Otomotif

Beda nasib Esemka dengan mobil nasional Vietnam

Keberhasilan Pemerintah Vietnam mengembangkan mobil nasional mendapat perhatian industri otomotif. Pasalnya produsen Vinfast yang melakukan pengembangan mobil terbilang tak setengah-setengah. Berbeda dengan Esemka yang telah diluncurkan namun tak dapat disebut mobil nasional, dibanding Vinfast yang saat ini sudah go International.

Bahkan, saat ini Vinfast dalam waktu dekat akan melakukan penetrasi ke pasar Amerika Serikat dengan mengekspor produk terbarunya, yakni SUV bertenaga listrik.

Dilansir dari Motor Authority, Senin 1 Juni 2020, mobil SUV racikan Vinfast yang hingga kini masih dirahasiakan nama jualnya tersebut akan pamer di ajang Los Angeles Auto Show pada November 2020. Menariknya, Vinfast melibatkan banyak pihak selama proses produksinya.

Produk SUV listrik Vinfast Foto: Carscoops

Secara tampilan, mobil bertubuh gagah itu merupakan hasil rancangan Pininfarina dari Italia. Sedang dalam penyediaan baterai, mereka kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Korea Selatan, LG. Vinfast berharap, kombinasi tersebut membuat kualitas kendaraan lebih baik dan layak konsumen lirik.

Sebelumnya, Reuters melaporkan, SUV listrik berdaya jelajah 480 kilometer itu sedianya melakoni uji jalan pada Januari 2021 mendatang, kemudian produksi massal bakal dimulai lima hingga enam bulan setelahnya. Fokus pasar mereka agaknya berada di kawasan Eropa dan juga Amerika.

Baca juga: Model mobil LCGC ini yang diprediksi banyak diburu pasca covid-19

Vinfast sendiri merupakan perusahaan rintisan di bawah payung VinGroup. Selain bergerak di bidang otomotif, mereka juga bermain di sektor properti, pertanian, ritel, pariwisata, dan masih banyak lagi. Khusus untuk pengembangan produksi mobil, sang pendiri bernama Pham Nhat Vuong mengaku telah menyiapkan dana Rp30 triliun lebih.

Dua produk terbaru Vinfast
Vinfast luncurkan dua produk terbarunya Foto: Oto.Vinfast

Beda nasib dengan ESEMKA

Jika Vinfast telah melakukan penetrasi pasar ke Amerika, harapan Indonesia memiliki mobil nasional yang telah lama di tunggu akhirnya kandas. Meski pemerintah telah meluncurkan Esemka , namun mobil tersebut ditegaskan tidak bisa disebut sebagai mobil nasional karena beberapa komponennya masih berasal dari negara lain.

Esemka merupakan perusahaan asli Tanah Air yang kerap dicitrakan sebagai karya anak bangsa. Setelah pabrik dan mobil pertama mereka diresmikan Presiden Jokowi pada September 2019 lalu, hingga kini belum ada kabar mengenai kelanjutan produksi serta pengembangan produk. Bahkan, satu-satunya model yang mereka pasarkan, yakni pikap Bima belum banyak terlihat di jalan raya.

Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik Esemka Foto: Setpres RI

Pada kesempatan yang sama, perusahaan yang bermarkas di Boyolali, Jawa Tengah itu sempat memamerkan tiga produk lain yang berasal dari berbagai segmen, yakni SUV Garuda, mobil listrik Digdaya, serta kendaraan anti peluru yang belum diberi nama.

Namun, layaknya angin kencang yang menyapu pasir, kabar tersebut mendadak hilang dan belum diketahui kelanjutannya.

Indonesia yang kini telah menjadi basis produksi bagi industri otomotif global, tak bisa banyak berharap pada mobil nasional. Meski saat ini, Indonesia telah berhasil membuat sepeda motor listrik Gesits yang dikembangkan oleh putra-putri Indonesia. (Jalaludin Rumi)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close