Hot

Alasan Haji Sasa jadikan Kakek Suhud bapak angkat, ternyata…

Banyak pihak yang empati dengan perlakuan yang diterima Kakek Suhud yang dihinakan oleh Baim Wong. Padahal Kakek Suhud nggak bermaksud mengemis lho. Sala satu yang empati ke Kakek Suhud adalah pengusaha asal Samarinda. Haji Suriansyah atau dikenal dengan Haji Sasa. Haji Sasa sampai terbang langsung ke Jakarta ketemu Kakek Suhud dan mengangkatnya sebagai bapak angkat lho.

Nah Haji Sasa mengungkapkan kenapa dia sampai niat banget terbang langsung dari Samarinda untuk bertemu dengan Kakek Suhud. Pengusaha itu ingin membahagiakan Kakek Suhud.

Muslima Fest

Alasan jadikan Kakek Suhud bapak angkat

Saat bertemu dengan Kakek Suhud, Haji Sasa mengaku dia tergerak untuk datang langsung menemui Kakek Suhud lantaran nggak tega seorang tua dihinakan seperti itu. Haji Sasa mengatakan sehari-hari dia ngurusi orang jompo, makanya dia begitu tergerak ketika melihat video kakek Suhud dihinakan.

Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi
Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi

“Kenapa saya langsung ke sini? Saya paling anti lihat orang tua dibentak-bentak, dihina-hina, diremehkan. Saya paling benci, paling marah itu,” katanya di Youtube dikutip Sabtu 16 Oktober 2021.

Haji Sasa mengungkapkan kenapa dia begitu tergerak ingin membantu Kakek Suhud, sebab dia sehari-hari sudah ngurusi orang tua yang dilantarkan.

“Di rumah saya itu ada panti jompo, ngerawat orang yang dibuang anaknya yang ditelantarkan keluarganya, yang tidak punya keluarga, semua saya tampung di rumah saya,” kata dia.

Pengusaha ini ngaku nggak tega orang tua dihinakan. Pernah suatu kali asisten di rumahnya ketahuan marahin orang tua di panti jomponya, langsung saja Haji Sasa pecat si asisten itu hari itu juga.

Haji Sasa mengatakan alasan kenapa dia menghormati banget yang namanya orang tua, sebab dia meyakini dengan merajakan orang tua artinya ada ridha Allah di situ.

“Kenapa saya dewakan orang tua, saya rajakan orang tua, saya banggakan orang tua, ridhonya bahagianya orang tua itu ridhonya Allah,” kata dia.

Dia berharap sekaligus mengambil hikmah dari insiden Kakek Suhud dan Baim Wong ini, yaitu jangan hina remehkan maupun ngataian orang tua.

“Naudzubillah, jangan dibanggakan dengan harta di dunia, ini hanya titipan. Semua rumah mobil uang semuanya titipan,” katanya.

Dia mengatakan bisa datang langsung ke Jakarta itu karena Allah menitipkan rizkinya pada hartanya. Makanya dia datang dari Kalimantan langsung ke Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Haji Sasa menyampaikan apa keinginan Kakek Suhud, tinggal disampaikan saja.

“Pengen modal usaha, apa saya tanya ke teman apa sih, maunya bapak apa. Orang tua adalah kebanggaan, harus dihormati jangan disiakan dan menghina, ya Allah,” kata Haji Sasa ke Kakek Suhud.

Butuh apa tinggal telepon saja

Namun Kakek Suhud nggak bilang apa-apa, dia hanya mengatakan seikhlasnya Haji Sasa mau ngapain membantunya.
Kemudian Haji Sasa mengeluarkan segepok uang dan diserahkan kepada Kakek Suhud.

Sultan Samarinda, Haji Sasa dan Kakek Suhud
Sultan Samarinda, Haji Sasa dan Kakek Suhud. Foto Tiktok @kaltimtuah.id

“Mulai hari ini Kakek Suhud jadi bapak angkat saja. Mulai hari ini keperluan bapak itu apa hubungi saya saja,” kata dia sambil serahkan duit ke Kakek Suhud.

Haji Sasa mengatakan kepada bapak angkatnya mulai sekarang nggak usah deh kerja lagi. Kalau ada keperluan tinggal telepon saja Haji Sasa, nanti akan dipenuhi kebutuhan hidupnya. Haji Sasa komitmen begitu lho kepada Kakek Suhud yang kini jadi bapak angkatnya.

Dalam postingan dan pengakuan di akun TikTok, Haji Sasa mengaku tersentuh dengan peristiwa yang dialami Kakek Suhud. Dia langsung merasa harus membantu di kakek.

“Saya karena hati nurani saya untuk memerintakan membantu beliau. saya nggak mau orang tua dihina dan direndahkan. Karena saya merasa ada rezeki bapak itu pada diri saya, makanya saya berangkat langsung dari Samarinda ke Jakarta, tindak lanjut apa yang mereka perlukan, Insya Allah saya akan bantu,” kata Haji Sasa dikutip Rabu 13 Oktober 2021.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close