Trending

Benang gelasan sambar nyawa di jalan, asik dipakai adu layangan

Benang gelasan memang asik digunakan untuk adu jago layangan di angkasa,  benang gelasan sendiri menjagi kunci pertarungan layangan untuk membuat lawannya putus benang di angkasa. Sensasi inilah yang membuat banyak pemain layangan selalu menggunakan benang gelasan, yang juga sering membuat nyawa melayang di jalan.

Seperti kejadian seorang pengendara motor berinisial YBS 21 tahun yang tewas terjerat benang gelasan saat dirinya melintas di Jl Jebres, Solo Jawa Tengah. Kematian YBS tak lain karena lehernya teriris benang gelasan milik pemain layangan yang melintang di jalanan.

Kemampuan benang gelasan bisa mengiris leher maupun bagian tubuh manusia memang bukan hal aneh, karena setiap pemain layangan saja sering menggunakan plester perekat pada jarinya untuk menarik benang gelasan agar tidak teriris benang gelasan.

Benang gelasan layangan
benang gelasan layangan Foto: Hops/mfd

Benang gelasan seniri menurut Khairudin, pedagang layangan di kawasan Citayam, mengakui pembuatan benang gelasan terdiri dari benang serat yang mampu meresap serbuk. Selain itu bahan utama selain benang, pengrajin gelasan menggunakan serbuk kaca halus yang di tempelkan ke benang.

Baca juga: Dulu didewa-dewakan, kini AS tegaskan klorokuin tak manjur obati corona

“Benang gelasan kenapa sering bikin pemainnya kebeler (teriris) karena benang gelasan itu memiliki serbuk kaca yang tajam,” katanya kepada Hops.id Rabu 17 Juni 2020.

Kualitas gelasan yang baik dan banyak digunakan pemain layangan agar selalu menang saat adu layangan di angkasa, merupakan benang gelasan yang memiliki serbuk paling halus dan kualitas erbuk kaca yang bagus. Selain itu penggunaan serbuk kaca juga cukup banyak di setiap bagian benang gelasan.

Benang gelasan layangan
Benang gelasan layangan Foto: Hops.id

“Biasanya gelasan yang bagus yang banyak serbuk kacanya, kualitas serbuk kaca juga berbeda, semakin mahal harga benang gelasan, semakin bagus dan banyak serbuk kaca yang digunakan pada benang gelasan,” ujar bang Udin, sapaan akrabnya.

Bahanya benang gelasan yang memiliki serbuk kaca, sering menjadi bencana ketika benang berada melintang di tengah jalan. Diameter ukuran benang gelasan yang kecil, sering menjadi malapetaka karena tidak terlihat oleh pengendara sepeda motor.

Tak hanya pengendara, benang gelasan yang melintang di jalan juga sering melukai pengendara sepeda, kecepatan kendaran yang digunakan membuat benang gelasan yang melintang mampu membuat sayatan yang bisa merobek permukaan kulit.

Benang gelasan layangan
Benang gelasan layangan Foto: Hops/mfd

Arti benang gelasan

Benang gelasan yang dikenal pemain layangan sebagai kunci jago adu layangan, menurut KBBI daring memiliki arti benang layang-layang yang dilapisi adonan serbuk halus gelas kaca dan bahan perekat agar kuat dan tidak mudah putus.

Dalam arti KBBI tersebut, penjelasan pedagang gelasan memiliki penjelasan dan padanan yang sama bahwa gelasan merupakan benang yang dirancang untuk permainan layangan dan menjadi benang yang tak mudah putus saat saling adu dengan benang gelasan lainnya.

Tajamnya benang gelasan yang merenggut korban jiwa tak hanya terjadi di Indonesia. Di India menjadi negara yang sering dilaportkan terjadinya korban jiwa akibat sayatan benang gelasan. Warga New Delhi yang senang menerbangkan layangan menjadi wilayah yang sangat rawan bagi pengendara sepeda motor dan sepeda dari tajamnya benang gelasan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close