Trending

Terungkap alasan TV swasta masih tayangkan Film G30S PKI, no debat!

Film Gerakan 30 september partai komunis Indonesia atau G30S PKI penayangannya menjadi polemik, penayangan di tv swasta ramai dibicarakan.

Kondisi ini berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya, dimana film itu masih bisa dinikmati masyarakat dan ditayangkan beberapa stasiun televisi swasta. Salah satu televisi swasta bahkan tetap konsisten menayangkan film terkait sejarah Indonesia tersebut.

Meski menimbulkan perdebatan, namun penayangan film G30S masih tetap ada, dan ramai di sosial media serta pesan berantai aplikasi whatssapp. Dalam pesan tersebut, tercantum penayangan stasiun televisi swasta yang akan menayangkan film tersebut lengkap dengan jam tayangnya.

Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Foto: Wikipedia
Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Foto: Wikipedia

Meanggapi polemik yang terjadi saat ini, Direktur Program SCTV, David Suwarto seperti dikutip Hops dari RRI.co.id mengungkap bahwa tetap ada pertimbangan yang dilakukan untuk menayangkan film tersebut ke para pemirsa atau masyarakat seluruh Indonesia.

Baca juga: Film G30S PKI tak dilarang, Mahfud MD: Silakan TVRI dan TV lain mau tayangkan atau tidak

“Kita sebetulnya memang sudah dari tahun lalu kita juga menayangkan (film G30S/PKI). Jadi memang SCTV itu sering sekali, atau kita mungkin dikenal sebagai TV yang paling sering menayangkan film-film Indonesia,” katanya.

Menurutnya tak hanya film tersebut, SCTV sering menayangkan film lain seperti Dilan, Gundala Milea, dan warkop yang merupakan film Indonesia dengan jumlah penonoton yang sangat banyak. “Nah jadi film G30S/PKI ini salah satu film yang kita lihat sangat diminati penonton,” imbuhnya.

Tak bisa dipungkiri, meski film garapan Arifin C Noer tersebut telah diputar puluhan tahun, hingga saat ini tetap menjadi tontonan yang menarik. Tahun lalu SCTV masih memutarkan film tersebut dan mampu meraih rating penonton yang sangat banyak.

Cuplikan Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Foto: Youtube
Cuplikan Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Foto: Youtube

“Jadi lebih dari segi minat penonton Indonesia aja sih. Karena tahun lalu, waktu kita menayangkan juga, rating siarnya sangat tinggi. Jadi, ya, kita pertahankan tahun ini,” terang David.

Terkait polemic yang terjadi saat ini soal penayangan film tersebut, David mengaku tidak ada perdebatan di internalnya soal rencanan penayangannya. Terlebih tahun lalu juga sama, tetap melakukan penayangan film tersebut.

Mahfud sikapi penayangan Film G30S PKI

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menanggapi polemik pro kontra penayangan di televisi. Mahfud menegaskan film G30S PKI tak dilarang. Dia menyilakan masyarakat kapan pun menonton film tersebut. Pemerintah tak melarang atau mewajibkan, terserah masyarakat nonton boleh, tak nonton juga boleh. Mahfud mengistilahkan hukum nonton film itu adalah mubah.

Belakangan ini masyarakat menanggapi pro kontra penayangan film berlatar sejarah tersebut. Bagi yang pro membangun narasi film itu perlu ditayangkan lagi untuk mengingatkan masyarakat atas bahaya laten kebangkitan PKI dan komunisme.

Kegiatan nobar film G30S/PKI. Foto: Antara.
Kegiatan nobar film G30S/PKI. Foto: Antara.

Sedangkan kubu yang kontra, menilai film G30S tersebut itu tak layak jadi media edukasi, sebab film itu produk kedaluwarsa.

Mahfud merespons polemik film tersebut dalam cuitan di akun media sosialnya. Dia menegaskan pemerintah tak melarang atau mewajibkan menonton film itu.

Menurutnya tak perlu lah film itu diributkan, masyarakat bebas kapan pun mau nonton, tak harus nonton pada peringatan G30S.

“Mengapa soal pemutaran film Pengkhianatan diributkan? Tidak ada yang melarang nonton atau menayangkan di TV. Mau nonton di Youtube juga bisa kapan saja, tak usah nunggu bulan September. Semalam saya nonton lagi di Youtube. Dulu Menpen Yunus Yosfiyah juga tak melarang, tapi tak mewajibkan,” jelas Mahfud

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close