News

Dari penjara bantu lawan corona, bebaskan Siti Fadilah Supari!

Di tengah negara melawan pandemi virus Corona atau Covid-19, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah supari turut bergerak tak tinggal diam. Tak heran muncul desakan bebaskan Siti Fadilah Supari.

Dari balik tembok penjara Pondok Bambu Jakarta Timur, Siti Fadilah menggerakkan relawan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) untuk tutur membantu menyelamatkan warga dan rakyat dalam melawan Covid-19.

Relawan DKR membangun RT Siaga dan mencari bantuan buat rumah sakit yang membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD).

Baca juga: Daftar kota yang telah lockdown, Jakarta belum

Walau terbatas secara fisik, karena di dalam penjara, dan sakit kronis tak menghalangi Siti fadilah untuk mengarahkan relawan DKR melawan Covid-19.

Melihat perjuangan Siti tersebut, relawannya kemudian membuat petisi untuk membebaskan mantan Menteri Kesehatan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dari jeruji besi penjara. Usianya sudah sepuh, yakni 70 tahun dan mengingat kontribusi Siti Fadilah dalam wabah saat menjabat menteri tersebut, relawan mendorong agar Presiden Jokowi membebaskan Siti Fadilah Supari.

SitiFfadilah Supari (kiri) bersama Meutia Hatta. Foto Instagram @siti_fadilah_supari

Penggagas petisi daring bebaskan Siri fadilah Supari, Satrio Wibowo menuliskan, mantan menteri kesehatan itu telah terbukti berpengalaman dalam menghadapi wabah.

Pada 2005-2009 Indonesia berhadapan dengan wabah Flu Burung yang tingkat kematiannya lebih tinggi dibandingkan dengan wabah Corona saat ini. Bahkan WHO sempat menjadikan Indonesia sebagai pusat wabah dan dinyatakan sebagai Pandemi Global Flu Burung oleh WHO, seperti di China dalam Pandemi Global Corona.

Puncaknya adalah kasus 8 orang pasien di Kaban Jahe di Karo, yang oleh WHO dinyatakan telah terjadi penularan dari manusia ke manusia.

“Namun penetapan Pandemi Global Flu Burung saat itu kemudian bisa dipatahkan oleh Indonesia berkat kerja keras Menkes Siti Fadilah Supari. Sehingga WHO yang sudah siap menetapkan Pandemi Flu Burung akhirnya mencabut pernyataannya sendiri dan wabah mereda, kemudian hilang dengan sendirinya,” tulis Satrio dalam petisi tersebut.

Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari
Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari melawan WHO. Foto Instagram @nurudinwriter

Pengalaman Siti Fadilah kembali teruji dalam wabah Flu babi (H1N1) yang merebak di Meksiko pada 2009. Melawan wabah yang kemudian dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO itu, Siti Fadilah beserta jajaran Kementerian Kesehatan bisa melindungi rakyat Indonesia dari pandemi itu.

“Pengalaman dan keahlian Siti Fadilah sebagai Menteri Kesehatan dalam mengatasi ancaman Politik Pandemi Flu Burung dan Pandemi Flu Babi adalah sangat berharga dan dibutuhkan saat ini oleh bangsa dan negara yang sedang menghadapi wabah Corona saat ini,” tulis Satrio.

Akan sangat sia-sia jika pengalaman dan keahlian Siti Fadilah yang saat itu sebagai Menteri Kesehatan RI 2004-2009 tetapi tidak dimanfaatkan pada saat kita kesulitan menghadapi wabah Corona. Maka Presiden Jokowi, bebaskan Siti Fadilah Supari.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close