Hobi

Begini penyebab terbentuknya hujan es yang biasa terjadi saat pancaroba

Hujan es melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor pada Rabu, 23 September 2020 kemarin. Hujan es ini terjadi setidaknya di tujuh kecamatan. Penasaran, sebenarnya apa sih penyebab hujan es?

Hujan es ini menjadi fenomena yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Indonesia saat masa peralihan musim.

Baca juga: Perusahaan Jepang buat lampu UV yang bisa bunuh virus corona

Hujan es biasanya terjadi saat masa peralihan musim atau musim pancaroba, baik itu dari musim panas ke musim hujan ataupun sebaliknya.

Penyebab hujan es ini bisa disebabkan saat terjadi perbedaan suhu yang besar dalam satu hari. Es dari hujan es biasanya akan berukuran satu sentimeter atau lebih.

Mengutip laman National Geographic Indonesia pada Kamis, 24 September 2020, ketika musim pancaroba maka bisa terjadi hujan disertai angin yang kencang dan perubahan suhu yang bisa sangat drastis.

Petir di awan. Foto: Tobias Haemmer di Pixabay

Beberapa hal itu tadi kemudian dapat membentuk awan cumulonimbus yang dapat menyebabkan hujan es.

Awan tersebut kemudian lebih banyak mengandung air dalam bentuk padat. Maka dari itu, hujan yang turun bisa dalam bentuk padat seperti es.

Tak hanya itu, awan cumulonimbus juga dapat menghasilkan petir dan menyebabkan hujan lebat yang disertai angin kencang.

Dilansir laman ruangguru, salah satu proses pembentukan hujan es adalah melalui kondensasi uap air yang sangat dingin di atmosfer pada lapisan di atas titik beku.

Nah, awan yang tinggi puncaknya melewati titik beku ini nantinya akan memiliki bagian atas yang suhunya lebih rendah dari nol derajat. Ketika itulah awan tersebut memiliki peluang untuk menghasilkan hujan es.

Ilustrasi hujan es. Foto: Etienne Marais di Pixabay

Hujan es sendiri biasanya tidak akan berlangsung lama seperti salju. Esnya juga diketahui akan cepat mencair lantaran suhu daratan yang tidak terlalu dingin.

Tanda-tanda

Sebelum terjadi hujan es, biasanya terdapat tanda-tanda yang bisa dilihat. Tanda-tanda tersebut antara lain hawa yang panas dan gerah sebelum turun hujan.

Kemudian, sebelum hujan es biasanya ada awan cumulus yang berlapis-lapis di langit. Di antara awan-awan tersebut, ada awan yang tebal dan berlapis-lapis seperti kol.

Nantinya, gumpalan awan tersebut akan membentuk awan cumulonimbus yang dapat menyebabkan hujan es.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close