Trending

Bocor! Belasan nama bakal duet sama Megawati di Pilpres, ada dari PAN hingga PKS

Mendekati tahun 2024, sejumlah nama yang digadang-gadang bakal meramaikan Pemilihan Presiden (Pilpres) mulai bermunculan. Direktur Pro Mega Centre, Mochtar Mohamad membeberkan setidaknya ada belasan nama yang diprediksi bakal maju jadi pendamping Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, apabila dia memutuskan untuk maju dalam Pilpres.

Kemungkinan Megawati maju dalam Pilpres sendiri sudah dibuktikan dengan tiket syarat pencalonan bermodalkan 128 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Oleh sebabnya, kalau benar-benar ingin maju Pilpres, Megawati hanya tinggal menentukan sosok pendamping dirinya sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres). Tentu dalam hal ini, dia diprediksi bakal memilih sosok yang mampu mendongkrak dukungan dari segi perolehan suara.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: Antara
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: Antara

Paling tidak, kata Mochtar, ada dua belas nama yang cocok dan dinilai bisa mendapingi Megawati dalam ajang Pilpres 2024 nanti.

Adapun di tokoh tersebut, terdiri dari kader PDIP maupun tokoh nasional yang berada di luar lingkaran.

Dari kader PDIP sendiri, ada nama Joko Widodo (Jokowi) dan Ganjar Pranowo. Sementara dari partai yang berpeluang gabung alias berkoalisi, Partai Gerindra, ialah Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Kemudian petinggi partai lain ada sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu.

Selanjutnya, politikus Partai Nasdem Rahmat Gobel, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa.

Sementara tokoh nasional yang berasal dari non partai adalah Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj.

Cocok buat jadi pendamping Megawati

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto pdiperjuangan.id

Mochtar menilai, belasan nama itu punya modal politik dan sosial yang cukup memumpuni untuk jadi pendamping Megawati.

“Figur-figur itu dianggap punya modal politik dan modal sosial yang cukup untuk mendampingi Ibu Megawati,” kata Mochtar, dikutip Hops dari Pojok Satu, pada Selasa, 15 Juni 2021.

Lebih lanjut, dia juga menganggap bahwa Megawati sosok yang tepat untuk memimpin Indonesia ketika dihadapkan pada situasi ancaman krisis multidimensi. Alasannya, dia berhasil menghadapi krisis multidimensi saat menjadi Presiden di periode tahun 2001 hingga 2004.

Selain itu putri tokoh proklamator ini juga telah diakui secara akademik dengan penganugerahan Profesor Kehormatan (guru besar tidak tetap). Dari sisi politik, Megawati juga punya modal kuat yakni tiga pilar partai.

Kader banteng banyak duduk di elite pemerintahan

Apalagi, Megawati memiliki struktural partai mulai dari pusat hingga anak ranting (RW) yang terbilang solid. Kemudian banyak kader yang duduk di kursi pemerintah seperti legislatif di DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota yang saat ini terbanyak di antara semua partai.

Di sisi lain kadernya juga ada yang duduk di eksekutif mulai dari Presiden, Menteri, hingga kepala dan wakil kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang juga terbanyak di antara semua partai.

“Tiga pilar partai itu dipastikan solid, kompak, satu barisan dalam satu komando Ketua Umum Ibu Megawati,” tuturnya.

Hal positif lainnya, menurut Mochtar, dengan kepemimpinan Megawati ke depan adalah untuk kesinambungan pembangunan yang sudah berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi selama dua periode.

“Artinya, pembangunan yang sudah berjalan dengan baik itu tinggal dilanjutkan dan ditingkatkan,” imbuhnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close