkar, CD soal ceramah dengan topik beda-beda, CD tabligh Akbar Aksi Bela Islam dengan wajah Habib Rizieq.

Selain itu, ada pula yang diamankan kartu anggota FPI atas nama Husein Hasny, menjadi salah satu barang bukti penangkapan terduga teroris di Jakarta Timur.

Dalam kartu anggota FPI itu, Husein Hasni menjabat Wakil Ketua Bidang Jihad dengan nomor: 11.03.05/004. Dalam penggrebekan itu juga diamankan kalender Reuni Akbar 212 untuk 2019 dan kaus dan buku fisika modern. Nah apa ya kata Kapolda ya.

“Tentunya akan menjadi temuan aw noal yang didalami oleh teman-teman penyidik Densus 88 Antiteror Polri,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat jumpa pers, Senin 29 Maret 2021.

Husein, donatur perakitan bom

Kapolda Metro rilis penangkapan teroris Bekasi Condet
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) memberikan keterangan terkait penangkapan empat tersangka kasus terorisme di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/3/2021) Foto Antara/Fianda Sjofjan Rassat

Kapolda Metro Jaya mengungkapkan Husein memiliki peran yang penting, yaitu donatur perakitan bom terhadap tiga teroris yang ditangkap di Desa Sukasari, Cibarusah, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Dia yang merencanakan mengatur taktis dan teknis bersama ZA. Hadir dalam beberapa pertemuan untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan amaliyah ini. Membiayai dan mengirimkan video tentang teknis pembuatan kepada tiga tersangka lain,” ungkap Fadil dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap empat terduga teroris di Bekasi dan Jakarta Timur. Lima bom aktif berhasil diamankan dari operasi penangkapan tersebut.

Ketiga terduga teroris di antaranya ditangkap di Desa Sukasari, Cibarusah, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka, yakni ZA (37), BS (43), dan AJ (46).

Sedangkan, satu terduga teroris lainnya berinisial yakni HH alias Husein Hasny ditangkap di Condet, Jakarta Timur.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close